Bontang

Atasi Sampah, Neni: Butuh Edukasi ke Masyarakat Agar Tidak Buang Sembarang Tempat

BONTANG – Banjir yang melanda Bontang beberapa waktu lalu, menyisakan tumpukan sampah di sejumlah sungai. Tak lepas dari itu, pembersihan pun rutin dilakukan sebagai salah satu upaya menekan terjadinya banjir.

Pemkot Bontang bersama warga melakukan bersih-bersih sampah di salah satu titik langganan banjir, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Api-Api, Jumat (14/6/2019). Sampah yang hanyut terbawa arus banjir tampak tersangkut dan menumpuk di dalam sungai.

Dalam menanggulangi banjir maupun sampah, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan butuh proses untuk pembersihan dan edukasi kepada masyarakat.

“Edukasi yang tidak boleh menyerah kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang tempat,” ucapnya.

Bukan hanya di wilayah itu, sebelumnya sebanyak 3,64 ton tumpukan sampah berhasil dibersihkan dari sungai kawasan rumah susun sewa (Rusunawa) Rawa Indah, Kelurahan Api-Api, pascabanjir yang melanda 4 Juni lalu.

Sejumlah sampah tersebut seperti sampah basah yang meliputi kayu, ranting, dan kasur springbed sebanyak 3 ton. Untuk sampah kering, yakni botol plastik pet, kaleng, botol kaca, plastik kresek, sampah karet, dan lainnya sebanyak 64 kilogram. (Arsyad Mustar)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button