Bontang

Alami Mati Mesin Kapal, Warga Berebas Tengah Terombang-ambing di Laut

BONTANG – Indra Zamarli, Warga Jalan Hasanuddin, Kelurahan Berebas Tengah, bersama Syarifuddin dan Udin Pradana tengah asik berlayar dari Samarinda menuju Bontang menaiki kapal yang baru saja dibeli dari ibu kota Kaltim itu.

Namun, suasana riang berubah seketika. Kapal baru jenis dompeng yang diharapkan mampu membawa ketiga orang ini sampai ke rumah, tiba tiba saja mesinnya mati di tengah laut. Tepatnya di titik koordinat S, O. 29’8.9844.E’117,9.58.29.

Membuat kapal kayu yang berisi tiga orang tersebut terombang ambing dihantam arus laut dan angin malam. Hal itu membuat salah satu korban langsung berusaha meminta pertolongan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan menghubungi melalui telepon seluler, Jumat (21/6/2019),sekitar pukul 21.33. “Nomor telepon itu didapat saat melakukan patroli,” ungkap Kepala BPBD Bontang Ahmad Yani.

Mendapatkan informasi itu tim BPBD Bontang langsung melakukan evakuasi. Alhasil, sekitar satu jam perjalanan berhasil menemukan kapal tersebut. Sehingga pihaknya langsung melakukan penarikan kapal dan membawa 3 orang warga Bontang tersebut ke Pelabuhan Berbas Pantai.

“Terimakasih atas doanya semua, alhamdulillah kapalnya sudah ditemukan oleh TIM Rescue BPBD Bontang beserta ketiga ABK-nya selamat,” ujarnya. (Zaenul)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button