Bontang

Terus Digenjot, Sambungan PLN ke Warga HOP Capai 80 Persen

BONTANG – Penyambungan listrik PLN ke warga HOP 1 – 6 hingga kini sudah mencapai 80 persen. Hal itu diungkapkan Alimuddin, Manager Area Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Bontang. Dia menyampaikan, berdasarkan data terakhir sebanyak 700 warga sudah mendaftar. Namun yang rampung dilakukan pemasangan KWH listrik sekitar 600 sambungan.

“Sementara masih kami kebut untuk penyambungan warga lainnya,” ujar Alimuddin kepada bontangpost.id, Minggu (14/7/2019).

Secara keseluruhan, jumlah rumah di HOP 1 – 6 yang akan menerima sambungan sebanyak 787 rumah. Dengan demikian, yang belum melakukan pendaftaran ke PLN yakni tersisa 87 rumah warga. Alimuddin memastikan, pihaknya akan melakukan penyambungan listrik bagi warga yang mendaftar.

“Kami layani yang sudah mendaftar. Kalau dikalkulasikan, pendaftar sudah mencapai 90 persen,” jelasnya.

Kabar tak sedap yang sempat berembus jika PLN belum sanggup melayani warga HOP, Alimuddin menyebut hal itu tak benar. Justru saat ini pihaknya telah menggenjot penyambungan agar seluruh warga mendapat penyambungan listrik maupun penerangan yang prima.

“Anggota dil apangan bekerja sampai tengah malam. Akan dilayani secara bertahap sesuai yang sudah mendaftar ke kami,” ucapnya.

Sebelumnya Alimuddin juga tak membenarkan jika pihaknya ada tekanan maupun upaya menahan dalam melakukan pemasangan dari Badak LNG.

Dia menjelaskan, pada bulan Mei 2019 lalu pihaknya ingin melakukan penyambungan. Hanya saja, terjadi resistansi antara Badak LNG dengan warga HOP. Kala itu, terdapat panitia khusus (Pansus) yang mengatasnamakan dari Badak LNG melakukan protes.

“Sehingga kami belum bisa melakukan pekerjaan sebelum permasalahan clear. Jadi tidak ada bahasa jika Badak menahan kami melakukan pemasangan. Hanya waktunya saja yang berubah,” imbuhnya. (Arsyad Mustar)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button