Bontang

Pemkot Bentuk Empat Tim Penertiban THM

Pemkot Bontang berencana menertibkan Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Taman. Empat tim telah terbentuk sehubungan upaya tersebut. Keempat tim itu meliputi penindakan, pembinaan, legal, dan tim penerima aduan masyarakat.

Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase menjelaskan empat tim itu akan bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Baik sebelum maupun pasca penertiban.

“Supaya tidak ada praktik prostitusi di THM. Kami memiliki satu kesamaan yakni penertiban THM,” kata Basri saat memimpin rapat beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Jumat (19/7/2019) di Ruang Rapat Dinas pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Bontang.

Tim penindakan dikomandoi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dalam menjalankan tugasnya OPD tersebut dibawah arahan Asisten I Setkot Bontang. Kegiatan penindakan akan dibantu oleh aparat kepolisian dari Polres Bontang, Kodim 0908/BTG, Denarhanud Rudal 002 Bontang, dan Kejaksaan Negeri Bontang.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menjadi leading sector tim legal. Tim ini bakal fokus mengaji perizinan yang mengatur THM. Koordinasi dari tim ini bakal dipantau langsung oleh Asisten Administrasi Pembangunan Setkot Bontang.

“Karena THM itu tidak memiliki izin dan dipastikan ilegal,” ucapnya.

Adapun penanganan pasca penindakan menjadi ranah tim pembinaan. Tim ini dipimpin oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bontang. Tugas dari tim ini ialah memberikan keahlian lain bagi warga yang berada di lokasi THM.

“Sehingga warga dapat berganti profesi berbekal keterampilan yang didapatkan dari kegiatan pembinaan,” tutur dia.

Tim ini pun beranggotakan gabungan OPD terkait. Meliputi Dissos-PM, Disporapar, dan Diskop-UKMP. Koordinasi dari tim akan langsung menuju Asisten Administrasi Umum Setkot Bontang.

Sementara tim penerima aduan langsung dipantau oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Aduan dapat berupa tempat yang melakukan aktivitas prostitusi maupun lokasi yang membutuhkan pembinaan pasca penertiban.

Pengiriman aduan bisa melalui aplikasi yang dibangun oleh Diskominfo yakni Kesah Etam. Selanjutnya, laporan tersebut akan diteruskan dan ditindaklanjuti oleh tim terkait. (ak/prokal)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Sumber
Prokal
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button