Bontang

Harga Cabai Makin “Pedas”, Naik Sampai 60 Persen

BONTANG – Harga cabai di Pasar Rawa Indah mengalami kenaikan. Mencapai 60 persen. Dari penuturan salah satu pedagang pasar Rawa Indah Ahmad Ramadhan, kenaikan ini sudah sejak seminggu lalu.

Dari harga sebelumnya Rp 20 ribu, terus mengalami kenaikan sebesar Rp 5 ribu perhari.  “Naik terus sampai sekarang saya jual Rp 55 ribu ecerannya,” ungkapnya.

Namun,  dia mengaku belum mengetahui penyebab cabai ini mengalami kenaikan. Jika sebelumnya menyetok 50 kilogram perhari, kali ini hanya 30 kilogram. “Kami sekarang tidak bisa ambil banyak, barang terbatas,”  ujarnya.

Akan tetapi kenaikan ini katanya tidak mempengaruhi daya beli masyarakat. Warga tetap berdatangan ke lapaknya untuk membeli. Walaupun dengan jumlah yang sedikit. “Masih laris,” katanya.

Sementara itu, harga sayuran yang sempat meroket pasca-banjir bulan lalu yang merendam sebagian wilayah di Kaltim, kini mulai turun. Seperti sawi, kini sudah mulai turun sebesar Rp 6 ribu. Dari sebelumnya Rp 17 ribu perikat menjadi Rp 11 ribu. Sama halnya dengan bayam yang kini sudah mencapai 10 ribu. “Sawi masih mahal sih, biasanya satu ikat Rp 5 ribu,” ujarnya.

Penurunan harga juga diikuti bawang merah. Beberapa bulan lalu harganya mencapai Rp 35 ribu perkilogram, saat ini mulai turun Rp 9 ribu menjadi 26 ribu. Sedangkan bawang putih ecerannya Rp 33 ribu perkilogram. “Kalau bawang putih itu berbeda ecerannya antar pedagang, karena bahannya berbeda beda tergantung merek,”

Sedangkan dari data Pemerintah Kota Bontang, melalui situs simbak.bontangkota.go.id, sembako yang terpantau stabil di antaranya Minyak goreng Rp 18 ribu perliter, kacang tanah Rp 27 ribu perkilogram, dan gula pasir Rp 15 ribu perkilogram. (Zaenul)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button