Bontang

780 Warga Binaan Lapas Dapat Remisi, 15 Langsung Bebas

BONTANG – Lantunan lagu Indonesia Raya menggema dari dalam dinding Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas III Bontang, Kelurahan Bontang Lestari. Yang dinyanyikan oleh ribuan warga binaan (WB).

Salah satunya Agus. Pria yang mengenakan kemeja lengan panjang putih, dipadu celana panjang jeans hitam, nampak lantang menyayikan lagu ciptaan WR Soepratman tersebut. Pria yang berada dibarisan pojok kiri bersama sembilan orang lainnya ini, dinyatakan bebas pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus, besok.

Agus yang telah mendekam sekira 4,7 tahun lantaran tersangkut kasus narkoba merasakan hari kemerdekaan tahun ini cukup berbeda. Pasalnya dia akan kembali berkumpul bersama keluarganya dan bersosialisasi bersama masyarakat lainya.

”Betul-betul merasakan kemerdekaan tahun ini, Mas,” ujarnya sambil menggerakkan kedua tangan yang mengepal ke atas dan ke bawah usai upacara pemberian remisi Jumat (16/8).

Pria yang dulunya berprofesi sebagai supir ini merasa, selama mendekam di Lapas mendapatkan banyak ilmu. Di antaranya diajari memperbaiki mesin mobil, membuat peralatan funiture. Ditambah lagi pelajaran ilmu keagamaan. “Saya dibina di Bengker (Bengkel Kreatif), saya juga jadi rajin sholat dan mengaji,” terangnya.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas III Bontang Heru Yuswanto menerangkan warga binaan yang menerima pengurangan masa tahanan tahun ini sebanyak 760 orang. Lebih banyak 34 orang dari tahun sebelumnya yaitu hanya 726 orang.

Dari angka tersebut, yang mendominasi mendapatkan remisi adalah yang tersangkut kasus narkotika sebanyak 75 persen. Sedangkan tindak pidana korupsi ada 8 orang. “Semua yang diajukan diterima,” ucapnya.

Dari total keseluruhan ada 15 orang yang mendapatkan remisi dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, langsung dinyatakan bebas. Namun 5 orang lainnya harus menjalankan subsider dengan jangka waktu sebulan hingga 2 bulan. Akan tetapi jika 5 orang itu membayar denda akan dikeluarkan langsung. “10 orang tanggal 17 kami bebaskan, salah satunya kasus tipikor,” katanya.

Dijelaskannya yang mendapatkan remisi ini telah memenuhi persyaratan. Yaitu telah menjalani masa tahanan minimal 6 bulan, serta selama mendekam di Lapas Bontang berkelakuan baik. “Rincian yang mendapatkan remisi, satu bulan remisi sekitar 250 orang, 6 bulan ada sekira 12 orang, selebihnya 3 bulan,” ujarnya. (Zaenul)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button