Bontang

Sehari Curi Tiga Motor, Gilanya Satu Motor Ternyata Milik Istri Sendiri

BONTANG – Setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan penggelapan, seorang warga Berebas Tengah, AD (38) akhirnya diringkus Tim Rajawali Satreskrim Polres Bontang. Semua aksinya tersebut dilakukan, Jumat (6/9), di tiga lokasi berbeda. AD pun berhasil membawa pulang tiga motor dengan berbagai merek.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasubag Humas Iptu Suyono membeberkan lokasi aksi pelaku. AD melakukan penggelapan sepeda motor di Jalan Imam Bonjol, sekira pukul 13.00 Wita. Berselang lima jam, ia kembali mencuri motor di Jalan Brigjen Katamso.

Selanjutnya, sekira pukul 22.15 Wita, pelaku lagi-lagi merampas motor seorang karwayan Halim Cell 3 di Jalan Ahmad Yani. Ketiga aksinya itu terus mulus dan berhasil membawa kabur kendaraan tersebut.
Akan tetapi, seorang kerabat karyawan itu melaporkan kejadian yang menimpah korban kepada polisi.

Ia menjelaskan, sang karyawan itu hendak memanaskan mesin motornya di depan tempat kerjanya. Namun seketika pelaku datang dan merampas motor tersebut. Suyono mengatakan, setelah merampas motor, pelaku akan kembali menemui korban untuk memberikan tebusan. “Nah, terungkapnya pelaku karena kasus ketiga itu. Pelaku meminta tebusan tapi bertemunya di lokasi lain, ” sebutnya.

Berdasarkan aduan yang dilaporkan, pelaku yang ingin menemui korban berselang beberapa hari kemudian, Rabu (11/9), di depan UD Tani, kehadirannya sudah diintai polisi. Setelah AD terlihat melintas di kawasan tersebut, ia pun segera diamankan.

Beruntungnya, semua kendaraan yang dicuri pelaku belum sempat dijual. Meski begitu, atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 365, 363, 378 junto 66 KUHP. “Apabila 66 terbukti, akan ditambah 2 per 3 kurungan penjara,” tambah pria berpangkat dua balok itu.

Belakangan diketahui, korban ketiga tersebut merupakan istri siri pelaku, yakni MS. Kepada awak media, AD mengakuinya. Ia mengatakan, aksi nekat itu dilakukan karena ada masalah dengan istrinya.

“Supaya tidak pergi-pergi aja. Kalau ada masalah di rumah suka pergi, nginap di rumah temannya, telpon gak diangkat. Sedangkan dia istri saya,” tuturnya.

Mengenai motor lainnya itu, AD mengaku bukannya dicuri. Akan tetapi dia hanya salah mengendarai motor, ditambah dengan persoalan istrinya tersebut membuat pelaku tak sadar. “Saya tidak sadar salah masukkan kunci. Kebetulan motornya memang sama. Jadi tidak ada niat untuk mencuri,” tambahnya. (*/rsy/prokal)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button