Bontang

Pemkot Bedah 511 Unit Rumah, Masih Sisa 1.196 Unit

BONTANG – Pemkot Bontang telah melaksanakan bedah rumah warga yang tidak layak huni menjadi layak huni sebanyak 511 unit. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan(Disperkim) Bontang, Ahmad Rifai di sela-sela penyerahan kunci rumah yang telah direnovasi oleh Kodim 0908/Bontang kepada seorang warga, di Jalan Selat Makassar Kelurahan Tanjung Laut, Kamis (3/10/2019).

“(Kegiatan ini) dilaksanakan sejak 2017 lalu,” ungkapnya.

Namun, Disperkim Bontang mencatat masih ada sekitar seribu rumah tidak layak huni di Bontang yang perlu dibenahi atau masih tersisa 2,33 persen.  “Masih tersisa 1.196 unit rumah,” akunya.

Angka tersebut diakuinya akan berkurang. Pasalnya tahun ini pihaknya telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupa Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Itu Pak Dandim ada 164 rumah, satu rumah dapat bantuan Rp 15 juta dengan Rp 2,5 juta untuk biaya tukang,” paparnya.

Selain itu, sebagai wujud keseriusan Pemkot Bontang dalam mewujudkan Bontang Zero Rumah Tidak Layak Huni 2021, mulai tahun depan pemerintah akan menyisihkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang untuk memugar rumah warga yang dianggap tidak layak huni tersebut.

“Minimal untuk 200 rumah,” ujarnya.

Dengan adanya bantuan dari TNI yaitu kegiatan bedah rumah, menurut Rifai sangat membantu sekali untuk mengurangi angka rumah yang tak layak huni. Dengan begitu dia berharap seluruh pihak terlibat dalam pengentasan rumah layak tidak huni ini.

“Bantuan TNI dan swadaya masyarakat, tidak bisa pemerintah sendiri, harus dikeroyok. CSR (Corporate Social Responsibility) juga harus,” katanya. (Zaenul)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close