Bontang

Terduga jaringan Bom Medan Diamankan di Samarinda, Polres Bontang Ajak RT Tingkatkan Pengawasan Ke Warga Pendatang

BONTANG – Diamankannya 3 orang terduga jaringan bom Polrestabes Medan oleh Densus 88 di Samarinda, Selasa (19/11/2019), menjadi perhatian serius Polres Bontang.  Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasubag Humas Iptu Suyono, mengimbau kepada seluruh Ketua RT se–Kota Bontang agar lebih meningkatkan pengawasan, khususnya para pendatang baru.

“Polres Bontang bakal melakukan koordinasi kepada para ketua – ketua RT dan petugas Keamanan lingkungan,” ungkap Iptu Suyono, Rabu (20/11/2019).

Tidak hanya itu, dalam hal pengawasan lingkungan dan pendatang, para Bhabinkamtibmas diperintahkan untuk untuk berdiri paling depan dan lebih ketat melakukan pengamatan.

“Polres Bontang akan perketat pengawasan dan meningkatkan Patroli wilayah juga,” ujarnya.

Akan tetapi, kata perwira berpangkat dua balok emas di pundak ini, Korps Bhayangkara Kota Taman sejauh ini belum menemukan sinyal adanya kelompok atau individu yang tergabung dalam jaringan teroris berada di Bontang.

Baca Juga:  Polres Bontang Buka Café Kamtibmas

“Kendati demikian, kami akan terus melakukan pengawasan,” katanya.

Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas), kantor pemerintah, dan pusat-pusat kegiatan masyarakat seperti pusat perbelanjaan, tempat Ibadah, dan obyek wisata akan lebih ditingkatkan.

“Kami juga meminta agar masyarakat ikut berpartisipasi aktif memberikan informasi dan melapor jika ada orang mencurigakan,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Forum RT Kelurahan Api-Api mengatakan, tugas RT adalah untuk mendata warga pendatang. Apalagi Kota Taman ini banyak terdapat kos – kosan. Sebab itu, selama ini dia melakukan jemput bola, mendatangi warga pendatang yang ingin bermukim di wilayah kerjanya, tanpa menunggu orang tersebut melapor. Dengan menanyakan kapan bermukim di wilayahnya, identitas diri, kartu keluarga, dan asalnya.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Polres Bontang Sosialisasi ke Sekolah 

“Harus deteksi sedini mungkin. Biasa orang yang datang ke daerah saya datang tanpa melapor,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pengamanan lingkungan juga terus digalakan, yaitu setiap malam terus melakukan patroli dengan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Api–Api. Sehingga dapat mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi di daerahnya.

“Bhabinkamtibmas Api–Api solid dengan ketua RT, kapan saja dan di mana saja selalu bersama itu keuntungannya,” ucapnya. (Zaenul)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close