AdvertorialBontangPupuk Kaltim

Blusukan Ala UPZ Baznas Pupuk Kaltim, Beri Bantuan Kepada Warga Bontang

BONTANG – Blusukan ke tiga lokasi, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Pupuk Kaltim salurkan total bantuan senilai Rp 20.750.000 kepada warga Bontang yang tertimpa musibah.

Pemberian bantuan diawali ke Jalan Gurami, RT 03 Kelurahan Tanjung Laut Indah, Rabu (20/11/2019) sore. Menyambangi korban kebakaran atas nama Syahruddin Kuripan yang tertimpa musibah pada 5 November 2019 lalu.

Setelahnya, rombongan mengunjungi kediaman Earlyta Desti Aisyarah (5) di Jalan Jend Ahmad Yani, RT 08 Kelurahan Api-Api. Bocah cantik itu sudah setengah tahun mengalami kebocoran pada jantungnya.

“Bantuan yang kami berikan kepada Bapak Syahruddin dan Ananda Earlyta, masing-masing senilai Rp 5 juta, tunai,” tutur Nur Sahid selaku Ketua UPZ Baznas Pupuk Kaltim.

Ketua UPZ Pupuk Kaltim, Nur Sahid bersama rombongan saat berada di kediaman Earlyta Desti Aisyarah. (Humas Pupuk Kaltim

Pada lokasi terakhir, UPZ Baznas Pupuk Kaltim mendatangi salah satu rumah di Jalan P Diponegoro, RT 35 Kelurahan Api-Api. Kali ini, kediaman Sumarsih, penderita diabetes. Tak hanya dirinya, kedua anaknya pun juga memiliki riwayat penyakit serius.

Seperti Yeni Wulansari yang mengalami komplikasi talasemia mayor dan lever. Dan satu anak lainnya bernama Siti Sarojah juga menderita diabetes sekaligus talasemia minor, sehingga wanita berkacamata ini harus kehilangan kaki kanannya akibat penyakit diabetes.

“Untuk lokasi terakhir, bantuan yang kami berikan senilai Rp 10 juta karena ada tiga orang yang sakit. Sangat berat pasti makanya kita bantu dana untuk keperluan berobat,” tambah dia.

Lokasi terakhir di Jalan P Diponegoro, RT 35 Kelurahan Api-Api. (Humas Pupuk Kaltim)

Selain memberikan bantuan uang tunai, masing-masing penerima bantuan juga menerima jenis bantuan lainnya senilai Rp 250 ribu yang diwujudkan berupa beras 5 kilogram, mi instan, gula, dan teh kemasan.

“Blusukan ala UPZ Baznas Pupuk Kaltim merupakan penyaluran uang zakat karyawan karena ada hak mereka yang harus kami berikan,” ucap dia.

Lanjut Nur Sahid, selain giat memberikan bantuan kepada warga Bontang, UPZ Baznas Pupuk Kaltim tengah menggelar kursus menjahit tingkat dasar bagi para mualaf Kota Taman. Terlaksana selama 10 hari, sejak Senin (18/11/2019) lalu.

Tak hanya itu, UPZ Baznas Pupuk Kaltim pada Desember mendatang akan melaksanakan program kerja Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bagi mualaf se-Bontang. “Ada tahfiz Alquran, cerdas cermat Alquran, dan lainnya yang berlokasi di Masjid Baiturrahman,” urai bapak tiga orang anak itu.

Juga akan menggelar sunatan massal yang diperuntukkan bagi seluruh anak di Kota Bontang. “Saat ini yang mendaftar sudah 120 anak, target saya capai 200 lebih pendaftar. Dilaksanakan di Klinik Sehat Dhuafa Loktuan, 15 Desember mendatang. Jika mau mendaftar, langsung saja datang ke kliniknya,” ajaknya.

Target lainnya, UPZ Baznas Pupuk Kaltim ingin memberikan pembekalan kepada guru-guru SD Islam se-Bontang, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan anggaran. “Kami mau datangkan instruktur dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Surabaya. Akan dilaksanakan akhir bulan ini,” imbuh Nur Sahid.

Sementara di penghujung Desember, UPZ Baznas Pupuk Kaltim akan memberikan bantuan pendidikan kepada panti asuhan se-Bontang. “Berapa jumlahnya, masih kami godok. Kami harus menghabiskan uang zakat karyawan yang terkumpul selama 2019,” tegasnya.

Terpisah, Yeni Wulansari salah satu penerima bantuan, mewakili ibu dan adiknya mengucapkan terima kasih kepada UPZ Baznas Pupuk Kaltim atas bantuan tersebut. “Semoga bantuan ini memberikan manfaat kepada kami. Dan yang memberikan semoga mendapat balasan dari Allah,” tutur wanita berhijab itu.

Sore itu, blusukan ala UPZ Baznas Pupuk Kaltim juga menghadirkan Manager Departemen Kamtib Pupuk Kaltim, Sunardi berserta pengurus UPZ Baznas Pupuk Kaltim lainnya. (Rera Annorista/adv)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close