Bontang

Kecamatan Bontang Barat Punya Unit Bank Sampah 

 

Untuk Menciptakan Lingkungan Kantor yang Bersih

BONTANG – Kecamatan Bontang Barat saat ini telah memiliki Unit Bank Sampah. Unit tersebut merupakan bekas gudang barang bekas yang sekarang difungsikan menjadi tempat untuk memilah sampah, berada di belakang kantor kecamatan atau tepat di samping gedung Balai Pertemuan Umum (BPU)  kecamatan.

Camat Bontang Barat Sutrisno menuturkan, Unit Bank Sampah ini dibentuk sebagai wadah dalam mengumpulkan sampah di lingkungan kecamatan. Ini dikarenakan kecamatan memiliki gedung BPU yang sering digunakan dalam menggelar berbagai macam kegiatan, seperti pernikahan, rapat pertemuan, dan kegiatan lainnya, yang tentunya bila selesai acara akan banyak meninggalkan sampah. Maka dari itu, terbentuklah Unit Bank Sampah di kecamatan guna menciptakan lingkungan di wilayah kantor menjadi bersih. “Sampah-sampah tesebut diambil dan dipilah oleh pegawai yang  bekerja di kecamatan tanpa terkecuali,” jelasnya, Senin (24/2) kemarin.

Sutrisno menambahkan, dalam Unit Bank Sampah tesebut, seluruh pegawai lah yang bekerja memilah sampah itu, baik itu memilah sampah yang mempunyai nilai ekonomis ataupun dapat didaur ulang menjadi pupuk. Intinya sampah-sampah tersebut jangan sampai dibuang sembarangan ataupun sampai dibakar.

“Bila ada nilai ekonimisnya, maka hasilnya itu akan digunakan dalam pengembangan kegiatan ini juga tentunya,” tuturnya.

Dia menambahkan, karena pengembangannya baru, maka diberikan nama Unit Bank Sampah. Sebab pemilahannya belum sebesar Tempat pemerosesan Akhir (TPA) di Bontang Lestari yang sudah dapat memberdayakan warga sekitar dalam memilah sampah menjadikan sebuah penghasilan dan  menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“Dalam pengembangannya, ke depannya kami akan melakukan adminitrasi pendataan. Baik itu barang (sampah, Red) yang keluar ataupun  masuk,” tutupnya. (ver)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button