Breaking News

Masalah Gedung Kantor, Bupati Geram dengan Pejabat UPTD

Ismu Minta Fokus Berkerja

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar geram mendengar kabar pejabat UPTD dan staffnya yang bingung berkantor, lantaran belum mendapatkan gedung sendiri. Dirinya menilai jika hal tersebut bukan menjadi alasan tepat untuk tidak berkerja.

Pasalnya, bagi mereka yang belum mendapatkan kantor sendiri, Pemkab mempersilahkan untuk menumpang terlebih dahulu di kantor kecamatan. “Kan bisa berkantor di kecamatan,” ujar Bupati Ismu.

Karena menurutnya, tidak berbeda antara kantor sendiri dengan berkantor di kecamatan. Yang paling utama saat ini ialah memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Bukan malah mempermasalahkan gedung UPTD. Karena hal itu bukan menjadi jaminan kualitas dalam bekerja.

“Mau di mana saja (berkantor) sama saja. Sekarang ini kerja saja dulu. Jangan (memikirkan) duduk saja. Apalagi, anggarannya juga sudah ada. Hanya saja, anggaran tersebut di induknya. Jadi kami minta kerja saja dengan baik dan berikan pelayanan terbaik pula kepada masyarakat,” pintanya.

Bahkan lanjut Ismu, dirinya mempersilahkan untuk protes jika hak pegawai tidak dipenuhi oleh pemerintah. Tetapi, bila hanya permasalahan keberadaan kantor lalu dipersoalkan, tentu hal tersebut sudah tidak sewajarnya. Untuk itu, mantan Sekda itu menegaskan agar kiranya semua pejabat UPTD dapat fokus dan tuntas menjalankan amanah dalam kesederhanaan.

“Kecuali tidak digaji, baru protes. PNS itu bersedia ditempatkan dimana saja. Gak mungkin di kota numpuk. Kalau di kota, nanti di pedalaman tidak ada tenaga,” katanya.

Disinggung masalah pembangunan gedung UPTD, dirinya mengaku akan tetap mengusahakannya. Akan tetapi, semua itu tentu dilakukan secara bertahap. Terlebih, saat ini Kutim tengah dilanda bencana defisit. Sehingga, semua fasilitas yang tertera dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Pasti bangunan tetap diusahakan. Bertahap lah. Tetapi untuk tahun ini belum. Mikir gaji aja susah, apalagi gedung. Intinya bersabar dan kerja saja dulu. Kan lucu, masa kami gaji tetapi gak kerja hanya gara-gara belum ada kantor sendiri,” katanya. (dy)

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga

Close
Back to top button