• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

DKP Minta Warga Waspada Ikan Formalin 

by BontangPost
1 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
WASPADA: Masyarakat diminta waspada lantaran diduga banyak ikan yang mengandung pengawet formalin.(Dedhy/Radar Kutim)

WASPADA: Masyarakat diminta waspada lantaran diduga banyak ikan yang mengandung pengawet formalin.(Dedhy/Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

 

DKP Minta Pasar Ilegal Didorong ke PIS

SANGATTA – Hasil dari laporan masyarakat, banyak ditemukan ikan yang diduga mengandung bahan formalin. Tentunya, obat pengawet yang biasanya digunakan untuk mayat ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Karenanya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutim, Nur Ali, meminta masyarakat jeli memilah saat membeli ikan di pasar.

“Waspada ikan berformalin. Karena dikabarkan tengah marak ikan berformalin,” ujar Ali.

Salah satu penyumbang ikan berformalin ialah di pasar yang jauh dari kontrol pemerintah. Tentunya, pasar tersebut tidak mendapatkan restu dan zjin dari pemerintah Kutim. Lepasnya kontrol, akan memudahkan pedagang untuk bermain curang, salah satunya memberikan bahan pengawet berupa formalin pada ikan.

“Ikan harus steril. Tidak boleh berformalin. Tetapi kita lihat pasar ikan marak, ini harus diwaspadai,” katanya.

Untuk menertibkan pasar ikan ilegal tersebut, DKP mengajak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim, untuk bekerjasama dalam penanganan pasar-pasar di luar dari Pasar Induk Sangatta (PIS) dan Pasar Sangata Selatan. DKP memberikan penjelelasan larangan menjual ikan bukan pada tempatnya, sedangkan Disperindag menjelaskan larangan membuka pasar baru di luar dari PIS dan Sangatta Selatan.

“Jadi pasar-pasar ini, didorong semua ke PIS. Untuk itu, kami minta bantuan Disperindag,” katanya.

Dirinya juga berharap, agar kiranya Kutim memiliki alat labolatorium sendiri untuk menguji bahan formalin pada hewan laut, khususnya ikan. Karena hal tersebut menjadi kendala tersendiri bagi DKP untuk membuktikan ikan yang dijual di pasar berformalin atau tidak.

“Satu-satunya cara diambil sampel dan bawa ke lab Samrinda. Tetapi kalau dibawa dengan perjalanan jauh seperti itu, maka formalinnya akan hilang. Karenanya dibutuhkan lab sendiri. Tetapi pemerintah tidak punya lab, makanya susah uji ikannya,” katanya. (dy)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Korannya Warga Sangatta 

Next Post

Semua Kendaraan Dinas Akan Dinventarisir Ulang 

Related Posts

Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Bontang

Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

2 November 2026, 16:01
Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim
Bontang

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Dua Pulau, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam

2 November 2026, 14:49
Investasi Usaha Pinjaman dan Fashion Bermasalah, Enam Warga Bontang Lapor Polisi
Bontang

Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

2 November 2026, 13:12
CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Minta Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang
Kaltim

Dugaan Korupsi Pengelolaan Batu Bara, Tiga Direktur Varia Niaga Samarinda Jadi Tersangka

2 November 2026, 11:00
Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026
Bontang

12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

2 November 2026, 09:15
Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Marangkayu, Polisi Sita Belasan Gram Barang Bukti
Kriminal

Pria di Muara Badak Diringkus Polisi, Tujuh Paket Sabu Ditemukan di Rumah

2 November 2026, 08:17

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.