• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Anak Teroris Butuh Pendampingan

by M Zulfikar Akbar
1 April 2019, 12:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi. Shutterstock

Ilustrasi. Shutterstock

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Anak teroris belum tentu akan menjadi teroris. Karena itu, jangan kucilkan mereka. Jangan diskriminasi mereka. Imbauan tersebut perlu lebih gencar disampaikan. Sebab, masih banyak orang-orang yang berlaku diskriminatif pada anak-anak terduga teroris.

Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), ada sekitar 500 teroris yang ditahan di lembaga pemasyarakatan se-Indonesia pada 2018. Nah, anak-anak mereka ternyata mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari lingkungan sekitar. Total anak-anak teroris yang terdiskriminasi itu jumlahnya sekitar 1.800 orang. Jenis diskriminasinya macam-macam. Ada yang dikucilkan dalam pergaulan, diremehkan, hingga dikeluarkan dari sekolah.

Asisten Deputi Bidang Perlindungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Ali Khasan menuturkan, anak-anak tersebut seharusnya mendapat pendampingan. ”Sangat perlu mendapat bantuan psikologi. Tidak hanya anak korban atau saksi saja,” terangnya. Pernyataan itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Peraturan tersebut menyatakan, semua anak Indonesia berhak mendapatkan prasarana yang lebih baik. Seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, bahkan advokasi. Sebab, anak adalah fase yang mudah dipengaruhi. Baik oleh orang tua, teman, guru, dan masyarakat.

Baca Juga:  Gadget Anak Harus Diawasi

Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin anak-anak pelaku tersebut semakin terseret paham radikalisme. Apalagi, orang tua mereka adalah pelaku teror. Padahal, orang tua adalah sosok yang mengasuh, mendidik, hingga menanamkan karakter dan nilai budi pekerti kepada anak.

Anak akan makin terdiskriminasi jika lingkungan sekitar mereka memberi pelabelan buruk pada mereka. Akibatnya, anak pelaku teror tidak mau bersosialisasi dan tidak peduli. Mereka juga tidak dapat menghargai perbedaan.

Apalagi, anak pelaku terorisme pada umumnya memiliki semangat beragama yang tinggi. Namun, mereka kurang memahami secara utuh. Hanya menuruti apa kata orang tuanya. Mereka menganggap Pancasila merupakan ideologi yang kurang tepat. Pemerintah seolah gagal menyejahterakan rakyat. Masih banyak orang miskin, korupsi, dan ketidakadilan. Sebab, Indonesia menganut sistem demokrasi yang tidak sesuai dengan ideologi mereka. ”Mereka ingin punya paham eksklusif. Tidak ada perbedaan. Ajaran agama diputarbalikkan dari yang seharusnya,” urai Khasan. Lama-lama, anak tersebut tidak mau mendengar nasehat orang lain dan cenderung memberontak. Bahaya.

Baca Juga:  Ditinggal Istri Pulang Kampung, Ayah Cabuli Anak Angkat

Karena itu, Kementerian PPPA akan menyiapkan peraturan menteri (permen) terkait pedoman perlindungan anak dari radikalisme dan terorisme. Draft rancangan permen sudah dibuat sebanyak 75 halaman. Khasan berharap, permen itu membuat koordinasi kementerian dengan lembaga pemerintahan terkait bisa lebih baik. Pemerintah nantinya memberikan rehabilitasi fisik, psikis, dan sosial selama pendampingan. Selain itu, memberikan pendidikan mengenai ideologi dan nilai kebangsaan, konseling bahaya terorisme, serta menanamkan nilai moral agar hidup damai. (han/oni/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: anak terorisDiskriminasipeduli anakperlindungan anak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Beberapa Logistik Rusak, Kotak Suara di Bontang Belum Disegel

Next Post

Perekaman E-KTP Melonjak Jelang Pemilu

Related Posts

Tak Terima Anak Disetubuhi, Orangtua Laporkan Pacar Anak ke Polisi
Bontang

Tak Terima Anak Disetubuhi, Orangtua Laporkan Pacar Anak ke Polisi

25 Agustus 2020, 16:00
Ditinggal Istri Pulang Kampung, Ayah Cabuli Anak Angkat
Bontang

Ditinggal Istri Pulang Kampung, Ayah Cabuli Anak Angkat

20 November 2019, 12:59
Kakak Tega Hamili Adik Kandung, Usia Kandungan Sampai 5 Bulan
Kaltim

Kakak Tega Hamili Adik Kandung, Usia Kandungan Sampai 5 Bulan

11 Oktober 2019, 07:00
Cap Jempol Darah Tolak Kriminalisasi
Kaltim

Cap Jempol Darah Tolak Kriminalisasi

4 Januari 2018, 11:35
Gadget Anak Harus Diawasi
Kaltim

Gadget Anak Harus Diawasi

21 Oktober 2017, 11:35
Identitas Diketahui, Korban Kekerasan Ingin Bunuh Diri
Kaltim

Identitas Diketahui, Korban Kekerasan Ingin Bunuh Diri

18 Oktober 2017, 11:31

Terpopuler

  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.