DKP3 Pastikan Bontang Bebas Antraks
BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) terus melakukan pemeriksaan rutin ke setiap peternak sapi dan kambing menyusul maraknya penyakit antraks yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
Seperti halnya yang dilakukan di salah satu kelompok ternak sapi yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim Kilometer 3 RT 40, Kelurahan Belimbing, Selasa (1/2) kemarin.
Kasi Pelayanan Kesehatan Hewan DKP3 Riyono mengatakan, pemeriksaan hewan ini rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Hanya saja, jika ada sapi yang baru masuk ke Bontang ataupun di daerah lain terdapat kabar tentang munculnya penyakit hewan, maka tim DKP3 langsung turun melakukan pengecekan ke lapangan. “Hal ini kami lakukan agar hewan-hewan ternak khususnya sapi dan kambing di Bontang bisa tetap terkontrol kesehatannya,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan, beberapa tindakan yang dilakukan. Di antaranya memberikan vaksinasi jembrana, pemberian vitamin, pengecekan kebuntingan sapi atau palpasi rectal, dan pengambilan sampel darah.
Nantinya darah yang telah diambil, akan dibawa ke Laboratorium Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Provinsi Kaltim di Samarinda. Kata Riyono, biasanya hasil lab akan keluar dalam jangka waktu seminggu. “Hasil lab selama ini selalu baik. Termasuk antraks, kami sampaikan bahwa Bontang bebas dari antraks,” terangnya.
Dia berharap, dengan adanya pemeriksaan rutin ini, kesehatan hewan di Bontang terutama sapi bisa terus terjaga, populasi ternak semakin meningkat, sehingga akan berdampak pada kesejahteraan peternak.
“Intinya kami mendukung swasembada daging agar tercukupi di Bontang. Untuk mendukung itu, tentu juga harus ditunjang dengan keamanan daging saat dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya. (bbg)






