• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

ASTAGA!! Satu Bangunan Beserta Isinya Hanyut di Laut

by M Zulfikar Akbar
20 Januari 2018, 09:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
HANYUT: Satu unit rumah di kawasan RT 5 Kelurahan Juata Laut hanyut terbawa arus air laut pada Kamis (18/1) lalu, akibat intensitas hujan yang tinggi.(Yudha Ramadhan/Radar Tarakan)

HANYUT: Satu unit rumah di kawasan RT 5 Kelurahan Juata Laut hanyut terbawa arus air laut pada Kamis (18/1) lalu, akibat intensitas hujan yang tinggi.(Yudha Ramadhan/Radar Tarakan)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Hujan deras yang mengguyur Bumi Paguntaka dengan rentan waktu semalaman, mengakibatkan satu kios pembelian kepiting di RT 5 Kelurahan Juata Laut terbawa arus air laut. Insiden ini tak menimbulkan korban jiwa, hanya saja mengakibatkan kerugian diperkirakan sekitar Rp 500 juta.

Penjaga kios pembelian kepiting Barep Royyanu, Azen Trio Handoko (30) menceritakan pada pukul 07.30 wita, dia sedang menyortir kepiting-kepiting yang sudah dikumpulkan para pengepul. Tiba-tiba saja, dia mendengar bunyi kayu ‘krakkkkk’ sebanyak tiga kali, namun dia tak menghiraukan bunyi tersebut. Tak disangka, saat itu dia sudah terbawa arus air laut beserta bangunan pembelian kepiting.

Di dalam kios pembelian kepiting milik Latief itu dihuni enam orang anggota keluarga terdiri dari saudara, istri dan anak Azen. Saat sadar terbawa arus, kelimanya sempat keluar melalui pintu belakang kios dan langsung mengamankan diri. Azen sempat ingin mengamankan motornya, namun nahas dia malah terbawa arus bersama motornya dan bangunan kios tersebut.

Baca Juga:  WADUH!! Warga Kembali Temukan Mortir Aktif

“Jadi posisi depan kios ini, menghadap ke arah laut. Lima orang keluarga saya langsung keluar dari pintu belakang. Saya sebenarnya mau menyusul, tapi saya kepikiran untuk mengambil motor dulu. Tapi ternyata rumahnya suda hanyut,” tuturnya.

Akibat sudah terbawa arus air laut, ia panik. Kemudian langsung berenang dan menyebrangi laut yang memiliki kedalaman 5 meter lebih, menuju ke daratan.

Ketua RT 5 Kelurahan Juata Laut, Supriyadi Supardi (50) mengatakan, sejak dirinya menetap di kawasan tersebut, hal ini baru pertama kalinya terjadi. Kios tersebut memang sudah berdiri sejak tahun 2010. Diakui Supriyadi, untuk mendirikan rumah di atas laut, masyarakat wajib menggunakan kayu ulin sebagai bahan utama bangunan.

“Ini pos pembelian kepiting, bukan rumah. Sebelumnya bangunan ini sudah pernah miring, kami sudah selalu ingatkan pemiliknya. Tapi mungkin karena sulitnya persediaan kayu ulin dan biaya pemasangan yang mahal, sehingga pemiliknya belum memperbaikinya,” jelasnya.

Baca Juga:  Banjir dan Longsor Hantui Warga

Saat tahu ada kios yang hanyut, Supriyadi langsung bergegas bersama-sama warga membantu penjaga kios, untuk mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Tak hanya itu, ia juga langsung menghubungi kelurahan dan kecamatan agar dapat melakukan tinjauan langsung ke lokasi tersebut.

Untuk diketahui, peralatan yang hanyut beserta kios tersebut di antaranya, freezer, alat penyimpan kepiting, bahkan kepiting yang tidak sempat terjual juga ikut hanyut dibawa arus laut. Sementara itu, saat ditemui Radar Tarakan, pemilik kios tersebut Latief (35) belum dapat berkomentar banyak atas insiden ini.

Terpisah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan, menyebut ada peningkatan potensi hujan lebat dan gelombang tinggi di wilayah Kaltara, khususnya Tarakan dalam beberapa hari ke depan, sehingga masyarakat diminta waspada.

Baca Juga:  Puluhan Siswa SMP Keracunan

BMKG Tarakan memperkirakan, kondisi hujan mengalami peningkatan. Karena, kondisi kelembapan udara di wilayah Kaltara dan sekitarnya sangat tinggi. Sehingga perkembangan awan dan hujan lebih cepat berkembang.

“Terutama khususnya, malam hingga pagi hari. Di mana, potensi hujan bahkan disertai guntur itu dapat terjadi di Tarakan untuk 2-3 hari ke depan,” ungkap Herman, Prakirawan Cuaca BMKG Tarakan.

Lebih lanjut Herman menjelaskan, adapun soal gelombang tinggi, hal tersebut disebabkan beberapa faktor seperti hujan disertai angin kencang yang menyebabkan rata-rata tinggi gelombang dari 0.25 hingga 1.25 meter.

“Jika saat ada hujan disertai angin, gelombang bisa meningkat lebih cepat 1.5 meter. Jadi, masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang dan jalan licin dan juga untuk nelayan harus waspada ,” pungkasnya. (*/shy/eru/nri/jpg)

Tags: rumah hanyuttarakan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Habis Beras, Pemerintah Bakal Impor Garam Industri

Next Post

Kreatif! Koran Bekas Jadi Kursi dan Meja

Related Posts

Gempa Bermagnitudo 3,6 Guncang Kaltara
Nasional

Gempa Bermagnitudo 3,6 Guncang Kaltara

16 September 2021, 09:54
Banjir dan Longsor Hantui Warga
Breaking News

Banjir dan Longsor Hantui Warga

3 Januari 2019, 21:00
Puluhan Siswa SMP Keracunan
Breaking News

Puluhan Siswa SMP Keracunan

8 Februari 2018, 10:02
WADUH!! Warga Kembali Temukan Mortir Aktif
Breaking News

WADUH!! Warga Kembali Temukan Mortir Aktif

18 Januari 2018, 09:10
Perayaan Cap Go Meh di Tarakan
Breaking News

Perayaan Cap Go Meh di Tarakan

14 Februari 2017, 06:00
BREAKING NEWS!! Tarakan Diguncang Gempa Bumi 7,3 SR
Breaking News

BREAKING NEWS!! Tarakan Diguncang Gempa Bumi 7,3 SR

10 Januari 2017, 14:53

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.