bontangpost.id – Banjir merendam 5 kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur (Kaltim) akibat curah hujan tinggi yang membuat Sungai Mahakam meluap.
Banjir awalnya menerjang Kecamatan Long Apari pada, Senin (13/5). Banjir di wilayah terujung Kaltim itu kemudian meluas ke 4 kecamatan lainnya pada Selasa (14/5).
Bahkan hingga Kamis (16/5/2024) pukul 10.45, ketinggian air terus bertambah, hingga menyentuh atap bangunan rumah maupun perkantoran.
Diungkapkan Kapolres Mahakam Ulu AKBP Anthony Rybok, akibat banjir ini, semua aktivitas warga menjadi terhambat. Akses jalan pun lumpuh.
“Ketinggian air terus bertambah hingga mencapai dua meter,” ujarnya.
Proses evakuasi terhadap warga yang terdampak pun terus dilakukan. Kendati begitu, pihaknya belum memiliki data pasti terkait warga terdampak banjir karena pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan.
“Kemungkinan kondisi ini akan berlansung sampai tengah malam nanti,” katanya.
Dia pun meminta warga Mahakam Ulu untuk waspada terkait cuaca ekstrem. Sebab dari informasi BMKG dalam beberapa hari ke depan curah hujan diperkirakan masih tinggi.
“Tetap waspada, apalagi hampir seluruh wilayah terdampak banjir,” tutupnya. (*)

