• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Banyak Tak Efektif, Bakal Dikurangi

by BontangPost
15 Februari 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
MENYAMPAIKAN : Wakil bupati kutim kasmidi bulang menyampaikan sambutan saat upacara. (DOK/sangatta post)

MENYAMPAIKAN : Wakil bupati kutim kasmidi bulang menyampaikan sambutan saat upacara. (DOK/sangatta post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Nampaknya Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) harus menyiapakan diri. Pasalnya penilaian mengenai kedisiplinan kerja berakhir pada Maret mendatang. Beberapa pegawai kontrak akan diputus.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Daerah, Zainuddin membenarkan hal tersebut. Menurutnya jumlah dan keaktifan TK2D menjadi alasan.

“Banyak tenaga kontrak di Kutim. Mencapai ribuan. Tetapi tidak semua memiliki sumbangsih aktif dalam bekerja. Banyak yang tidak taat terhadap aturan. Itulah alasan jelas mereka akan diberhentikan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan TK2D tersebut sedang dalam penilaian. Terhitung sejak Januari lalu hingga Maret mendatang. Penilaian dipantau oleh SKPD masing-masing. Hal tersebut akan membantu meringankan pekerjaan BKPP.

“Semua SKPD memantau dan menilai TK2D masing-masing. Mereka yang menilai layak tidaknya anggota mereka sendiri. Jadi kita tidak perlu menilai, karena kan yang paham status keanggotaannya bukan kita. Tetapi mereka sendiri yang memahami. Jadi mereka menyetor daftar namanya. Kedepannya kita tindak lanjuti,” ucapnya.

Baca Juga:  Setelah di Pedalaman, Kini Harga Garam Naik dan Langka di Sangatta

Belum diketahui angka pasti jumlah pengurangan TK2D. Jumlah tersebut akan diketahui setelah SKPD menyetor data. Sehingga hal tersebut akan menjadi penambah angka penganguran di Kutim.

“Iya jika ada pengurangan sudah

pasti mereka kehilangan pekerjaan,” ungkapnya.

Dirinya menyayangkan kondisi pegawai yang dianggap mampuni bekerja di lingkungan pemerintahan, namun tidak menggunakan kesempatan dengan sebaik mungkin.

“Padahal mereka sudah diterima bekerja di instansi pemkab. Harusnya mereka bersyukur dan kerja sesuai kaidah. Tapi masih saja banyak yang malas dan tidak aktif. Dengan terpaksa kami harus memberhentikannya”, paparnya.

Dirinya menegaskan kepada TK2D untuk mematuhi PP Nomor 53 mengenai disiplin kerja. Menurutnya peraturan tersebut sudah menjelaskan semua aturan yang berlaku untuk pegawai.

Baca Juga:  Kasus Pencabulan Jadi Pembelajaran, Orang Tua Harus Sigap, Pemerintah Bertindak

“Harusnya semua pegawai memahami dan melaksanakan peraturan tersebut. Jika tidak mampu disiplin tidak dapat diperpanjang kontraknya. Kita hanya mempekerjakan orang yang tidak aktif,” tegasnya.

Dia berharap seluruh pegawai dapat bekerja maksimal secara jujur. “Saya harap semua pegawai harus mewujudkan birokrasi yang bersih, anti KKN, dan anti korupsi,” tutupnya. (*/la)

 

–

Tags: Sangatta Posttk2d
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pisau di Tangan Benjamin Chua dan Manish

Next Post

Enam Mobdin Belum Dikembalikan Eks Dewan

Related Posts

Rencana Pengangkatan Guru Honorer jadi TK2D, Prioritaskan yang Telah Lama Mengabdi
Bontang

Rencana Pengangkatan Guru Honorer jadi TK2D, Prioritaskan yang Telah Lama Mengabdi

19 Mei 2020, 14:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.