BONTANGPOST.ID, Sangatta – Kemunculan orangutan (Pongo pygmaeus) di kawasan permukiman kembali menggegerkan warga. Satwa dilindungi itu ditemukan tertidur di atas tajuk pohon mangga di Desa Rawa Indah, Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Kamis (12/2).
Laporan warga langsung ditindaklanjuti tim Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Tenggarong bersama Conservation Action Network. Mereka melakukan pengecekan ke lokasi pada Jumat (13/2).
Direktur CAN Borneo, Paulinus Kristanto, menduga bayi orangutan itu tengah berusaha bertahan hidup setelah terpisah dari induknya.
“Bayi orangutan ini kemungkinan terpisah dari induknya. Sehingga berusaha bertahan mencari makan ke pohon buah mangga yang berada di pekarangan warga,” ujarnya, Sabtu (14/2).
Orangutan jantan yang diberi nama Panji tersebut diperkirakan baru berusia 15 bulan. Meski masih anakan, ia menunjukkan perilaku cukup agresif. Kondisi itu membuat proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati oleh tim penyelamat.
Paulinus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penanganan sendiri terhadap satwa liar yang memasuki area pemukiman. Ia menekankan pentingnya melapor melalui Call Centre BKSDA.
“Sehingga upaya gerak cepat tim penyelamatan dapat sangat efektif,” lanjutnya.
Usai dievakuasi, Panji langsung dibawa ke Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Long Sam untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lanjutan.
Kemunculan orangutan di kawasan permukiman bukan kali pertama terjadi. Kejadian serupa kerap dilaporkan, terutama di Perumahan Panorama, Sangatta Utara.
Dalam kasus terbaru, satwa endemik Kalimantan ini bahkan beberapa kali terekam berada di tepi jalan yang ramai kendaraan. (juf/kp)









