• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Berebas Tengah Tertinggi Kasus DBD

Capai 70 Kasus, Minta Warga Waspada

by M Zulfikar Akbar
16 Maret 2020, 09:01
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi. Pengasapan untuk memberantas nyamuk pembawa DBD. (dok/prokal)

Ilustrasi. Pengasapan untuk memberantas nyamuk pembawa DBD. (dok/prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Ancaman mewabahnya demam berdarah dengue (DBD) menyasar Kota Taman. Data menunjukkan, sejak Januari hingga pertengahan Maret ini, sudah ada 70 kasus penderita.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang Diana Nurhayati mengatakan, meski termasuk tinggi, angka kasus tersebut tergolong masih aman. Mengingat grafik tiap bulannya belum mendekati pola maksimal kasus DBD selama enam tahun belakangan.

“Kondisi masih aman. Masih rendah dibandingkan pada 2016 lalu,” kata Diana, kemarin (13/3/2020).

Berdasarkan data, pada Januari 2016, terdapat 57 kasus DBD. Bulan berikutnya 54 kasus dan Maret turun menjadi 24 kasus. Meski lebih rendah kasusnya dibandingkan 2019 lalu, namun tingkat kematian DBD di 2016 adalah yang tertinggi. Yakni menelan 11 korban meninggal. Dari data pula diketahui jika Berebas Tengah menjadi kelurahan dengan tingkat kasus tertinggi. Disusul Kelurahan Gunung Elai, Apiapi, dan Loktuan. (selengkapnya lihat grafis).

Sumber: Diskes Bontang. (Grafis: Kaltim Post)

“Kami minta warga untuk tetap waspada. Pasalnya beberapa daerah lain di Indonesia, angka DBD mulai meninggi,” ujarnya.

Baca Juga:  DBD Tak Selalu Demam, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Bentuk kewaspadaan yakni dengan mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), dan pelayanan kesehatan. Tak hanya itu, seluruh fasilitas kesehatan diingatkan untuk menggelar penyuluhan dan pemantauan jentik secara rutin.

“Supaya kasus DBD dapat terkendali,” sebutnya.

Jika terdapat kasus, Puskesmas melakukan survei lapangan terlebih dahulu. Selanjutnya bila kondisi sanitasi kotor maka diperlukan kegiatan bersih lingkungan oleh masyarakat. Tujuannya untuk memusnahkan jentik nyamuk. Langkah berikutnya yakni dengan melakukan pengasapan (fogging) area di lokasi terdapat kasus.
Warga pun harus mewaspadai tempat genangan air di lingkungan sekitar. Meliputi daun kering, tatakan dispenser, vas bunga, talang air, hingga sampah plastik yang dapat menampung air.

Baca Juga:  DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia

Lurah Berebas Tengah Mustamin membenarkan kasus DBD selama tiga bulan ini paling tinggi dibandingkan kelurahan lainnya. Upaya sosialisasi untuk pencegahan DBD terus ditingkatkan. Selain itu, warga telah diminta untuk menjaga kebersihan. Salah satunya yang menjadi penekanan ialah rutin membersihkan saluran drainase.

“Karena memang ada genangan air di lokasi yang terdapat kasus,” kata Mustamin.

Kendala selama pembersihan ialah sebagian saluran air tertutup secara permanen. Lingkungan yang terdapat kasus DBD yakni RT 8, 53, dan 59. Ia menuturkan sebenarnya RT 8 termasuk kawasan bersih. Terdapat tumbuhan TOGA di lingkungan itu. Sementara dua RT lainnya merupakan kawasan permukiman di atas laut.

“Artinya DBD ini bisa menyerang kawasan manapun. Harus diwaspadai dengan menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (*/ak/rdh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: berebas tengahdbddemam berdarah dengue
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kisah Mereka, WNI yang Merasakan Lockdown di Luar Indonesia

Next Post

Pebulutangkis Asal Bontang Juara All England 2020

Related Posts

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak
Bontang

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak

13 April 2026, 12:00
Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Bontang Perintahkan Fogging Fokus di Titik Rawan
Bontang

Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Bontang Perintahkan Fogging Fokus di Titik Rawan

9 Maret 2026, 09:53
Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026
Bontang

Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026

3 Maret 2026, 10:00
Kasus DBD Renggut Nyawa Bocah 7 Tahun di Bontang
Bontang

Kasus DBD Renggut Nyawa Bocah 7 Tahun di Bontang

2 Maret 2026, 15:28
DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia
Bontang

DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia

28 Januari 2026, 10:00
Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School
Bontang

Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School

30 September 2025, 11:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.