• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Cari Solusi Masalah Batas Wilayah

by BontangPost
25 Februari 2017, 13:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
DIALOG: Hetifah Sjaifudian (kiri), bersama jajaran Komisi II DPR RI saat menerima kunjungan DPRD PPU, Jumat (24/2) kemarin. (IST)

DIALOG: Hetifah Sjaifudian (kiri), bersama jajaran Komisi II DPR RI saat menerima kunjungan DPRD PPU, Jumat (24/2) kemarin. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

JAKARTA – DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mengeluhkan adanya permasalahan batas wilayah di daerah tersebut kepada Komisi II DPR RI. PPU kehilangan wilayah sebesar 32 kilometer persegi.

Hilangnya wilayah PPU ini disebabkan terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 48 Tahun 2012 tentang Batas Kota Balikpapan dengan PPU. Hal ini disampaikan dalam pertemuan perwakilan anggota DPRD PPU di Komisi II DPR RI, Jumat (24/2) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

“Kami saat ini ada masalah batas wilayah. PPU dirugikan karena kehilangan luas wilayah sebesar 32 kilometer persegi. Kami sudah ajukan banding ke Mahkamah Agung (MA). Ini ada yang dilanggar dari UU 7/2002 tentang Pembentukan PPU. Luas wilayah PPU berdasarkan UU adalah 3.333,06 kilometer persegi, dan kini menjadi 3.301,06,” kata Syahruddin M Noor, perwakilan DPRD PPU.

Baca Juga:  Aji Dedi Tawarkan Pembangunan Terintegrasi 

Masalah batas wilayah antara PPU dengan Balikapapan ini menyebabkan beberapa pengurusan administrasi warga di daerah tersebut menjadi terganggu.

“Gara-gara ada masalah ini, muncul berbagai masalah seperti pengurusan administrasi, pembayaran PBB, dan juga KTP,” kata Fadliansyah, anggota DPRD PPU dari Fraksi Golkar.

Anggota Fraksi PDIP DPRD PPU, Sudirman juga menyampaikan kekecewaannya atas mediasi yang dilakukan Pemprov Kaltim. Menurutnya, pemprov justru melanggar UU 2/2002. Sudirman menjelaskan, wilayah yang menjadi masalah saat ini sangat kaya sumber daya alam (SDA), bahkan wilayah tersebut merupakan sumber air Balikpapan.

“Masalah batas ini juga karena di sana ada sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Di sana ada batu bara, nikel, dan lain-lain,” keluh Sudirman.

Baca Juga:  Berlangganan Metro Samarinda, Gratis Buku, Dukung Program Smart City

Menanggapi masalah ini, anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian menjelaskan, penyelesaian masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya satu kali pertemuan, tetapi harus berkali-kali.

“Kerja sama DPR-DPRD harus lebih erat. Tidak cukup sekali ketemu. Harus terus ditindaklanjuti setiap hasil pertemuan,” kata Hetifah.

Hetifah berjanji akan membantu menyelesaikan masalah ini dengan kementerian terkait, khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia optimistis masalah yang melibatkan dua kabupaten/kota ini akan segera mendapat jalan keluar.

Selain membicarakan masalah batas wilayah, Hetifah dan anggota DPRD PPU juga membicarakan persoalan lainnya seperti syarat pembentukan kecamatan yang dirasa memberatkan, keuangan daerah, dan perkembangan pembahasan Rancangan Undang-undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (RUU Pemilu).

Baca Juga:  PWI Kaltim Galang Dana untuk Rohingya

Terkait masalah keuangan, Hetifah mengingatkan bahwa masalah saat ini yang terjadi tidak lepas dari perkembangan ekonomi dunia.

“Saat ini sebetulnya kondisi ekonomi sudah lebih baik dari sebelumnya. Memang ini sangat tergantung ekonomi dunia. Kami akan terus berupaya membantu keuangan di Kaltim, seperti alokasi DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DBH (Dana Bagi Hasil Migas) yang lebih adil bagi Kaltim,” tutup Hetifah. (*/gun)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: batas wilayahdpr riMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

120 Pegawai Pemkot Samarinda ‘Diparkir’

Next Post

Rp 3,1 Miliar untuk Sensor Kabel

Related Posts

Isu Demo Minta Prabowo Bubarkan DPR Ramai di Medsos, Begini Fakta Sebenarnya
Nasional

Isu Demo Minta Prabowo Bubarkan DPR Ramai di Medsos, Begini Fakta Sebenarnya

25 Agustus 2025, 12:00
Enam Kotak Suara Sudah Dipilah, KPU Bontang Sebut Sudah Ada Penjagaan
Bontang

Enam Kotak Suara Sudah Dipilah, KPU Bontang Sebut Sudah Ada Penjagaan

20 Juni 2024, 12:00
Hitung Ulang Suara DPR RI di Enam TPS Bontang Dilaksanakan Pekan Depan 
Bontang

Hitung Ulang Suara DPR RI di Enam TPS Bontang Dilaksanakan Pekan Depan 

19 Juni 2024, 11:38
Tantangan Menuju Senayan, Perang Bintang di Kaltim
Kaltim

Tantangan Menuju Senayan, Perang Bintang di Kaltim

16 Oktober 2023, 16:30
Perebutan Kursi Senayan di Kaltim, Petahana Berpotensi Tumbang
Kaltim

Perebutan Kursi Senayan di Kaltim, Petahana Berpotensi Tumbang

23 Agustus 2023, 15:11
Reses di Bontang, Rudi Mas’ud Terima Keluhan Banjir hingga Jalan Rusak
Bontang

Reses di Bontang, Rudi Mas’ud Terima Keluhan Banjir hingga Jalan Rusak

26 Oktober 2022, 11:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.