• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

IKN Perlu Daya Listrik Empat Kali Lipat Jakarta

by M Zulfikar Akbar
15 Desember 2019, 14:00
in Kaltim
Reading Time: 4 mins read
0
PLTU Teluk Balikpapan di Kariangau salah satu andalan PLN untuk memasok listrik ke ibu kota negara baru. DOKUMEN/KALTIM POST

PLTU Teluk Balikpapan di Kariangau salah satu andalan PLN untuk memasok listrik ke ibu kota negara baru. DOKUMEN/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim berdampak domino. Salah satunya, keperluan daya listrik yang lebih besar.

BALIKPAPAN–Selaininfrastruktur jalan, kelistrikan di pusat pemerintahan IKN baru di Kaltim jadi prioritas. PT PLN (Persero) memperkirakan, setrum yang diperlukan sekitar 190 megavolt ampere.

Daya sebesar itu untukmengaliri istana presiden dan wakil presiden, kantor lembaga negara, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Hingga taman budaya dan botanical garden yang direncanakan di dalam kawasan pusat pemerintahan IKN baru nanti.

Berdasar data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), tahapan pembangunan infrastruktur di IKN baru dimulai pada 2021–2024. Diawali dari kawasan pusat pemerintahan di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).

General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kaltim dan Kaltara (Kaltimra) Sigit Witjaksono menerangkan, keperluan listrik di pusat pemerintahan IKN baru mengacu pada pemetaan kebutuhan listrik di IKN saat ini. Yakni, setara keperluan setrum perkantoran di DKI Jakarta. Dengan akumulasi daya listrik sebesar 190 megavolt ampere.

“Kami cek daya di kantor pemerintahan di DKI Jakarta saat ini. Ternyata diperlukan 190 MVA (megavolt ampere),” katanya. Lanjut dia, setelah pihaknya menghitung rata-rata kehidupan modern, konsumsi listrik per kapita 2 ribu per kilowatt hour (kWh).

“Maka diperlukan tambahan daya sebesar 800 megavolt ampere,” imbuh pria berkacamata itu. Dengan kata lain, keperluan listrik itu meningkat empat kali lipat dari kebutuhan sekarang di Jakarta.

Grafis: Kaltim Post

Sigit menerangkan, perencanaan daya tersebut belum masuk Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018–2028. Karena pemindahan IKN ke Kaltim baru diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2019.

Baca Juga:  Bantu Penuhi Kebutuhan Listrik di Kutim, Bupati Lirik Investor Tiongkok 

Dengan demikian, perlu revisi RUPTL untuk pengembangan 2020–2029. PLN memerlukan kapasitas tambahan trafo sebanyak 453 MVA. Lalu, pembangunan transmisi sepanjang 120 kilometer sirkuit (KMS) dan distribusi sepanjang 2.200 KMS. Juga, ada bauran energi yang bisa disuplai energi baru terbarukan (EBT).

“Untuk estimasi biaya yang diperlukan masih kasar. Sebab, lokasinya di titik mana, belum ditetapkan. Jadi, hitungan sementara memerlukan biaya sekitar Rp 11 triliun. Untuk pengembangan kelistrikan dengan keandalan yang tinggi,” jabar dia.

KABEL BAWAH TANAH 

Belajar dari sistem kelistrikan di DKI Jakarta saat ini, kata Sigit, IKN baru nanti menerapkan distribusi listrik flower system seperti di Singapura. Yakni, disuplai daya listrik minimal dari dua subsistem.

Kemudian, distribusinya menggunakan automasi dengan desain gardu induk tidak terbuka. Tetapi menggunakan gas insulated. Yakni, sistem penghubung dan pemutus jaringan listrik yang dikemas menggunakan gas.

Kabel seluruhnya akan ditanam di dalam tanah. Baik tegangan tinggi rendah maupun menengah. Dengan tingkat keandalan tinggi. “Dan PLN akan mengembangkan kabel untuk paket data, yakni fiber optic,” terang Sigit.

Mantan GM PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Bagian Utara (Sulbagut) itu menerangkan, listrik di kawasan IKN baru nanti didukung dengan empat subsistem. Yaitu, Subsistem Balikpapan, Subsistem Samarinda, Subsistem Barito di Kalsel, dan Subsistem Bangkanai di Kalteng. Konsep kelistrikan itu akan menyokong zero down time (ZDT) atau listrik tanpa padam pada kawasan IKN baru ini.

“Setiap ada gangguan pada kabel bawah tanah harus bisa diisolasi seminimal mungkin dan akan melepas jaringan dari sistem. Jadi, tidak meluas ke mana-mana,” jabarnya. Menurut dia, pembangunan infrastruktur listrik di kawasan inti pusat pemerintahan dimulai pada 2020–2024.

Baca Juga:  Pindah Ibu Kota, Banyak PNS Bakal Minta Pensiun Dini

DISAMBUT POSITIF 

Hingga triwulan III 2019, realisasi investasi di Kaltim mencapai Rp 25,21 triliun. Berarti, hingga September, realisasi investasi di Kaltim sekitar 70 persen dari target tahun ini Rp 36,35 triliun.

Dari sekian investasi, Penajam Paser Utara (PPU) tercatat punya peningkatan investasi cukup signifikan. Dari 2015–2018, investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) di PPU tidak sampai Rp 1 triliun. Khusus tahun ini hingga September angkanya sudah menembus Rp 1 triliun.

“Ditunjuknya Kaltim sebagai ibu kota negara tentu punya efek. Kita positive thinking tahun ini bisa tercapai target,” ucap Kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Sanusi Saudek.

Meski begitu, Sanusi enggan menyimpulkan IKN berdampak langsung dalam jumlah banyak ataupun tidak. Namun, dia yakin, iklim investasi Kaltim juga bergeliat karena IKN.

Dari data DPMPTSP Kaltim, realisasi investasi di Kaltim sejak 2016 tidak pernah mencapai target. Namun, peningkatan realisasi investasi tetap terjadi. Seperti 2017 yang hanya 80,64 persen namun 2018 bisa meningkat menjadi 87,59 persen.

Apalagi, banyaknya pembangunan infrastruktur akan menunjang investasi. Untuk IKN, pembangunan Kaltim tidak hanya pembangunan kotanya. Tetapi juga infrastruktur, antara lain jalan tol, jembatan, dan pelabuhan. Semakin mudah akses, investor makin tertarik.

Dia mengungkapkan, meski belum begitu banyak terlihat, namun saat ini sektor lain, salah satunya jasa, sudah bergeliat. Industri hilir pun perlahan sudah dibangun di Kaltim. Sanusi mengambil contoh di Bontang baru saja berdiri pabrik pengolahan crude palm oil (CPO) menjadi minyak jadi. Sebelumnya, di Kaltim hanya memproduksi CPO yang merupakan bahan mentah.

Baca Juga:  Pekerja Proyek Pembangunan IKN Ditemukan Tewas

Pada triwulan tiga ini pula, investasi paling banyak berasal dari subsektor jasa lainnya yang mencapai Rp 1,29 triliun. Lalu, subsektor tanaman pangan dan perkebunan Rp 990 miliar. Urutan ketiga, subsektor listrik, gas, dan air sebesar Rp 788,78 miliar.

Keberadaan IKN diharap memberikan efek. Dari semula investasi banyak untuk industri hulu, mulai bergerak ke investasi industri hilir.

Dari berbagai kota dan kabupaten di Kaltim, PPU menjadi daerah dengan penyerapan tenaga kerja paling banyak sepanjang Juli hingga September ini. Dari 4.380 jumlah tenaga kerja Indonesia yang terserap di sepuluh kabupaten/kota di Kaltim, 1.268 tenaga kerja terserap di PPU dalam realisasi investasi PMDN.

Selain itu, peningkatan cukup signifikan dari 2018 hanya Rp 0,33 triliun nilai investasi di kabupaten itu. Maka, pada triwulan ketiga 2019, investasi PMDN di PPU sudah mencapai Rp 1,07 triliun. “Tahun depan targetnya memang belum ada dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Kami masih menunggu. Tapi, saya kira iklim investasi tetap baik,” ujarnya.

Serangkaian upaya menggaet investor pun dilakukan lembaga ini. Seperti membuka pameran, seminar, dan sebagainya. Tetapi, menurut Sanusi, yang paling banyak berefek itu rekomendasi dari mulut ke mulut. “Ada investor juga yang kita tak promosi ke daerah atau negaranya, tapi datang sendiri,” pungkasnya. (kip/nyc/riz/rom/k8/prokal)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ibu kota baruiknlistrikPLN
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perkaya Gizi Sehari-hari dengan Daun Kelor dan Ikan Gabus

Next Post

Keren, Anak Kaltim ini Bikin Aplikasi Layanan Bantuan Hukum Advokado

Related Posts

Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya
Kaltim

Prabowo Kunjungi Kaltim Hari Ini, Ini Rangkaian Agendanya

12 Januari 2026, 15:18
Diskon Listrik Berlanjut sampai Juni, tapi Dipangkas Jadi 50 Persen
Kaltim

Tiang Listrik Mulai Berdiri, Batu Ampar Kutim Ditarget Nikmati Listrik Awal 2026

1 Januari 2026, 19:00
Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton
Kaltim

Gakkum ESDM Bongkar Aktivitas Tambang Ilegal di Sekitar IKN, Volume Batu Bara Capai 6.000 Ton

14 November 2025, 14:00
Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun
Kaltim

Tambang Ilegal 4.000 Hektare Ditemukan di IKN, Negara Rugi Rp 5,7 Triliun

20 Oktober 2025, 16:30
Otorita IKN Tertibkan Tambang Ilegal, Bukit Soeharto Mulai Dihijaukan Lagi
Kaltim

Otorita IKN Tertibkan Tambang Ilegal, Bukit Soeharto Mulai Dihijaukan Lagi

17 Oktober 2025, 09:04
Kebakaran di IKN, HPK Tower 14 Dilalap Api
Kaltim

Kebakaran di IKN, HPK Tower 14 Dilalap Api

1 Oktober 2025, 23:08

Terpopuler

  • PUPR Bontang Buka-bukaan soal Anggaran Rp10,9 Miliar di HOP 1, Bukan Sekadar Mini Soccer

    PUPR Bontang Buka-bukaan soal Anggaran Rp10,9 Miliar di HOP 1, Bukan Sekadar Mini Soccer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Santan Ulu Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Enam Ruas Jalan Kewenangan Pemprov Kaltim di Bontang Tahun 2026 Hanya Ditambal Sulam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pekerja Sawit Hanyut di Sungai Santan Ulu Marangkayu, Pencarian Masih Berlangsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hilang Terseret Arus, Pekerja Sawit di Santan Ulu Ditemukan Tak Bernyawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
No Result
View All Result

Komentar Terbaru

    Arsip

    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    • Desember 2022
    • November 2022
    • Oktober 2022
    • September 2022
    • Agustus 2022
    • Juli 2022
    • Juni 2022
    • Mei 2022
    • April 2022
    • Maret 2022
    • Februari 2022
    • Januari 2022
    • Desember 2021
    • November 2021
    • Oktober 2021
    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Desember 2020
    • November 2020
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Agustus 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Februari 2020
    • Januari 2020
    • Desember 2019
    • November 2019
    • Oktober 2019
    • September 2019
    • Agustus 2019
    • Juli 2019
    • Juni 2019
    • Mei 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Februari 2019
    • Januari 2019
    • Desember 2018
    • November 2018
    • Oktober 2018
    • September 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Juni 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Februari 2018
    • Januari 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2017
    • Juni 2017
    • Mei 2017
    • April 2017
    • Maret 2017
    • Februari 2017
    • Januari 2017
    • Desember 2016

    Kategori

    • Advertorial
    • Bontang
    • Breaking News
    • Catatan
    • Celoteh Edwin
    • Cerpen
    • Dahlan Iskan
    • Dispopar
    • DPRD Bontang
    • ekonomi
    • Entertainment
    • Feature
    • Hikmah
    • Hoaks atau Tidak?
    • Infografis
    • Internasional
    • Kaltim
    • Kesehatan
    • Kolom Redaksi
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Lensa
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Loker Bontang
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemkot Bontang
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Polling
    • PON 2021 Papua
    • Pupuk Kaltim
    • Ragam
    • Society

    Meta

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org
    • Indeks Berita
    • Redaksi
    • Mitra
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
    • Kontak

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Advertorial
      • Advertorial
      • Pemkot Bontang
      • DPRD Bontang
    • Ragam
      • Infografis
      • Internasional
      • Olahraga
      • Feature
      • Resep
      • Lensa
    • LIVE

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.