• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kaltim Masuk Daerah Rawan Politik Uang

by Redaksi Bontang Post
15 Agustus 2023, 17:00
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Indeks kerawanan isu politik uang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk Kaltim masuk tingkat kerawanan sedang. Kaltim masuk 29 provinsi dengan tingkat kerawanan sedang, yakni dengan skor 22,22 di urutan keempat.

Skor yang sama juga diraih Gorontalo yang menduduki posisi kelima. Sementara urutan teratas, diisi DKI Jakarta dengan skor 33,33, lalu Sulawesi Barat, dan Papua Barat mendapat skor masing-masing 27,78.

Tak hanya itu, Kaltim juga masuk lima besar dari 28 provinsi rawan berdasarkan agregasi kabupaten/kota mengenai politik uang. Di mana, Kaltim berada di posisi kedua dengan skor 2,25. Posisi pertama diisi Sumatra Selatan dengan nilai 2,42. Lalu posisi ketiga adalah Jawa Tengah dengan nilai 2,23. Sumatra Barat dan Papua Tengah masing-masing skornya 1,96.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Lolly Suhenty pada kegiatan Peluncuran Pemetaan Kerawanan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 Isu Strategis Politik Uang di Bandung, Jawa Barat, Minggu (13/8), mengingatkan untuk tidak lengah. Meski Kaltim berada pada indeks kerawanan sedang untuk isu politik uang ini.

Baca Juga:  Nomor Seri Merah dan Hitam Lumrah 

“Itu yang perlu diperhatikan skoring-nya. Rawan sedang bukan berarti kita lemah melakukan pencegahan. Karena rawan sedang ini harus membuat kita sama-sama aware. Ada potensi politik uang yang harus diwaspadai,” pesan dia.

Penyampaian hal tersebut menjadi bagian dari Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan (IKP) tematik mengenai isu politik uang. Pemetaan kerawanan itu untuk mengedepankan upaya pencegahan.

“Bawaslu harus bikin soal indeks kerawanan pemilu dengan isu spesifik soal politik uang (itu) karena memang Bawaslu bertugas untuk mencegah terjadinya politik uang. Lewat modus operandi yang semakin beragam, kita memerlukan fleksibilitas adaptasi secara cepat dan strategi yang tepat dalam membuat proyeksi maupun deteksi dini dalam upaya untuk pencegahan,” ujarnya.

Lolly merinci, ada politik uang sebelum masa kampanye. Ada pula sebelum hari pemungutan suara. Ada pula politik uang yang dilakukan secara digital. Termasuk juga kegiatan sosial yang diwarnai politik luar dan program pemerintah.

Berkaca pengalaman penyelenggaraan Pemilu 2019 dan Pilkada 2020, menurut dia, modus politik uang terbagi dalam beberapa bentuk. Yakni memberikan langsung, memberikan barang, dan memberikan janji.

Baca Juga:  AWAS!!! THR Jadi Kedok, Panwaslu Perketat Pengawasan

“Modus memberi langsung itu salah satunya berupa pembagian uang, voucher atau uang digital dengan imbalan memilih (kepada salah satu peserta pemilu),” ungkapnya.

Hal lainnya yang disebutkan Lolly adalah pelaku yang biasa melakukan politik uang mulai kandidat, tim sukses/kampanye, aparatur sipil negara (ASN), penyelenggara ad hoc, dan simpatisan atau pendukung (peserta pemilu).

“Pemetaan kerawanan politik uang ini berupaya mengelompokkan kerawanan dalam kategori, modusnya apa, pelakunya siapa, dan wilayah mana,” tutupnya.

Berdasarkan pemetaan kerawanan berdasarkan politik uang itu, terdapat lima provinsi paling rawan. Pertama adalah Maluku Utara dengan skor 100. Kemudian diikuti empat provinsi di bawahnya, yakni Lampung skor 55,56, Jawa Barat skor 50, Banten skor 44,44, dan Sulawesi Utara dengan skor 38,89.

Jika dilihat berdasarkan agregasi tiap kabupaten/kota, Papua Pegunungan menjadi provinsi dengan tingkat kerawanan tertinggi politik uang. Sembilan provinsi di bawah Papua Pegunungan adalah Sulawesi Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Banten, Lampung, Papua Barat, Jawa Barat, Kepulauan Riau, dan Maluku Utara.

Baca Juga:  Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang di Bontang Selatan

Sementara untuk tingkat kabupaten/kota, daerah paling rawan adalah Kabupaten Jayawijaya, Papua, menduduki urutan pertama. Lalu Kabupaten Banggai dan Banggai Kepulauan di Sulawesi Tengah, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, dan Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat berkunjung ke Balikpapan, Juni lalu sempat menyampaikan contoh pelanggaran pemilu yang terjadi seperti politik uang dan pemalsuan dokumen.

Khusus untuk pemalsuan dokumen, walaupun tidak terjadi di Kaltim, berkaca dari pengalamannya saat menyidangkan perkara pelanggaran pemilu di MK, modus yang dilakukan adalah dengan memperbanyak surat undangan memilih yang dikirimkan ke masing-masing pemilih.

Kemudian dihimpun oleh orang-orang tertentu, agar nantinya mewakili dalam kegiatan pencoblosan. “Atau ada lagi yang memalsukan dokumen. (Surat suara) sudah jadi, lalu dibuat yang mirip, kemudian dicoblos dan dimasukkan sebagai kertas suara,” kata dia. (rom/k16)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: money politicpolitik uang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perairan Bontang Rawan Pengeboman Ikan, Ini yang Dilakukan Polairud

Next Post

Mantan Bupati Kutai Barat Ditahan Kejaksaan Agung

Related Posts

Kejujuran Calon Melaporkan Dana Kampanye Diragukan, Politik Uang di Kaltim Diprediksi Tinggi
Kaltim

Kejujuran Calon Melaporkan Dana Kampanye Diragukan, Politik Uang di Kaltim Diprediksi Tinggi

28 Agustus 2024, 12:09
Penerima dan Pemberi ‘Serangan Fajar’ Potensi Masuk Bui 4 Tahun dan Denda Rp36 Juta
Nasional

Penerima dan Pemberi ‘Serangan Fajar’ Potensi Masuk Bui 4 Tahun dan Denda Rp36 Juta

14 Februari 2024, 09:05
Waspada “Serangan Fajar”, Pemilih Diminta Lapor Bawaslu jika Temukan Politik Uang
Nasional

Waspada “Serangan Fajar”, Pemilih Diminta Lapor Bawaslu jika Temukan Politik Uang

12 Februari 2024, 14:00
Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang di Bontang Selatan
Bontang

Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang di Bontang Selatan

8 Februari 2024, 16:47
Mahasiswa dan Pemilih Muda Dikhawatirkan Jadi Sasaran Empuk Politik Uang
Nasional

Mahasiswa dan Pemilih Muda Dikhawatirkan Jadi Sasaran Empuk Politik Uang

5 Desember 2023, 08:00
Relawan Basri-Najirah Bentuk Aliansi Masyarakat Anti Money Politics
Bontang

Relawan Basri-Najirah Bentuk Aliansi Masyarakat Anti Money Politics

22 November 2020, 20:43

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balapan Liar Saat Salat Jumat, Puluhan Motor Diamankan Polisi di Bontang Kuala

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.