• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kasus Pembunuhan Bayi yang Dibekap Ibu Kandung, Oknum Polisi Bisa Tersangka

by M Zulfikar Akbar
14 Januari 2019, 21:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Polisi sudah menetapkan Farida Jumiati Rifanggi sebagai tersangka, dalam kasus tewasnya bayi perempuan, yang ditemukan di kamar indekos Jalan Pramuka 6, Blok D, RT 30, Kelurahan Gunung Keluarga, Kecamatan Samarinda Ulu. Dari percakapan melalui chatting di WhatsApp (WA), pelaku yang berstatus mahasiswi tingkat akhir di perguruan tinggi swasta di Kota Tepian, menuliskan “aku bunuh”.

Sudah ditahan di Polresta Samarinda, polisi juga berencana meminta keterangan bapak dari bayi tersebut, yang merupakan oknum polisi di Polres Nunukan. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda, IPDA Bunga Tri Yulitasari menyebut, yang bersangkutan beberapa hari lalu sudah diperiksa Propam Polres Nunukan.

Baca Juga:  Pembagi Video Asusila Bakal Dipidana

“Handphone dia untuk komunikasi dengan si ibu juga sudah disita,” ujar perwira polwan balok satu tersebut. Farida yang juga sudah diperiksa masih tampak trauma dengan perbuatannya sendiri. Menghabisi nyawa sang buah hati dengan membekap memakai tangan kiri saat digendongnya. Alasannya sepele, hanya karena tak ingin suara bayi perempuan yang dilahirkan secara sungsang, diketahui tetangga kamarnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono menjelaskan, ayah dari si bayi bisa saja ditetapkan sebagai tersangka. “Sejauh ini belum ada bukti yang menjelaskan kalau dia terlibat dalam pembunuhan tersebut,” ujar perwira melati satu itu. Terlebih, proses melahirkan pelaku dilakukan sendiri tanpa ada bantuan seseorang.

Namun, pemeriksaan yang masih terus dilakukan polisi bisa saja menetapkan oknum polisi berpangkat brigadir polisi dua (Bripda) bernama Soleh sebagai tersangka, apabila ada keterangan yang menyebut pembunuhan itu atas dasar perintah sang ayah. “Saya tegaskan, belum ada mengarah ke sana (terlibat pembunuhan),” tegas Sudarsono.

Baca Juga:  Polisi Mulai Penyelidikan Musibah KM Amalia

Informasi yang dihimpun Kaltim Post (grup Bontang Post), bayi yang sempat dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie, sudah dibawa orangtua Farida ke kampung kelahiran sang ibu. Bayi tersebut dikebumikan di daerah Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU). Ibu bayi yang sempat ditanya warga sekitar lokasi indekos tempat melahirkan, menyebut, bahwa Soleh adalah suaminya. Didesak dengan pertanyaan perihal bukti menikah, Farida menyebut ada di kampung halamannya. Namun, setelah semua terbongkar, Farida mengaku jika belum ada ikatan resmi antara dia dengan Soleh.

Peristiwa yang menyeret Farida ke jeruji besi itu baru diketahui Kamis (10/1) lalu, sehari setelah proses kelahiran bayi berjenis kelamin perempuan itu. Perbuatan Farida, menambah panjang daftar mahasiswi yang terpaksa gagal di perguruan tinggi. Sebelumnya, ada mahasiswi asal Samarinda, yang terbukti membuang bayi di daerah Kukar. Jauh sebelumnya, ada mahasiswi di Jalan Pramuka pula yang membuang orok bayi di kloset, setelah meminum obat penggugur kandungan. “Saya merasa miris, jangan berani berbuat tapi tidak berani bertanggung jawab,” pungkas Sudarsono. (*/dra/rsh/k18/kpg)

Baca Juga:  Nasib Bayi Laki-Laki yang Ditemukan di Pelataran Rumah Warga
Tags: pembunuhan bayisamarinda
Share62TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PLN Tunggu Rekomendasi Lurah, Bakal Survei Dua Kampung

Next Post

Mini APBN Made in Khan

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar
Kaltim

72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar

23 Desember 2022, 10:00
Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka
Kaltim

Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka

21 April 2022, 10:00
Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan
Kaltim

Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan

18 April 2022, 11:30
Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi
Kriminal

Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi

14 April 2022, 12:30
Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim
Kaltim

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim

19 September 2021, 10:25

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.