• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Komisi IV Tarik Dukungan 

by BontangPost
9 Oktober 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Rusman Yaqub(MUBIN/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Rusman Yaqub(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim mengakui belum pernah mengeluarkan surat rekomendasi penghentian proyek masjid di lapangan Kinibalu, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda. Karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim diminta tetap melanjutkan proyek yang memakan anggaran senilai Rp 64 miliar itu.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub, Senin (8/10) kemarin. Dia menyatakan, penghentian proyek oleh wakil rakyat hanya dapat dilakukan melalui mekanisme rapat paripurna.

“Kalau hanya mediasi, itu tidak dapat menghentikan proyek. Meskipun itu dari ketua DPRD. Tidak bisa menghentikan (proyek yang disetujui dari, Red.) keputusan bersama,” tegasnya.

Pasalnya, DPRD telah menyetujui usulan mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk memuluskan pelaksanaan proyek yang belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) itu.

Baca Juga:  Pengamat Sarankan Proses Hukum Dilanjutkan

Karenanya, hasil rapat dengar pendapat atau hearing bersama sebagian anggota dewan tidak dapat dijadikan dasar untuk mewakili keputusan DPRD Kaltim dalam merespons tuntutan penghentian proyek tersebut.

“Benar bahwa pernah diadakan hearing. Tetapi itu tidak otomatis menjustifikasi persetujuan DPRD terhadap pengalokasian anggaran untuk proyek masjid itu. Faktanya anggaran itu sudah dialokasikan,” katanya.

Secara pribadi, Rusman mengaku, sebelum proyek tersebut disetujui DPRD dan Pemprov Kaltim, dirinya pernah menolak pembangunan masjid yang pernah ditolak warga itu. Bahkan di internal dewan terdapat dua kubu yang saling bertolak belakang dalam merespons proyek yang diinisiasi Awang Faroek tersebut.

Namun secara mayoritas, dewan menyetujui proyek itu. Atas dasar itu, anggota yang tidak sepakat harus menerima dengan legawa dan mempertahankan keputusan institusi tersebut.

Baca Juga:  Harga di Pasar Segiri Fluktuatif

“Tadinya memang saya tolak proyek itu. Tetapi kalau itu sudah disepakati dan dianggarkan di APBD, saya justru konsisten dengan keputusan itu. Saya tidak mau proyek itu dihentikan. Karena itu sudah keputusan lembaga,” tegasnya.

Dukungan penghentian proyek dari anggota Komisi IV, Rita Artaty Barito dinilai Rusman sebagai hak pribadi sebagai anggota dewan. Dia tidak dapat mengintervensinya. “Yang jelas (dia, Red.) bukan anggota fraksi saya,” katanya.

Sebelumnya, suara penolakan sempat muncul dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Syahrun. Dari pantauan Metro Samarinda, mayoritas wakil rakyat yang menyetujui penghentian proyek berasal dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).

Terkait belum adanya penerbitan IMB proyek tersebut, kata Rusman, DPRD tidak memiliki wewenang untuk menjadikan itu sebagai dasar penghentian proyek. Begitu juga dengan tugas menerbitkan IMB. Kewenangan tersebut ada di tangan Pemprov Kaltim dan Pemerintah Kota Samarinda.

Baca Juga:  Masih Perlu Sinkronisasi, Pansus Revisi RPJMD Diperpanjang

IMB tersebut tidak diterbitkan karena adanya pro dan kontra pendirian masjid di lapangan Kinibalu itu. Atas dasar itu pula, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tidak memberikan rekomendasi untuk prasyarat penerbitan IMB.

“(Penerbitan IMB) itu urusan pemerintah. Yang bisa kami lakukan adalah meminta pemerintah memenuhi persyaratan. Setahu saya, itu sudah dilakukan (DPRD Kaltim),” ucapnya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprdMetro SamarindaPolemik Masjid Kinibalu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rapat Dewan Kerap Molor?

Next Post

Dewan Cium Ada Oknum Pejabat Bermain 

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00

Terpopuler

  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Neni Beri Sinyal Mutasi Pejabat Bontang Digelar Akhir April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komplotan Anak di Bawah Umur Bobol Kos di Loktuan Bontang Demi Main Game Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.