• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kutim Belajar Pengelolaan Kawasan Karst ke Malaysia 

by BontangPost
29 April 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
BELAJAR: Wabup Kasmidi Bulang saat studi banding pengelolaan kawasan karst di Malaysia.(Kasmidi For Sangatta Post)

BELAJAR: Wabup Kasmidi Bulang saat studi banding pengelolaan kawasan karst di Malaysia.(Kasmidi For Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SERAWAK – Mewakili Bupati Kutim, Ismunandar, Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang penuhi undangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mengikuti studi banding  pengelolaan Kawasan Karst, di Hutan Lipur Gunung Senyum, Malaysia, Jumat (27/4) kemarin.

Dihubungi via pesawat telpon, Wabup  Kasmidi  menjelaskan terkait kunjungannya di sana. Katanya, pihaknya  mengunjungi Gua Karst Bukit Senyum Pahang Malaysia dan Kars Hutan yang berada di Kucing Serawak, Pulau Semenanjung (Borneo) yang berbatasan dengan  Brunei.

“Yang pertama, tujuan kunjungan ini ialah untuk studi banding. Kedua, untuk membuat konservasi  membangun dan menjaga Karst yang ada di Nusantara,” ujar  Kasmidi.

Tujuan lainnya ia berada di negara tetangga tersebut adalah untuk  membandingkan pemanfaatan antara Karst yang ada di Kaltim dan Serawak. Ternyata katanya,  dapat menjadi pendapatan negara.

Baca Juga:  Soal Jaringan Pipa Distribusi yang ‘Dirusak’ Perusahaan, PDAM: Tak Mungkin Geser Pipa Induk 

“Besok (28/4) kami akan mengunjungi Karst yang sudah mendapatkan pengakuan dari Unesco di Serawak Malaysia. Yang tadi (Goa Karst) belum (mendapatkan pengakuan Unesco), akan tetapi sudah dikelola dengan baik. Ternyata di Malaysia sangat konsisten menjaga Karst ini dan patut kita contoh,” terang  Kasmidi.

BELAJAR: Wabup Kasmidi Bulang saat studi banding pengelolaan kawasan karst di Malaysia.(Kasmidi For Sangatta Post)

Sembari melakukan studi banding,  pihaknya mengundang  Universitas Gajah Mada (UGM) yang ditunjuk untuk membuat suatu kajian terkait Karst Kutim untuk menuju Unesco.

Sedangkan Pemerintah Provinsi dituntut untuk  membuat peraturan daerah (Perda) yang nantinya untuk memperkuat  keberadaan Karst Mangkalihat tersebut.

“Kebetulan Karst ini hanya ada dua di Provinsi Kaltim, yakni Kabupaten Kutim dan  Berau. Untuk itu kami usulkan agar dibuatkan Perda. Perda tersebut nantinya akan diadopsi oleh provinsi dan juga kabupaten dan kota. Selain akan memperkuat keberadaan karst,  tentunya bermuara pada peningkatan PAD,” jelasnya.

Baca Juga:  Walau Hujan, Gerakan Sadar Pemilu Berlangsung Sukses 

Disinggung masalah anggaran studi banding,  dirinya mengaku bukan bersumber dari APBD. Melainkan anggaran  dari LSM di pusat yang dilaksanakan oleh UGM.

“Dari LSM Dunia.  Selain kita (Kutim), Provinsi juga sebagai peserta,” katanya.(dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Belajarkars SangkulirangSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jadwal Kampanye Paslon Berubah

Next Post

Kutim Darurat Banjir 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Neni Beri Sinyal Mutasi Pejabat Bontang Digelar Akhir April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komplotan Anak di Bawah Umur Bobol Kos di Loktuan Bontang Demi Main Game Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.