• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Lemak Tak Jenuh Bikin Jantung Sehat

by BontangPost
1 Februari 2018, 08:01
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
ILUSTRASI

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

Lemak jenuh telah menjadi topik yang kontroversial dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka mungkin tidak buruk bagi kesehatan. Tapi sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam The BMJ justru memupuskan harapan tersebut.

Menurut para peneliti, mengurangi lemak jenuh yang ditemukan dalam makanan hewani, seperti susu dan daging serta kelapa dan kelapa sawit ternyata bisa menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Dan mengganti makanan ini dengan lemak tak jenuh yang berasal dari minyak nabati, kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat dan makanan laut tampaknya bisa meningkatkan kesehatan jantung jauh lebih baik.

Temuan baru ini signifikan karena lemak jenuh telah menjadi sumber perdebatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa asam lemak jenuh bisa memengaruhi kolesterol, tapi belum ada penelitian pasti yang menghubungkan mereka dengan kesehatan jantung secara keseluruhan.

Baca Juga:  Hati-Hati, Candu Ponsel, Bikin Orang Gemuk

“AS Dietary Guidelines saat ini telah mengambil pendekatan konservatif untuk lemak jenuh, dimana mereka tidak boleh lebih dari 10 persen dari total kalori Anda,” kata asisten profesor nutrisi di Harvard T. H. Chan School of Public Health dan penulis senior, Qi Sun, MD, seperti dilansir laman Health.

Studi baru juga memberi rekomendasi kepada pemerintah untuk makan diet sehat secara keseluruhan yang meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, minyak goreng kaya lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh tunggal (dua jenis utama dari lemak tak jenuh), kacang-kacangan, ikan dan susu rendah lemak.

Untuk menentukan efek jangka panjang lemak jenuh pada kesehatan jantung, Sun dan rekan-rekannya mengikuti lebih dari 73.000 perempuan dan 42.000 laki-laki selama rata-rata 26 tahun, mengumpulkan data tentang diet dan kesehatan mereka setiap empat tahun.

Baca Juga:  DED Poliklinik RSUD Masuk APBD-P 2017 

Setelah mengendalikan faktor seperti usia, etnis dan faktor potensial lainnya, para peneliti menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi kalori paling banyak dari empat lemak jenuh yang biasa dikonsumsi yakni asam-laurat, asam miristat, asam plametic dan stearic acid. Hasil menunjukkan sebanyak 18 persen lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit jantung koroner selama penelitian dibandingkan mereka yang mengonsumsi sedikit.(fny/fri/jpnn)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: jantungkesehatanlemak sehat
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bakteri Berpindah dengan Berjabat Tangan

Next Post

Manusia Dewasa Harus Tidur 8 Jam

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Neni Beri Sinyal Mutasi Pejabat Bontang Digelar Akhir April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komplotan Anak di Bawah Umur Bobol Kos di Loktuan Bontang Demi Main Game Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.