• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Menikmati Potensi Wisata di Desa Batu Lepoq Kutim: Dari Air Terjun Kembar Siapat sampai Gua Mengkuris

by Redaksi Bontang Post
5 Juli 2020, 17:00
in Bontang, Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Air Terjun Kembar Siapat. Wisatawan dapat menikmati dinginnya air dan pesona hijau hutan di tempat ini. (Zaenul/Bontangpost.id)

Air Terjun Kembar Siapat. Wisatawan dapat menikmati dinginnya air dan pesona hijau hutan di tempat ini. (Zaenul/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Deru air terdengar kencang terdengar dari kejauhan sekitar 500 meter. Suara tersebut berasal dari dentuman aliran air selebar sekitar 50 meter yang jatuh dari ketinggian sekira 100 meter. Kerasnya suara air itu Bukan hanya dihasilkan dari satu air terjun, melainkan ada dua aliran air berukuran sama yang berdampingan. Keduanya hanya dipisahkan batu sekitar 10 meter. Sebab itu obyek wisata di Desa Batu Lepoq, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ini dinamakan Air Terjun Kembar Siapat.

Rimbunnya pepohonan hijau yang menutupi menambah pesona obyek daya tarik wisata (ODTW) tersebut. Kicauan burung dan hewan lainbya saling menyaut, berirama bak musik penyambut pengunjung. Airnya begitu dingin menambah sejuknya suasana, bahkan ketika pengunjung berada sekitar 3 meter dari air terjun, anginnya begitu kencang menghembus sehingga percikan air menghempas di badan.

Baca Juga:  Jelajah Hutan Kutim (1): Menikmati Karya Seni Nan Agung yang Terukir di Bebatuan

“Ini ada dua tingkat, kalau yang di atas orang bisa terjun sambil salto-salto,” ungkap Kepala Desa Batu Lepoq, Jumah saat menghantar para awak media yang tengah mengeksplor keindahan ODTW di desanya.

Tak hanya menikmati air dan hijaunya hutan, traveler juga dapat menyalurkan hobi memancingnya di aliran air tersebut, mengingat masih banyak ikan sungai.

“Jadi kalau camping di sini bisa sekalian makan hasil pancingan,” ucapnya.

Untuk menuju ke tempat wisata ini, dari bibir jalan umum memang cukup jauh yakni sekitar 3 kilometer. Namun di sepanjang jalan, para wisatawan dapat melihat berbagai hewan baik itu burung dan kijang. Selain itu aliran sungai yang jernih pun menyejukkan mata wisatawan.

Baca Juga:  Mengenal Lapak Baca Bontang, Menyebar Semangat Literasi dengan Cara Sederhana

“Ini kami sedang membuat jalan biar lebih dekat,” ujarnya.

Kata Jumah, air terjun ini sudah ditemukan sejak lama namun baru diperkenalkan ke khalayak ramai. Ke depan, pihaknya bersama warga setempat akan bahu membahu mempercantik kawasan tersebut.

“Agar menarik para wisatawan untuk berkunjung,” tandasnya.

EKONOMI DESA LEWAT DESTINASI WISATA

Desa Batu Lepoq, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutim kaya akan ODTW. Mulai dari Gua Mengkuris yang menyimpan jejak peradaban kuno, pemandian air panas, air terjun, dan aliran sungai. Maka itu, Jumah akan menjadikan potensi wisata ini untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar. Rencana yang akan dibuat yakni membuat paket wisata.

“Kami target 2021 sudah jalan,” ucapnya.

Dengan begitu, nantinya wisatawan yang ingin berkunjung tinggal menghubungi pihaknya, kemudian akan dijemput dan dipersiapkan tempat menginap dan makanannya. Wisatawan pun akan diantar berkeliling melihat ODTW yang ada.

Baca Juga:  Jepu-jepu Membeludak, Teluk Lombok Sepi

“Bisa dijemput di bandara,” ucapnya.

Gua Mengkuris, di dalamnya pengunjung dapat melihat jejak tangan manusia purba dan beberapa hewan yang tertempel di dinding. (Zaenul/Bontangpost.id)

Kini pihaknya tengah mempersiapkan jalur masuk yang mudah menuju air terjun Kembar Siapat, selanjutnya akan membangun beberapa cottage di sekitar air terjun tersebut, sehingga akan mempermudah traveler yang ingin menginap.

“Kami akan gunakan dana desa,” ucapnya.

Selain penggunaan dana desa, pihaknya juga tengah melakukan koordinasi dengan perusahan di sekitar wilayahnya. Salah satunya yakni untuk mendukung akses jalan yang kini masih kurang baik.

“Kami minta bantuan CSR (corporate social responsibility),” katanya.

Pihaknya tidak sendiri mengelola itu, tetapi akan menggandeng Karang Taruna dan Kelompok Sadar Wisata Desa Batu Lepoq untuk bahu-membahu memperkenalkan destinasi wisata yang ada di daerahnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Air Terjun Kembar Siapatdesa batu lepoqfeaturekutai timurwisata
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jumlah Pendaftar Melorot, Kuota Enam SD Tak Terpenuhi

Next Post

Kilang Bontang Batal Dibangun, DPRD: Bukan Salah Pemkot

Related Posts

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Jatuh Cinta di Desa Pela
Feature

Jatuh Cinta di Desa Pela

28 Oktober 2024, 08:18
Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual
Feature

Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual

23 Oktober 2024, 13:05
Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien
Bontang

Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien

30 Oktober 2023, 17:00
Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi
Feature

Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi

1 Mei 2023, 10:00
Feature

Kisah Warga Kaltim yang Menjalani Puasa di Luar Negeri; Nisa (1)

29 Maret 2023, 21:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balapan Liar Saat Salat Jumat, Puluhan Motor Diamankan Polisi di Bontang Kuala

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.