• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Miris, Lansia Miskin di Tanjung Laut Indah Rawat 5 Cucu, Belum Pernah Tersentuh Program Rantang Kasih

by Lutfi Rahmatunnisa'
21 September 2023, 14:18
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Aktivitas Salasiah merawat cucu terakhir yang berkebutuhan khusus (Lutfi/bontangpost)

Aktivitas Salasiah merawat cucu terakhir yang berkebutuhan khusus (Lutfi/bontangpost)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Hidup serba kekurangan di tengah kota industri dirasakan Salasiah (72). Seorang lansia warga Tanjung Lanjut Indah yang menjadi kepala keluarga bagi lima cucunya.

Salasiah dan lima orang cucunya merupakan warga miskin Bontang yang tinggal di sebuah rumah kecil berukuran 6×4 meter di Gang Bete-Bete 4, No 75, RT 07, Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Satu-satunya akses menuju kediamannya ialah harus berjalan kaki melewati jalan setapak yang dipenuhi oleh rumput yang menjulang tinggi.

Sepintas, pemandangan nelangsa tergambar padanya. Bagaimana tidak. Rumah papan yang ia huni kini mulai lapuk. Dapur dan kamar mandi menjadi satu. Dan untuk masak pun masih menggunakan kayu bakar.

Tak hanya itu, jika hendak memasak Salasiah harus meminta air bersih ke tetangga. Sebab, air sumur yang ia gunakan hanya dibisa dimanfaatkan untuk mandi. Lantaran air sumur berwarna oranye.

Baca Juga:  Warga Miskin di Kelurahan Tanjung Laut Indah Capai 4.363 Jiwa, Lurah Minta RT Pendataan Ulang

Saat dijumpai di kediamannya, Salasiah tengah memasak bersama cucu paling tua, Putri (18). Tidak hanya fisik Salasiah yang mulai ringkih. Namun, pendengarnya pun ikut menurun. Sehingga ia harus dibantu Putri untuk menerjemahkan perkataan orang lain.

“Ya begini kondisinya. Saya enggak bisa jalan jauh. Cuma di rumah saja,” tuturnya, Kamis (21/9/2023).

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Salasiah hanya mengandalkan uluran tetangga dan sang anak yang kini tinggal bersama keluarga kecilnya di Kelurahan Bontang Lestari. Sebab, pendapatan Putri sebagai pengupas bawang merah tidak menentu. Sekilo bawang tanpa kulit diupah Rp2000.

“Dia (Putri) enggak bisa pergi jauh. Karena jagain saya. Kecuali ada adeknya datang. Adeknya itu nikah muda dan ikut suaminya. Tapi, kalau siang adeknya Putri selalu ke sini,” jelasnya.

Baca Juga:  Ada 8.390 Warga Miskin di Bontang, hanya Berkurang 20 Jiwa dari Tahun Sebelumnya

Yang mengejutkan adalah di usia Salasiah yang senja ia harus merawat cucu paling kecil. Yakni Anggaria (10). Kata Salasiah, sedari usia enam bulan Anggaria mengidap lumpuh layu dan autisme. Sehingga, untuk merawatnya Anggaria dikurung di sebuah kamar.

Setiap hari, Salasiah rela membersihkan kotoran Anggaria yang tak bisa berjalan ke kamar mandi. Dengan suara parau, Salasiah bilang tidak bisa memberi makanan bergizi untuk Anggaria. Bahkan Anggaria mengonsumsi susu kaleng alias krimer. Lantaran tak mampu membeli susu formula.

“Itu (susu kaleng) mau habis sudah. Tinggal sedikit lagi. Kalau mau beli lagi tunggu kiriman anak saya yang di Bontang Lestari,” ucapnya.

Rumah yang ia huni selama 20 tahun lebih itu bukan sepenuhnya miliki Salasiah. Sebab, ia hanya diberi akses tetangga untuk mendirikan rumah. Sementara tanah milik tetangganya.

Baca Juga:  Bantuan Warga Miskin Rp300 Ribu Per Bulan di Bontang Segera Dijalankan, Berikut Kriteria Penerimanya

“Dulu rumah ini memang mau dapat bantuan renovasi dari pemerintah. Tapi, enggak jadi. Karena status tanah milik orang,” ungkapnya.

Disinggung mengenai Program rantang kasih, Salasiah mengaku tidak pernah menerima. Namun, bantuan lain dari pemerintah seperti BPNT pernah ia terima.

“Ya kalau ada kami terima. Tapi, kalau tidak ada ya sudah. Disyukuri saja yang sekarang,” ucapnya pasrah. (*)

Tags: Warga Miskin
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Aksi Presiden Jokowi di Pasar Merdeka Samarinda, Lempar Kaos dan Bagi Paket Sembako

Next Post

Progres Jembatan Pontianak Sudah 45 Persen, Mulai Masuk Tahap Pengecoran

Related Posts

Pendataan Warga Miskin Belum Tuntas, Dissos-PM Bontang Masih Tunggu Satu Kelurahan
Bontang

Pendataan Warga Miskin Belum Tuntas, Dissos-PM Bontang Masih Tunggu Satu Kelurahan

18 Agustus 2025, 08:00
3.445 Jiwa Masuk Warga Miskin di Berbas Pantai Bontang
Bontang

3.445 Jiwa Masuk Warga Miskin di Berbas Pantai Bontang

29 Juli 2025, 09:00
Di Balik Geliat Tambang Kutim; 37 Ribu Warga Masih Miskin, Hidup di Bawah Rp1 Juta Sebulan
Kaltim

Di Balik Geliat Tambang Kutim; 37 Ribu Warga Masih Miskin, Hidup di Bawah Rp1 Juta Sebulan

25 Juli 2025, 19:03
Data Warga Miskin di Bontang Lestari Susut Jadi 66 Kepala Keluarga
Bontang

Data Warga Miskin di Bontang Lestari Susut Jadi 66 Kepala Keluarga

23 Juli 2025, 09:30
Dua Warga Terima Bantuan, Masih Ada 14 Rumah di Pagung Bontang Numpang Listrik Tetangga
Bontang

Dua Warga Terima Bantuan, Masih Ada 14 Rumah di Pagung Bontang Numpang Listrik Tetangga

12 Juli 2025, 15:14
Pendataan Rampung, 1.407 Kepala Keluarga di Berebas Tengah Bontang Masuk Kategori Miskin
Bontang

Pendataan Rampung, 1.407 Kepala Keluarga di Berebas Tengah Bontang Masuk Kategori Miskin

9 Juni 2025, 15:11

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.