SANGATTA – Kenaikan harga jual bawang putih di pasaran, membuat sebagian pedagang makanan di Sangatta menjerit. Sebab, kenaikan harga tergolong tinggi hingga menembus harga saat ini Rp 60 ribu perkilogram. Sementara, dengan kondisi tersebut, pedagang tidak mungkin ikut menaikan harga jual makanan yang dijualnya.
Rino (29) pemilik warung makan di Jalan Yos Sudarso II mengaku, masih tetap menggunakan harga lama, meski harus menanggung rugi lantaran naiknya harga bawang putih. Sebab, dirinya khawatir jika harga jual makanan ikut dinaikan dapat mengurangi pendapatannya.
“Kalau kondisi sekarang, nggak mungkin dinaikkan mas. Yang ada nanti pelanggan kabur. Jadi bersabar dulu sambil lihat perkembangan harga di pasaran,” ucap Rino.
Senada, Suwito (32) pedagang bakso di Jalan Yos Sudarso IV mengaku juga belum berniat menaikan harga dagangan yang dijualnya. Meskipun kenaikan harga bawang putih dirasanya cukup memberatkan.
“Mau bagaimana lagi mas. Sekarang saja harga daging sudah mahal. Lalu harga bumbu (bawang putih, Red.) ikut-ikutan mahal. Jelas sangat memberatkan,” ucap Wito.
Namun, kata dia, jika kenaikan harga berlangsung lama, tidak menutup kemungkinan dirinya juga akan menaikan harga jual dagangannya. Sebab, dengan harga bawang putih yang naik saat ini, dirinya hanya mendapat keuntungan kecil.
“Yah syukur-syukur kalau habis semua, modal bisa kembali. Tapi kalau nggak habis, yah justru rugi mas,” akunya.
Bukan hanya pedagang makanan yang menjerit, warga biasa pun ikut mengeluh karena naiknya harga bawang putih di pasaran. Sebab, kenaikan terjadi pada saat awal Ramadhan.
“Ini baru awal puasa, naiknya sudah segini (Rp 60 ribu perkilo, Red.) bagaimana nanti kalau mau lebaran. Bisa tambah naik lagi harganya,” ucap Fitri (31) ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Teluk Lingga.
Belum lagi, bukan hanya bawang putih yang naik, lanjut dia, namun harga ikan dan ayam juga mulai ikut melambung. Oleh karena itu, dirinya berharap agar pihak terkait dapat mencari solusi untuk mengatasi krisis harga barang di pasaran tersebut. (aj)







