• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pedagang Makanan Menjerit, Tak Berani Naikkan Harga

by BontangPost
4 Juni 2017, 12:21
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kenaikan harga jual bawang putih di pasaran, membuat sebagian pedagang makanan di Sangatta menjerit. Sebab, kenaikan harga tergolong tinggi hingga menembus harga saat ini Rp 60 ribu perkilogram. Sementara, dengan kondisi tersebut, pedagang tidak mungkin ikut menaikan harga jual makanan yang dijualnya.

Rino (29) pemilik warung makan di Jalan Yos Sudarso II mengaku, masih tetap menggunakan harga lama, meski harus menanggung rugi lantaran naiknya harga bawang putih. Sebab, dirinya khawatir jika harga jual makanan ikut dinaikan dapat mengurangi pendapatannya.

“Kalau kondisi sekarang, nggak mungkin dinaikkan mas. Yang ada nanti pelanggan kabur. Jadi bersabar dulu sambil lihat perkembangan harga di pasaran,” ucap Rino.

Baca Juga:  Kaki Sering Keram, Siswa Keluhkan Aturan Duduk Bersila

Senada, Suwito (32) pedagang bakso di Jalan Yos Sudarso IV mengaku juga belum berniat menaikan harga dagangan yang dijualnya. Meskipun kenaikan harga bawang putih dirasanya cukup memberatkan.

“Mau bagaimana lagi mas. Sekarang saja harga daging sudah mahal. Lalu harga bumbu (bawang putih, Red.) ikut-ikutan mahal. Jelas sangat memberatkan,” ucap Wito.

Namun, kata dia, jika kenaikan harga berlangsung lama, tidak menutup kemungkinan dirinya juga akan menaikan harga jual dagangannya. Sebab, dengan harga bawang putih yang naik saat ini, dirinya hanya mendapat keuntungan kecil.

“Yah syukur-syukur kalau habis semua, modal bisa kembali. Tapi kalau nggak habis, yah justru rugi mas,” akunya.

Bukan hanya pedagang makanan yang menjerit, warga biasa pun ikut mengeluh karena naiknya harga bawang putih di pasaran. Sebab, kenaikan terjadi pada saat awal Ramadhan.

Baca Juga:  Pasar Sangatta Lama Membara

“Ini baru awal puasa, naiknya sudah segini (Rp 60 ribu perkilo, Red.) bagaimana nanti kalau mau lebaran. Bisa tambah naik lagi harganya,” ucap Fitri (31) ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Teluk Lingga.

Belum lagi, bukan hanya bawang putih yang naik, lanjut dia, namun harga ikan dan ayam juga mulai ikut melambung. Oleh karena itu, dirinya berharap agar pihak terkait dapat mencari solusi untuk mengatasi krisis harga barang di pasaran tersebut. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga sembakokenaikanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bawang Putih Tembus Rp 60 Ribu

Next Post

Pemkab Siapkan Program Khusus Lansia

Related Posts

Ayam Mahal, Terkendala Distribusi Pakan, Pasokan Kurang
Bontang

Ayam Mahal, Terkendala Distribusi Pakan, Pasokan Kurang

12 Juni 2022, 09:52
Harga Telur di Bontang Meroket
Bontang

Harga Telur di Bontang Meroket

2 Januari 2022, 17:00
Harga Meroket, Pasokan Cabai Bergantung dari Luar Daerah
Bontang

Harga Meroket, Pasokan Cabai Bergantung dari Luar Daerah

4 Maret 2021, 09:00
Jelang Iduladha, Pasokan dan Harga Bahan Pokok Stabil
Bontang

Jelang Iduladha, Pasokan dan Harga Bahan Pokok Stabil

28 Juli 2020, 18:00
Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu
Bontang

Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu

20 Maret 2020, 08:00
Jelang Natal, Harga Bawang Merah Melonjak
Bontang

Jelang Natal, Harga Bawang Merah Melonjak

17 Desember 2019, 18:00

Terpopuler

  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Neni Beri Sinyal Mutasi Pejabat Bontang Digelar Akhir April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komplotan Anak di Bawah Umur Bobol Kos di Loktuan Bontang Demi Main Game Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.