• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Penanganan DBD Wajib Sigap

by M Zulfikar Akbar
3 April 2019, 17:30
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Basri Rase (DOK/BONTANG POST)

Basri Rase (DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Seorang pelajar di Kelurahan Lhoktuan diduga meninggal akibat menderita penyakit demam berdarah dengue (DBD). Mendengar itu, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase meminta agar penangan medis di fasilitas kesehatan (Faskes) lebih sigap. Sehingga tidak ada lagi korban selanjutnya.

“Penanganan medis harus cepat karena kalau terlambat itu membahayakan,” kata Basri.

Pasalnya, Bontang merupakan daerah yang ditetapkan endermik DBD. Sehingga tiap bulan selalu muncul kasus DBD pada 15 kelurahan yang ada. Basri meminta kepada warga yang terindikasi menderita DBD segera melakukan pemeriksaan.

“Penanganan DBD ini perlu melibatkan seluruh komponen. Baik warga, kelurahan, puskesmas, kecamatan, Dinas Kesehatan, dan faskes yang ada,” tuturnya.

Baca Juga:  Diduga Seorang Pelajar Meninggal Karena DBD

Selain itu, ia pun mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, pemberantasan nyamuk aedes aegypti secara optimal hanya dapat dilakukan dengan merutinkan kembali kegiatan bersih lingkungan. Sedangkan upaya foging dipandang hanya mengusir nyamuk sementara.

“Apalagi musim hujan seperti ini banyak kaleng, botol, dan kantong plastik yang tergenang air. Itulah yang menyebabkan perkembangan nyamuk menjadi pesat,” ucapnya.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Agus Haris menilai upaya pendeteksian dini terhadap penyakit DBD masih lemah. Menurutnya, jika laporan dari kader jentik tiap hari, maka penderita yang positif DBD dapat segera tertangani.

“Kalau data valid dari kader jentik maka penderita yang meninggal karena DBD dapat dihindari,” kata Agus.

Baca Juga:  Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School

Politikus Partai Gerindra ini memandang kunjungan secara berkala pun mampu memberikan edukasi terhadap warga. Khususnya, bagi mereka yang belum mengetahui ciri-ciri penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti ini.

“Kalau ada kunjungan berkala bisa memutus rantai penyakit itu. Kalau tidak ada pendidikan yang baik ancaman DBD menghantui masyarakat,” ujarnya.

Agus menyanyangkan jatuhnya korban akibat DBD. Terlebih, penderita merupakan seorang pelajar. Mengingat, anak-anak merupakan aset bangsa dalam melanjutkan estafet kepemimpinan. Ia pun menyinggung pemerintah untuk tidak malu jika kondisinya sudah sudah masuk kejadian luar biasa. (ak/prokal)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dbddemam berdarah dengue
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gempa 5 SR Guncang Sumenep, Puluhan Rumah, Musala, dan Sekolah Rusak

Next Post

Dewan Minta Pemkot Percepat Proses Alih Fungsi Hutan Lindung

Related Posts

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak
Bontang

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak

13 April 2026, 12:00
Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Bontang Perintahkan Fogging Fokus di Titik Rawan
Bontang

Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Bontang Perintahkan Fogging Fokus di Titik Rawan

9 Maret 2026, 09:53
Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026
Bontang

Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026

3 Maret 2026, 10:00
Kasus DBD Renggut Nyawa Bocah 7 Tahun di Bontang
Bontang

Kasus DBD Renggut Nyawa Bocah 7 Tahun di Bontang

2 Maret 2026, 15:28
DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia
Bontang

DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia

28 Januari 2026, 10:00
Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School
Bontang

Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School

30 September 2025, 11:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.