• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Penerapan Jam Malam Bisa Pukul UMKM

by Fitri Wahyuningsih
6 Oktober 2020, 12:00
in Advertorial, DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Anggota Komisi III DPRD Bontang, Yassier Arafat. (Humas Setwan)

Anggota Komisi III DPRD Bontang, Yassier Arafat. (Humas Setwan)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemkot Bontang kembali mengaktifkan jam malam. Nantinya aktivitas masyarakat bakal dibatasi hanya sampai pukul 22.00 Wita. Hal itu disampaikan Sekda Bontang, Aji Erlynawati usai mengikuti upacara HUT TNI ke-75, Senin (5/10/2020) pagi.

Aturan ini mendapat beragam tanggapan dari legislator. Anggota Komisi III DPRD Bontang Yassier Arafat menuturkan, dirinya sangat mengapreasiasi upaya pemerintah dalam menekan angka penderita Covid-19 di Bontang. Namun dia berpendapat, sebaiknya pemerintah menimbang opsi lain. Bukannya mengaktifkan jam malam.

Dia beralasan, pemberlakuan jam malam tak terlalu efektif dalam menekan penyebaran Covid-19. Ini dibuktikan, ketika Bontang pada awal pandemi, medio April-Mei memberlakukan aturan ini. Hanya berlaku sebulan. Tidak diperpanjang. “Kalau yang kemarin efektif, tentu diperpanjang pemerintah. Tapi nyatanya kan tidak,” beber, Senin (5/10).

Baca Juga:  Dewan Usul Ada Penangkaran Buaya, Pemkot Sebut Terbentur Regulasi

Hal lain ditegaskan Politikus Golkar ini. Pemerintah mesti memikirkan nasib para pelaku UMKM. Utamanya di bisnis makanan dan minuma. Ketika aturan ini dijalankan lagi. Sebab berkaca dari pengalaman sebelumnya, mereka lah yang terpukul.

Pendapatan terjun bebas. Yang efek dominonya, sumbangan pelaku bisnis kepada pendapatan asli daerah (PAD) seret. Bahkan berpotensi menciptakan pengangguran baru. Lantaran pelaku bisnis tak sanggup membayar karyawan.

“Tentu harus dipikirkan dampak besarnya ketika regulasi ini diberlakukan. Kasian kalau pelaku UMKM ini terpukul lagi,” beber Yassier.

Menurutnya, pemberlakuan Perwali Nomor 21 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 sudah cukup. Dengan menerjunkan aparat kemananan gabungan, agar masyarakat tertib protokol. Bahkan memberi sanksi beragam. Mulai sanksi fisik, sosial, dan polisional.

Baca Juga:  Ridwan Dukung Langkah Pemkot Bontang Tertibkan Pedagang di Tiga Ruas Jalan, Sebut Demi Penataan Kota

Dengan aturan yang didukung sanksi di tempat seperti itu, masyarakat bakal disiplin protokol. Kalaupun masih didapat yang belum taat, disitulah peran pemerintah. Untuk terus turun kepada masyarakat. Memberi penjelasan terkait bahaya Covid-19. Serta upaya dalam mencegah penyebarannya.

“Saya kira itu tugas pemerintah untuk terus turun dan mengingatkan masyarakat. Jadi turun lapangan itu sepertinya harus lebih masif lagi,” pungkasnya.

Pendapat berbeda diutarakan Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam HS. Katanya, melihat ledakan kasus Covid-19 di Bontang yang mencapai 600-an kasus, memaksa pemerintah bergerak cepat. Segenap opsi digodok. Agar penyebaran Covid-19 bisa dicegah, bahkan diputus. “Covid-19 itu nyata. Ini upaya pemerintah supaya penyebaran bisa ditekan,” ujar Rustam.

Baca Juga:  Investor Besar Belum Banyak Masuk, Dewan Dorong Pemkot Gencarkan Promosi

Dia meminta masyarakat cukup mengikuti dulu seluruh imbauan dan regulasi yang pemerintah terbitkan. Karena sejatinya, seluruh dilakukan demi kebaikan bersama. Tidak ada pemerintah yang tidak memikirkan masyarakatnya, kata Rustam. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pergoki Suami Nyabu bawa Anak, Finalis Putri Kecantikan Pilih Menjanda

Next Post

Anggaran Fantastis Wisuda Daring

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.