• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pengawasan Minim, Laut Kaltim Dieksploitasi

by Redaksi Bontang Post
21 Juli 2022, 08:52
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di Kaltim akan diperkuat. Dalam waktu dekat, pemerintah akan membangun Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Api-Api di Desa Api-Api, Penajam Paser Utara (PPU). Proyek itu akan menjadi Pangkalan PSDKP pertama di Kalimantan. Kepala Stasiun PSDKP Tarakan Johanis J Medea mengungkapkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah mengusulkan pembentukan kelembagaan Pangkalan PSDKP Balikpapan ke kementerian terkait.

Dalam hal ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk penyediaan personel. Termasuk ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait penyiapan anggaran pembentukan kelembagaan tersebut. Pihaknya juga telah menyampaikan rencana tersebut kepada Pemprov Kaltim. Guna mendukung penyiapan lahan untuk dihibahkan ke Direktorat Jenderal (Ditjen) PSDKP KKP.

Selama ini, sebut dia, pengawasan pengelolaan sumber daya perikanan di Kaltim masih berada di bawah kendali Stasiun PSDKP Tarakan. “Ke depan, Balikpapan akan berdiri sendiri. Dan berada di bawah langsung kementerian (KKP). Harapan kami secepatnya bisa dibentuk. Dan mudah-mudahan kami bisa mendapat lokasi pembangunan Pangkalan PSDKP Balikpapan di PPI Api-Api yang ada di PPU,” katanya kepada Kaltim Postusai kegiatan sosialisasi kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) di Hotel Zurich Balikpapan, Selasa (19/7).

Pria yang sebelumnya menjabat kepala Stasiun PSDKP Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara ini melanjutkan, keberadaan pangkalan tersebut sangat penting. Mengingat wilayah Kaltim memiliki sumber daya perikanan yang cukup besar. Lagipula, beberapa wilayah di Kaltim juga menjadi kawasan konservasi dan Kawasan Strategis Nasional Tertentu (KSNT) di Pulau Maratua dan Pulau Sambit, Berau. Yang tak kalah pentingnya adalah potensi pemanfaatan ruang laut yang cukup di Kaltim. Yang membuat pengelolaan perikanan dan kegiatan ekspor cukup banyak.

“Dan juga, termasuk berada wilayah IKN (Ibu Kota Nusantara). Jadi, kehadiran Pangkalan SKDP Balikpapan ini sudah menjadi kewajiban. Untuk mengamankan wilayah pesisir laut di daerah IKN,” tuturnya. Dia menyampaikan, saat ini baru ada lima pangkalan PSDKP di Indonesia. Yaitu Pangkalan PSDKP Lampulo di Banda Aceh (Aceh), Pangkalan PSDKP Batam di Riau (Kepulauan Riau), Pangkalan PSDKP Jakarta di Jakarta Utara (Jakarta), Pangkalan PSDKP Benoa di Denpasar (Bali), Pangkalan PSDKP Bitung di Bitung (Sulawesi Utara), dan Pangkalan PSDKP Tual di Tual (Maluku).

Dia menambahkan, pelanggaran pengelolaan sumber daya perikanan melalui perusakan dengan bom masih ada dan marak terjadi di Kaltim. Termasuk penangkapan ikan dengan setrum dan racun. “Ada juga yang masih menggunakan alat tangkap yang merusak, seperti trawl (pukat harimau) atau mini trawl. Yang dilakukan tanpa izin dan merusak terumbu karang di pesisir. Karena personel kami kurang, makanya keterlibatan masyarakat sangat penting. Untuk melaporkan peristiwa pelanggaran dan permasalahan yang terjadi di lapangan,” sebutnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budisatrio Djiwandono yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, salah satu permasalahan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan selama ini, dikarenakan anggaran yang kurang memadai. “Kami dari Komisi IV selaku mitra, akan terus mendorong KKP untuk memberikan dukungan anggaran yang lebih besar lagi. Khusus untuk wilayah Kaltim. Karena nantinya Ibu Kota Negara baru akan berada di Kaltim,” katanya. Politisi Gerindra itu mengatakan, anggaran KKP dalam lima tahun terakhir berkisar Rp 5 triliun hingga Rp 6 triliun per tahunnya. “Ini saja sudah sangat minim untuk setingkat kementerian. Makanya harus ditingkatkan lagi. karena kami tidak ingin pencurian ikan secara ilegal terjadi di Kaltim. Juga penangkapan ikan menggunakan alat tangkap yang jelas-jelas dilarang dan merusak lingkungan laut terus berlanjut,” tegas anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim ini. (riz/k15)

Tags: Perikanan kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dua Pengedar Narkoba Dibui, Dibekuk saat Bungkus Sabu

Next Post

Pajak Daerah Naik Drastis, Pendapatan Sarang Walet Masih Nol

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.