• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Peta Politik Bontang Makin Dinamis, Jalur Independen Jadi Langkah Taktis

by Redaksi Bontang Post
24 April 2024, 16:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Upaya Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) mengumpulkan KTP untuk pengusungan Basri Rase-Najirah mendapat perhatian dari pengamat politik Universitas Mulawarman Budiman. Menurutnya, dinamika yang terjadi ini cukup mengancam petahana.

“PHM mengambil langkah itu (pengumpulan KTP) merupakan upaya taktis,” kata Budiman.

Mengingat munculnya nama Sutomo Jabir yang ikut penjaringan jelang tahapan pilkada, tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya Sutomo Jabir ini merupakan pengurus DPW PKB Kaltim. Secara otomatis yang bisa menggaet suara di provinsi dan pusat, itulah yang ikut kontestasi nantinya.

“Ini menjadi ancaman serius bagi Basri. Jadi perlu ambil langkah yang sifatnya taktis. Bentuknya dengan memilih wakil pasangannya,” ucapnya.

Proses komunikasi dengan parpol lain juga bisa digencarkan. Apalagi PKB tetap membutuhkan koalisi dengan parpol lain. Mengingat jumlah kursi yang diperoleh PKB hanya empat. Sementara ketentuan untuk pengusungan pilwali Bontang minimal lima kursi.

Baca Juga:  KPU Bontang Lakukan Pemetaan TPS Pilkada

Budiman menerangkan politik itu sifatnya dinamis. Hingga satu hari jelang penentuan calon semua kemungkinan bisa terjadi. Tetapi perlu diingat bahwa beberapa partai arahnya justru ingin menjadi wakil dari Neni Moerniaeni. Calon yang diusung oleh Partai Golkar.

“Ada juga pergerakan dari Agus Haris di Gerindra. Ini yang harus dipetakan oleh Basri,” tutur dia.

Konflik yang terjadi ini sangat aneh jika akhirnya nanti Basri justru tidak diusung oleh PKB. Ketika sebuah partai tidak mempercayakan kadernya apalagi dia ketuanya, imbasnya tentu ke psikologis pemilih. Kelemahan partai di indonesia sifatnya ialah sentralis. Bukan desentralisasi. Sehingga pengurus tingkat kota tidak memiliki kewenangan khusus untuk mengambil kebijakan.

Baca Juga:  Hasil Quick Count, Basri-Najirah Menangi Pilkada

“Padahal pengurus di tingkat daerah justru yang mengerti kondisi wilayahnya,” terangnya.

Dengan konflik yang terjadi di PDI Perjuangan ini juga menguatkan sinyal ancaman. Pasalnya kader selain Najirah yakni Agus Suhadi juga ikut dalam pertarungan. Kondisi ini disinyalir bahwa ada keretakan di internal dua partai ini. Padahal dua partai ini yang mengusung di pilkada sebelumnya.

Sebelumnya, Ketua Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) Udin Mulyono mengambil langkah alternatif. Terhadap opsi jika Basri-Najirah (bacalon yang dijagokan) tidak mendapat tiket melalui jalur partai.

“Kami kumpulkan KTP. Sebagai Langkah antisipasi. Jika tidak melalui parpol maka bisa tempuh jalur independent,” kata Udin.

Ia mengklaim kurun sepekan ini sudah mendapatkan 10 ribu. Artinya sisa sedikit lagi sesuai ketentuan jalur independen yakni 13.160 lembar KTP. Perkiraannya dalam sisa waktu dua pekan persyaratan itu bisa dikantongi. Langkah ini selaras dengan keputusan PHM yang menjagokan Basri-Najirah. Keinginan ini sudah disampaikan sebelumnya kepada Basri Rase.

Baca Juga:  Soal Putusan MK, KPU Bontang Sebut Ikut Arahan Pusat

“Secara lisan sudah kami sampaikan. Direstui atau tidak kami tetap jalan,” ucapnya.

Inisiatif ini diambil jangan sampai partai akhirnya tidak memberikan rekomendasi. Menurutnya janji politik Basri-Najirah sudah terpenuhi selama kepemimpinan mereka.

Sementara Sekretaris DPC PKB Bontang Firman mengatakan pada dasarnya DPC tegak lurus terhadap arahan DPP. Bahkan sejauh ini masih mengacu juknis terkait pengusungan di pilwali. Terkait dengan Langkah yang diambil relawan itu merupakan hak mereka.

“Tidak ada sangkut pautnya. Kami semalam (dua hari lalu) mengikuti arahan sekjen DPP bahwasanya kader terbaik tetap diprioritaskan,” pungkasnya. (ak)

Tags: pilkada bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gedung BNNK Bontang Dibangun Tahun Ini, Dapat Anggaran Rp7,9 Miliar

Next Post

Satu Hektare Lahan di Perumahan Bontang Lestari Terbakar

Related Posts

Golput di Pilkada Bontang Capai 27,51 Persen
Bontang

Golput di Pilkada Bontang Capai 27,51 Persen

5 Desember 2024, 15:30
Panwascam Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di TPS 11 Bontang Kuala, Ini Kata KPU
Bontang

Panwascam Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di TPS 11 Bontang Kuala, Ini Kata KPU

3 Desember 2024, 15:03
Anggaran Pilkada Kaltim Rp434 Miliar, Tahap Awal Telah Dicairkan 40 Persen
Bontang

Pilkada Bontang, Mitos Kegagalan Petahana Belum Terpecahkan

29 November 2024, 16:45
Neni-AH Unggul di Tiga Kelurahan Bontang Barat
Bontang

Neni-AH Unggul di Tiga Kelurahan Bontang Barat

28 November 2024, 11:48
Pj Gubernur Akmal Malik Ingatkan Penyelenggara Pilkada Jaga Kesehatan
Bontang

Pj Gubernur Akmal Malik Ingatkan Penyelenggara Pilkada Jaga Kesehatan

27 November 2024, 13:00
Tiga Calon Wali Kota Bontang Mencoblos di TPS yang Sama, Optimistis Menang
Bontang

Tiga Calon Wali Kota Bontang Mencoblos di TPS yang Sama, Optimistis Menang

27 November 2024, 11:02

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.