• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Opini

Refleksi Akhir Tahun: Menghidupkan Harapan

by M Zulfikar Akbar
2 Januari 2017, 13:00
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Jerry Co’Imle (Ketua Umum PEKAT IB Kota Bontang)

Jerry Co’Imle (Ketua Umum PEKAT IB Kota Bontang)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Jerry Co’Imle (Ketua Umum PEKAT IB Kota Bontang)

SETIDAKNYA sepanjang tahun 2016 ini, penulis mencoba mengingat dan mencatat beberapa peristiwa penting yang mendapat perhatian sangat besar oleh masyarakat kita. Adapun beberapa catatan peristiwa tersebut antara lain yakni para oknum pejabat negara terjerat hukum karena praktik korupsi, drama epik kasus kopi sianida, tindak kekerasan dan intoleran dalam menyikapi keberagaman, pengungkapan dan pelumpuhan terduga teroris di berbagai daerah, hingga pada musibah bencana alam yang dialami saudara-saudari kita di Aceh dan Bima, dan beberapa peristiwa penting lainnya yang penulis belum dapat sebutkan satu persatu.

Dari rangkaian peristiwa tersebut, seolah-olah keadaan ini ingin menunjukkan salah satu konsep kehidupan mendasar, yakni hubungan sebab-akibat atau bisa pula hukum aksi-reaksi. Kita bisa mengakui atau tidak, jika hubungan dari rangkaian tersebut merupakan interaksi berbagai aspek dan nilai, walaupun sangat mungkin sebagian aspek dan nilai tersebut tidak dapat kita pahami secara sadar bahkan logis-ilmiah.

Baca Juga:  Berantas Hoax, Berantas Pemikiran Merusak Masyarakat

Tetapi kita dipersilahkan menyakini jika peristiwa-peritiwa tersebut tidak terjadi secara kebetulan dan tanpa maksud, jika boleh ditafsirkan sangat mungkin ada suatu yang besar dan agung dibalik itu semua yang menanti untuk ditemukan dan dihayati.

Selama ini tidak sedikit energi kita terkuras untuk mengurusi hal-hal yang bukan kapasitas kita untuk melibatkan diri, bahkan hal mendasar dan sederhana yang melekat pada setiap pribadi yakni cinta, kasih, dan peduli, kerap terabaikan didalam diri kita sendiri. Bisa saja saat ini kita bangga mengikuti perkembangan trend dan teknologi terkini, hingga terlena ada benih-potensi ancaman disintegrasi bangsa disekitar kita, yakni: Ideologi anti Pancasila dan Lemahnya Kedaulatan Ekonomi.

Hal ini sangat beralasan, memahami seksama berbagai fenomena yang terjadi memiliki kecendrungan bermuara pada dua aspek tersebut. Pancasila sebagai landasan Ideologi bangsa terbukti telah mampu mempererat dan memperkokoh Nusantara dengan berbagai keragamannya.

Baca Juga:  Semakin Aneh

Pancasila adalah jiwa dan nilai otentik ke-Indonesia-an, yang sangat mungkin tidak relevan diadopsi oleh bangsa lain. Bukankah sikap mementingkan pribadi dan golongan sendiri adalah sikap anti Pancasila?, memaksakan kehendak dengan kekerasan dan ancaman adalah sikap anti Pancasila?, menyalahgunakan kewenangan atas nama rakyat adalah sikap anti Pancasila?. Dan masih banyak lagi definisi dan perilaku kita yang sangat mungkin bertentangan dengan nilai luhur dan jati diri bangsa ini. Sehingga menanamkan dan mengamalkan kembali nilai-nilai dasar Pancasila dianggap sudah mendesak, mari kembali pada kepribadian tinggi bangsa ini.

Termasuk mendorong kemandirian ekonomi merupakan bagian penegakkan kedaulatan bangsa, sepatutnya setiap peluang sektor ekonomi dikelola oleh dan dimanfaatkan untuk semaksimal mungkin untuk kesejahteraan bersama serta kemajuan bangsa. Tugas kita adalah membuktikan menjadi tuan rumah yang melayani di tanah sendiri, membuka kesempatan yang sama dalam semangat yang berkemajuan. Bukankah di dalam Pancasila sendiri terkandung pedoman dan nilai berekonomi?

Baca Juga:  Perintah Tiba-Tiba: Masuk ICU Dulu

Mari tutup tahun ini dengan renungan panjang dan kemantapan menatap masa depan. Tidak cela sejenak berhenti, menata kembali rencana-aksi esok nanti. Menyiapkan dan membekali diri untuk menaklukkan tantangan dengan segala sensasi. Kedepan hindari perdebatan yang tidak landasi oleh cinta dan rasa persaudaraan dalam mencari solusi, karena hanya akan melahirkan sikap kebencian dan memicu peluang perpecahan. Keyakinan kita masih sama: perbedaan ini bukanlah hambatan, melainkan potensi kekuatan. Dan, Tuhan telah memilih Indonesia sebagai negeri hebat dengan harapan dan keberagamannya.
Harapan itu ada dan nyata, maka resolusi tahun depan: menghidupkan harapan!.

Selamat Tahun Baru. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: catatanopiniwarga
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

BPBD Antisipasi Lakalaut Selama Libur Tahun Baru

Next Post

Bontang Tuan Rumah Jambore Generasi Hijau 2017 

Related Posts

Maafkanlah Gubernur
Opini

Maafkanlah Gubernur

13 April 2026, 18:21
Sudah Betul Kembalikan Mobil, Eh, Bikin Ramai Lagi Renovasi Rumah
Kolom Redaksi

Sudah Betul Kembalikan Mobil, Eh, Bikin Ramai Lagi Renovasi Rumah

13 April 2026, 08:00
Slogan Kosong Antek Asing
Opini

Dinasti Politik 2.0

8 Desember 2025, 12:36
Slogan Kosong Antek Asing
Opini

Rezim Antikritik

24 November 2025, 13:43
Bersatu Berbenah, Bontang Berjaya, Masyarakat Sejahtera
Opini

Bersatu Berbenah, Bontang Berjaya, Masyarakat Sejahtera

14 Oktober 2025, 14:33
Jerit Sunyi Bekantan di Hutan Mangrove yang Tergadai
Opini

Jerit Sunyi Bekantan di Hutan Mangrove yang Tergadai

21 Maret 2025, 19:57

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.