• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Rekrutmen CPNS Baru 2019, Tidak Ada Lowongan Bidang Administrasi

by M Zulfikar Akbar
30 Oktober 2019, 10:00
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
0
Pelaksanaan tes SKD CPNS Bontang 2018.(DOK/BONTANG POST)

Pelaksanaan tes SKD CPNS Bontang 2018.(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA  – Setelah sempat molor dari rencana semula, Kementerian PAN-RB mengumumkan lowongan CPNS baru 2019, Senin (28/10/2019). Total ada 152.286 kuota atau formasi CPNS baru. Namun tidak ada satupun kursi untuk tenaga administrasi seperti juru tulis atau sejenisnya. Pendaftaran bakal dibuka 11 November mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan kuota 152.286 formasi terbagi untuk pusat dan daerah. Perinciannya instansi pusat mendapatkan jatah 37.425 formasi. Formasi ini tersebar di 68 instansi pusat. Kemudian kuota untuk instansi daerah sebanyak 114.861 formasi. Tersebar pada 462 unit instansi daerah.

Bima menjelaskan ada dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS 2019. Yaitu formasi umum dan formasi khusus. “Sama seperti tahun lalu,” jelasnya.

Formasi khusus meliputi cumlaude, diaspora, dan disabilitas pada Instansi pusat dan daerah. Lalu ada juga formasi khusus untuk putra-putri Papua dan Papua Barat. Kemudian formasi khusus lainnya yang bersifat strategis di sejumlah instansi pusat.

Sementara itu jika dilihat dari bidang tugasnya, lowongan guru mendominasi. Kuota untuk guru mencapai 63.324 formasi. Sementara untuk tenaga kesehatan ada 31.756 formasi dan formasi teknis fungsional ada 23.660 formasi. Bima menegaskan, setiap pelamar hanya dapat melamar satu formasi di satu instansi saja.

Baca Juga:  Pelosok Kaltim Perlu Guru PNS
Grafis: Jawa Pos

 

Bima mengatakan tahun ini juga ada ketentuan baru. Yakni bagi pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) seleksi administrasi diberikan waktu sanggah maksimal tiga hari setelah pengumuman dikeluarkan. Kemudian bagi instansi diberikan waktu maksimal tujuh hari untuk menjawab sanggahan tersebut. Pelamar diharapkan menyiapkan dokumen-dokumen pendukung jika merasa keberatan karena tidak lolos seleksi administrasi.

Pengumuman rekrutmen CPNS 2019 telah diteken Menteri PAN RB melalui pengumuman nomor B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah. Surat pengumuman itu keluar kemarin (28/10). Tahapan berikutnya adalah pendaftaran secara online dibuka pada 11 November depan. Bagi yang lolos seleksi administrasi, akan maju ke tahap SKD. Rencananya SKD dilaksanakan Februari 2020. Kemudian tahapan berikutnya adalah seleksi kompetensi bidang (SKB) pada Maret 2020.

Pendaftaran secara online dibuka di website  https://sscasn.bkn.go.id. Sayangnya sampai tadi malam website tersebut belum bisa dibuka. Bima mengingatkan dokumen yang perlu disiapkan diantaranya scan KTP asli, foto, swafoto, ijazah, dan transkrip nilai asli. Kemudian dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi.

Bima juga meminta masyarakat waspada potensi penipuan bermodus rekrutmen CPNS baru. Dia menegaskan rekrutmen gratis alias tidak dipungut biaya. Bima mengatakan BKN sudah menyiapkan layanan informasi jika ada masyarakat yang menemu hambatan. Dia meminta masyarakat menggunakan sumber informasi resmi dari BKN, Kementerian PAN-RB, atau instansi masing-masing yang dituju. BKN berharap masing-masing instansi segera mengumumkan perincian formasi lowongan CPNS baru.

Baca Juga:  Instruksi MenPAN-RB Terkait Jadwal Seleksi CPNS 2019

Pengamat kebijakan publik dari Fakultas Ilmu Administrasi UI Lina Miftahul Jannah menuturkan ada sejumlah potensi gangguan yang harus diantisipasi. Mulai dari kapasitas bandwidth yang memengaruhi akses ke website pendaftaran CPNS 2019.

“Supaya tidak down,” katanya. Saat ini saja, ketika masa pendaftaran belum dibuka, websitenya tidak bisa diakses.

Kemudian panitia harus mengantisipasi gangguan lain seperti pemadaman listrik dan sejenisnya. Dia mengatakan seleksi kompetensi dasar (SKD) yang berbasis komputer sangat berpengaruh pada pasokan listrik dan jaringan internet.

“Kemudian saat TKB (tes kompetensi bidang, Red) jangan sampai soalnya tidak nyambung dengan jenis pekerjaannya,” katanya. Dia mengatakan TKB sudah spesifik sesuai bidang pekerjaan yang dilamar. Jadi soalnya juga harus sesuai.

Selanjutnya Lina juga berharap panitia konsisten dalam menentukan kelulusan TKD (tes kompetensi dasar). Jangan seperti rekrutmen CPNS 2018 lalu. Saat itu panitia menentukan kelulusan SKD menggunakan passing grade. Tetapi ternyata yang lolos passing grade di bawah kuota. Akhirnya dikombinasikan dengan sistem ranking. Artinya meskipun di bawah passing grade, tetap lolos TKD.

Baca Juga:  Bukan PNS Lagi, Guru dan Tenaga Kesehatan Bakal Diisi PPPK

Salah satu kementerian yang mengalami perubahan dan mendapatkan kuota CPNS cukup besar adalah Kemenristekdikti. Seperti diketahui saat ini bidang pendidikan tinggi kembali pindah ke Kemendikbud. Sehingga otomatis lowongan dosen PNS di kampus negeri saat ini masuk ke Kemendikbud.

Dirjen Sumber Daya Iptek-Dikti Kemenristekdikti (masih pakai nomenklatur lama sampai Desember) Ali Ghufron Mukti berharap melalui seleksi CPNS baru 2019, bisa disaring calon dosen berkualitas.

“Karena dosen paling menentukan. Jika dosennya hebat, ada harapan perguruan tingginya ikut hebat,” katanya di malam Anugrah Diktendik (pendidik dan tenaga kependidikan) Berprestasi 2019 tadi malam.

Ghufron berharap para dosen yang lolos jadi CPNS kelak bisa terus berprestasi. Tidak sebatas mengajar di kelas saja. Tetapi juga mengembangkan inovasi dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu para dosen juga diminta untuk menghasilkan paten sebanyak-banyaknya. Apalagi saat ini pemilik paten bisa mendapatkan hak kekayaan intelektual atas patennya.

“Jadi tidak benar dosen itu ngomongnya sak dus, uangnya sak sen,” katanya lantas tertawa. (wan/prokal)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: cpns 2019kemenpanrb
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hak Tenaga Kerja Masjid Terapung Selambai Diabaikan

Next Post

Mentawir, Taman Indah di Calon Ibu Kota Negara

Related Posts

Wacana Pemerintah Hapus Honorer, Targetnya Tuntas 2021
Nasional

Wacana Pemerintah Hapus Honorer, Targetnya Tuntas 2021

27 Januari 2020, 20:00
Bukan PNS Lagi, Guru dan Tenaga Kesehatan Bakal Diisi PPPK
Nasional

Bukan PNS Lagi, Guru dan Tenaga Kesehatan Bakal Diisi PPPK

4 November 2019, 12:00
PPP Berharap Jadi Pemenang Ke-3 di Indonesia
Nasional

Daftar CPNS 2019 Hanya 5 Dokumen, Boleh Swafoto Bergaya

31 Oktober 2019, 18:00
400 Ribu PNS Bakal Terdampak Pemangkasan Jabatan Eselon
Nasional

400 Ribu PNS Bakal Terdampak Pemangkasan Jabatan Eselon

31 Oktober 2019, 17:00
Persiapkan Diri! Kuota CPNS Bontang Hanya 117 Formasi
Bontang

Persiapkan Diri! Kuota CPNS Bontang Hanya 117 Formasi

30 Oktober 2019, 16:30
Usul Formasi CPNS Bontang Akan Direvisi
Bontang

Usul Formasi CPNS Bontang Akan Direvisi

28 Oktober 2019, 13:05

Terpopuler

  • Pemprov Kaltim Setop Bayar Iuran BPJS Warga, Wali Kota Neni; Kami Siapkan Langkah Antisipasi

    Pemprov Kaltim Setop Bayar Iuran BPJS Warga, Wali Kota Neni; Kami Siapkan Langkah Antisipasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Tabrak Median di Jalan Cipto Mangunkusumo Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Ajakan Demo Kenaikan Tarif Air PDAM Bontang, Ini Kata Kapolres

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
No Result
View All Result

Komentar Terbaru

    Arsip

    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    • Desember 2022
    • November 2022
    • Oktober 2022
    • September 2022
    • Agustus 2022
    • Juli 2022
    • Juni 2022
    • Mei 2022
    • April 2022
    • Maret 2022
    • Februari 2022
    • Januari 2022
    • Desember 2021
    • November 2021
    • Oktober 2021
    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Desember 2020
    • November 2020
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Agustus 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Februari 2020
    • Januari 2020
    • Desember 2019
    • November 2019
    • Oktober 2019
    • September 2019
    • Agustus 2019
    • Juli 2019
    • Juni 2019
    • Mei 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Februari 2019
    • Januari 2019
    • Desember 2018
    • November 2018
    • Oktober 2018
    • September 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Juni 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Februari 2018
    • Januari 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2017
    • Juni 2017
    • Mei 2017
    • April 2017
    • Maret 2017
    • Februari 2017
    • Januari 2017
    • Desember 2016

    Kategori

    • Advertorial
    • Bontang
    • Breaking News
    • Catatan
    • Celoteh Edwin
    • Cerpen
    • Dahlan Iskan
    • Dispopar
    • DPRD Bontang
    • ekonomi
    • Entertainment
    • Feature
    • Hikmah
    • Hoaks atau Tidak?
    • Infografis
    • Internasional
    • Kaltim
    • Kesehatan
    • Kolom Redaksi
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Lensa
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Loker Bontang
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemkot Bontang
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Polling
    • PON 2021 Papua
    • Pupuk Kaltim
    • Ragam
    • Society

    Meta

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org
    • Indeks Berita
    • Redaksi
    • Mitra
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
    • Kontak

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Advertorial
      • Advertorial
      • Pemkot Bontang
      • DPRD Bontang
    • Ragam
      • Infografis
      • Internasional
      • Olahraga
      • Feature
      • Resep
      • Lensa
    • LIVE

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.