Dapat Rekomendasi, Siap Tanggalkan Jabatan
SANGATTA – Irjen Pol Safaruddin Kapolda Kaltim mengaku siap menjadi Gubernur ataupun Wakil Gubernur Kaltim mendatang jika dirinya diberikan amanah oleh rakyat Kaltim. Saat ini akunya, tinggal menunggu persetujuan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Pasalnya, pria yang juga berprofesi sebagai ustad tersebut hanya mendaftar kepada PDIP. Tidak dengan partai lainnya.
Sehingga apapun hasilnya, dirinya menerima dengan lapang dada. Apakah mendapatkan restu, hanya dipinang menjadi Calon Wakil Gubernur atau menjadi kandidat Calon Gubernur. Semua diserahkan kepada partai. Dirinya hanya menunggu hasil akhir.
“Saya juga sudah mendaftar, sudah ikut tes juga. Jadi tinggal menunggu rekomendasi saja lagi dari partai PDIP. Mau menjadi Calon Gubernur kah, Wakil ataupun tidak. Kalaupun tidak dapat rekom tidak ada masalah juga. Intinya saya menunggu saja lagi,” ujar Kapolda Kaltim Safaruddin saat menyambangi Kutim sejak Jumat hingga minggu kemarin.
Jika dirinya benar mendapatkan rekomendasi pencalonan, maka ia siap melepas jabatannya sebagai Kapolda Kaltim. Karena hal tersebut merupakan konsekuensi pasti. Harus memilih satu dari dua pilihan. Terlebih hal itu merupakan kewajiban yang sudah tertuang dalam peraturan.
“Saya enggak bisa berhayal apakah dapat Cagub atau Wakil. Karena belum ada kepastian. Tetapi jika memang mendapatkan rekom, maka saya siap melepas Kapolda. Kan harus begitu memang. Enggak mungkin keduanya,” katanya.
Disinggung mengenai tujuannya berkecimpung dalam bursa pencalonan Pilgub mendatang, karena ingin membangun Kaltim dan tentunya mensejahtrakan masyarakat. Bukan karena kepentingan pribadi ataupun tujuan lain. Hanya saja lagi lagi, semua itu diserahkan kepada pengusung dan permintaan rakyat.
“Jika Allah berkehendak, apapun bisa terjadi. Ikuti saja alur yang ada. Yang jelas jika diberikan amanah, maka saya siap menjalankan amanah tersebut. Jikapun tidak, maka akan tetap mengandikan diri untuk mengayomi masyarakat di kepolisian,” katanya. (dy)







