BONTANGPOST.ID, Bontang – Komisi A DPRD Bontang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke dua puskesmas. Kunjungan dilakukan ke Puskesmas Bontang Selatan I dan II, Senin (7/7).
Kunjungan dipimpin Ketua Komisi A, Heri Keswanto. Fokus kunjungan adalah mengevaluasi layanan kesehatan secara langsung. “Kami ingin dengar langsung kondisi di lapangan,” kata Heri.
Dia menjelaskan, masukan dari puskesmas akan menjadi bahan pembahasan anggaran. “Kami hanya ingin memastikan pelayanan berjalan baik,” ujarnya.
Pembahasan anggaran akan dilakukan dalam waktu dekat. “Supaya kami tahu mana yang prioritas dan mana yang bukan,” jelasnya.
Dengan begitu, proses pembahasan tidak akan berbelit. Komisi A juga meminta Dinas Kesehatan aktif memantau lapangan. Termasuk memastikan ketersediaan sarana dan prasarana. Juga memastikan tenaga medis bekerja dalam kondisi layak.
“Pelayanan harus ditingkatkan demi kenyamanan pasien,” ucapnya.
Dalam kunjungan ke Puskesmas Bontang Selatan II, Komisi A menyoroti tumpang tindih aplikasi. Masyarakat yang berobat harus mengisi 4 hingga 5 aplikasi. “Ini terlalu banyak dan menyulitkan,” kata Heri.
Menurutnya, tidak semua warga memahami teknologi. Hal itu berisiko menghambat pelayanan. “Ini juga jadi perhatian kami,” tambahnya.
Komisi A berencana membawa persoalan ini ke Kementerian Kesehatan. “Dalam waktu dekat kami ingin kunjung ke Kemenkes langsung kondisi di lapangan,” terangnya.
Ia menilai pemerintah pusat perlu mendengar keluhan ini. “Kasihan masyarakat, jangan dipersulit dengan sistem yang rumit,” pungkas politisi Gerindra tersebut. (*)







