• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Status Pembangunan Kilang Masih Menggantung

by BontangPost
16 Juli 2021, 09:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi kilang

Ilustrasi kilang

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Status rencana pembangunan kilang minyak atau grass root refinery (GRR) di Kota Taman masih abu-abu. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan sejauh ini koordinasi dengan pihak yang menggantikan Pertamina yakni Sanurhasta belum tersambung.

“Belum bisa kontek perusahaannya. Kami juga berkomunikasi dengan Bappenas untuk meminta bantuan menyambungkan tetapi juga belum ada respons dari mereka (perusahaan tersebut),” kata Amiruddin.

Sebelumnya Pertamina, Kementerian ESDM, Bapelitbang Kaltim, Bapelitbang Bontang, Bappenas, Sanurhasta melakukan pembahasan melalui video telekonferensi pada Februari silam. Ini sebagai langkah penyusunan rencana program jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim dan Bontang.

“RPJMD Kaltim tidak ada perubahan. Terkait di Perpres ini menjadi target capaiannya presiden untuk menjadi proyek strategis nasional. Kami diundang untuk mendengarkan dari pertamina,” ucapnya.

Baca Juga:  50 Perusahaan Kepincut Garap Kilang Bontang

Kala itu hasil pembahasan ialah Pertamina menarik diri dari proyek pembangunan kilang Bontang. Terdapat tiga faktor yang melandasi yakni permintaak minyak dalam negeri yang menurun, permasalahan lahan, dan belum ada investor yang berminat pasca diputusnya kerja sama perusahaan dari Oman yakni Overseas Oil and Gas (OOG).

“Saat itu Sanurhasta berminat untuk melanjutkan rencana pengembangan refinery di Bontang. Sehingga bapenas tidak melakukan revisi terkait perpres untuk pembangunan kilang di Kota Taman,” tutur dia.

Bappenas pun meminta dukungan Pemkot Bontang dan Pemprov Kaltim untuk menjadikan agenda terkait itu. Namun hingga sekarang tidak ada tindak lanjut pembahasan dengan Sanurhasta.

“Wali kota dan Bapelitbang sebenarnya berencana untuk mendatangi perusahaan itu. Tetapi karena pandemi jadi belum ada waktu,” terangnya.

Meski demikian, pemkot berharap perusahaan tersebut melanjutkan pembangunan kilang Bontang. Tentunya masih dibutuhkan dukungan dari pertamina terkait dengan pembeliannya. Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim HM Aswin menerangkan, Kilang Minyak Bontang memiliki nilai strategis untuk memenuhi kebutuhan minyak di wilayah timur Indonesia. Sebesar 300 ribu barel per hari. Dengan nilai investasi USD 14,9 miliar. “Ini rencana awal. Saya enggak tahu kelanjutannya. Tapi, pemerintah akan melakukan pembangunan kilang minyak di Bontang,” katanya dalam rapat daring pekan lalu.

Baca Juga:  Kilang Bontang Diwacanakan Pindah, Pemkot Bentuk Tim Percepatan

Dia mengungkapkan, salah satu wujud keseriusan pemerintah daerah menyukseskan proyek tersebut, jika pembangunan Kilang Minyak Bontang masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kaltim dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota (RTRWK) Bontang. Megaproyek itu ditetapkan sebagai kawasan strategis provinsi berdasarkan peraturan daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 tentang RTRWP Kaltim. Selain itu, rencana pembangunan GRR Bontang, telah diakomodasi dalam revisi RTRW Bontang yang dituangkan dalam Perda Nomor 13 Tahun 2019 tanggal 6 Desember 2019. Bahkan telah masuk dalam Perpres Nomor 56 Tahun 2018 tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) yang perlu dituntaskan.

Menurutnya, Pemkot Bontang, telah mencadangkan lahan sekira 1.000 hektare. Selain itu, kebutuhan pembangunan kilang juga bisa memanfaatkan lahan eks PT Badak Natural Gas Liquefaction seluas 400 hektare. Dengan kebutuhan dana sekira Rp 197,59 triliun. Aswin mengatakan, rencana pembangunan Kilang Minyak Bontang dibiayai dengan skema pendanaan melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Target, semula GRR Bontang dioperasikan pada 2024. ”Perkembangan terakhir, saya tidak tahu. Apakah lanjut atau tidak,” tandasnya. (*/ak)

Baca Juga:  Nasib Proyek Kilang Bontang, Perusahaan Migas Oman Berharap Pertamina Buka Dialog
Tags: Kilang Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kebakaran Tempat Fotokopi di Depan Rudal Bontang, Api Diduga dari Mesin Laminating

Next Post

Perlu Beras Cadangan, Pemkot Bontang Bersurat ke Bulog

Related Posts

Cadangan Gas ‘Raksasa’ Diyakini Tingkatkan Kapasitas Kilang Bontang
Bontang

Cadangan Gas ‘Raksasa’ Diyakini Tingkatkan Kapasitas Kilang Bontang

14 Oktober 2023, 09:00
Produksi Gas Merakes Melonjak, Kilang LNG Bontang Bisa Bangkit (Lagi)
Bontang

Produksi Gas Merakes Melonjak, Kilang LNG Bontang Bisa Bangkit (Lagi)

25 Februari 2023, 07:52
LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang
Bontang

LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang

30 Oktober 2022, 17:06
Pembangunan Kilang Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Minta Pemkot Permudah Perizinan
DPRD Bontang

Pembangunan Kilang Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Minta Pemkot Permudah Perizinan

7 Agustus 2022, 11:00
Sudah Bebaskan Puluhan Hektare Lahan, Berharap Kilang Bontang Dilanjutkan
Bontang

Sudah Bebaskan Puluhan Hektare Lahan, Berharap Kilang Bontang Dilanjutkan

29 Juli 2022, 13:00
Investor Pikir-pikir Ambil Alih Kilang Minyak Bontang
Nasional

18 Proyek Pertamina yang Bisa Tangkal Impor Migas, Termasuk Kilang Bontang

14 Juni 2022, 09:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.