<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bantuan pemkot Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/bantuan-pemkot/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/bantuan-pemkot/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Nov 2017 13:42:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>bantuan pemkot Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/bantuan-pemkot/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wawali Bagikan Bantuan Kemensos</title>
		<link>https://bontangpost.id/wawali-bagikan-bantuan-kemensos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2017 03:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=24348</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase memberikan langsung bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI untuk 28 aslut dan 9 penyandang cacat. Dari bantuan yang diberikan, diharapkan para penerima bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan gizi penerima. Setelah Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni sempat juga memberikan secara langsung kepada 2 penerima bantuan pada Selasa (7/11) lalu, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wawali-bagikan-bantuan-kemensos/">Wawali Bagikan Bantuan Kemensos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase memberikan langsung bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI untuk 28 aslut dan 9 penyandang cacat. Dari bantuan yang diberikan, diharapkan para penerima bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan gizi penerima.</p>
<p>Setelah Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni sempat juga memberikan secara langsung kepada 2 penerima bantuan pada Selasa (7/11) lalu, kini giliran Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase yang mendatangi langsung penerima di wilayah Guntung dan Loktuan pada Kamis (9/11) kemarin.</p>
<p>Dikatakan Basri Rase, saling memberi dan membagi kepada orang yang membutuhkan sangatlah baik dilakukan, agar mereka dapat merasakan kebahagiaan dari bantuan yang diterima.</p>
<p>“Hari ini (kemarin, Red) kami memberikan langsung bantuan dari Kemensos kepada lansia di Kelurahan Guntung dan penyandang cacat di Kelurahan Gunung Elai,” jelas Basri Rase, Kamis kemarin.</p>
<p>Basri mengharapkan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi penerima, sehingga dapat mengurangi sedikit bebannya.</p>
<p>“Semoga berkah dan bermanfaat untuk saudara-saudara kami,” ujarnya.</p>
<p>Saat memberikan langsung bantuan, Basri didampingi Koramil Bontang serta Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Bontang, Abdu Safa Muha, serta para pekerja sosial sebagai pendamping penerima bantuan.</p>
<p>Ditambahkan Abdu Safa Muha, pemberian bantuan ini merupakan lanjutan dari hari sebelumnya. Pasalnya, sebanyak 28 lansia dan 9 penyandang cacat tak bisa diberikan dalam waktu satu hari. Sementara Kamis kemarin, sudah hampir seluruh bantuan diterima oleh penerimanya.</p>
<p>“Sisa beberapa lagi, mungkin besok (hari ini, Red) kami selesaikan,” ujarnya.</p>
<p>Safa mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada 28 Aslut atau lanjut usia (lansia) sebesar Rp 200 ribu perbulan dan diberikan selama 10 bulan. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok penerimanya terutama untuk sembako.</p>
<p>Sementara bagi penyandang cacat, diberikan kepada 9 disabilitas dengan besaran Rp 300 ribu perbulan, dan diberikan selama 10 bulan.</p>
<p>“Khusus untuk yang disabilitas, bantuan yang diberikan bisa dibelikan mainan jika memang butuh untuk menstimulan, tapi kalau lansia hanya untuk perbaikan gizi,” ungkapnya.</p>
<p>Dari bantuan yang disalurkan, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai kebutuhan penerima, sehingga bisa mengurangi sedikit bebannya. Safa juga berharap jika pusat memberikan kuota tambahan, maka pihaknya akan memperlebar sasaran penerimanya.</p>
<p>“Dan yang paling penting di sini, bantuan ini saya jamin tidak ada pemotongan dan diberikan secara tunai,” pungkasnya.(mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wawali-bagikan-bantuan-kemensos/">Wawali Bagikan Bantuan Kemensos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tas dan Sepatu Tertahan di Perbatasan</title>
		<link>https://bontangpost.id/tas-dan-sepatu-tertahan-di-perbatasan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2017 03:51:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=23846</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Penyaluran tas sekolah sudah tuntas. Namun, beberapa sekolah masih belum menikmatinya, seperti di perbatasan Bontang dan Kutim. Hal ini dikarenakan belum jelasnya status wilayah sekolah tersebut. “Yang di SDN 003 Bontang Barat belum berani kami salurkan, karena masuk luar wilayah Bontang, yakni Kutim. Termasuk sekolah yang berada di daerah Sidrap. Ini peruntukannya kan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tas-dan-sepatu-tertahan-di-perbatasan/">Tas dan Sepatu Tertahan di Perbatasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Penyaluran tas sekolah sudah tuntas. Namun, beberapa sekolah masih belum menikmatinya, seperti di perbatasan Bontang dan Kutim. Hal ini dikarenakan belum jelasnya status wilayah sekolah tersebut. “Yang di SDN 003 Bontang Barat belum berani kami salurkan, karena masuk luar wilayah Bontang, yakni Kutim. Termasuk sekolah yang berada di daerah Sidrap. Ini peruntukannya <em>kan</em> buat masyarakat Bontang,” jelas PPTK pengadaan paket perlengkapan sekolah gratis <em>Disdik</em><em> Bontang</em>, <em>Saparudin</em>.</p>
<p>Tak ingin menjadi temuan yang bermasalah, Disdik masih menunggu rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai permasalahan ini. Oleh karena itu, perlengkapan sekolah gratis untuk sekolah-sekolah tersebut masih ditahan.</p>
<p>“Ketika kami salurkan, nanti ada temuan BPK, siapa yang mau mengembalikan? Jadi lebih baik ditahan dulu,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu lanjut Saparudin, tas dan sepatu yang masih tertahan tersebut akan disalurkan untuk mengganti tas dan sepatu sekolah yang rusak.  Saat ini kata dia, ada 4 tas dan 4 sepatu yang rusak. “Selagi menunggu tas dan sepatu yang baru datang, tas yang rusak diganti dengan persediaan yang ada dulu,” jelasnya.</p>
<p>Sepatu dan tas yang rusak dengan ketentuan cacat mutu digaransi oleh Disdik. Bahkan Disdik akan mengganti dengan barang baru jika terdapat laporan dari masyarakat yang disampaikan kepada pihak sekolah, selanjutnya pihak sekolah akan meneruskan ke Disdik.</p>
<p>Adapun garansi yang diakomodir oleh penyedia jasa berdurasi selama 1 bulan. Disdik mengimbau, mengingat barang yang rusak akan dikirim ke Surabaya di mana tempat penyedia jasa membuat maka perlu waktu untuk pengiriman.</p>
<p>“Kalau 1 minggu ini ada yang rusak cepat lapor ke sekolah supaya bisa kami kirim segera ke pabriknya,” tukasnya. (*/ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tas-dan-sepatu-tertahan-di-perbatasan/">Tas dan Sepatu Tertahan di Perbatasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Alat Sekolah Masuk ULP</title>
		<link>https://bontangpost.id/bantuan-alat-sekolah-masuk-ulp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 May 2017 04:57:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[seragam dan sepatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=13257</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berharap Juni Sudah Bisa Diberikan Surat Perintah Kerja BONTANG – Bantuan alat sekolah yang merupakan program Pemkot Bontang sudah masuk di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan sudah masuk tahapan lelang. Mulai dari sepatu, tas sekolah dan baju seragam sekolah.  Jika tak ada hambatan, pekan depan pemenang lelang sudah ditentukan. Dan Jika tidak ada yang menyanggah, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bantuan-alat-sekolah-masuk-ulp/">Bantuan Alat Sekolah Masuk ULP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berharap Juni Sudah Bisa Diberikan Surat Perintah Kerja</p>
<p>BONTANG – Bantuan alat sekolah yang merupakan program Pemkot Bontang sudah masuk di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan sudah masuk tahapan lelang. Mulai dari sepatu, tas sekolah dan baju seragam sekolah.  Jika tak ada hambatan, pekan depan pemenang lelang sudah ditentukan. Dan Jika tidak ada yang menyanggah, awal Juni pemenang lelang sudah bisa memulai melakukan pekerjaannya.</p>
<p>PPTK program bantuan sekolah, yang juga Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang Saparuddin mengatakan, semua item memang sudah masuk lelang. Untuk sepatu dan tas sudah memasuki tahapan verifikasi. Sementara item baju seragam baru dilaunching  Rabu (17/5)  lalu. “Karena sudah masuk di ULP, kami tinggal menunggu saja hasil lelangnya,” jelas Saparuddin saat dihubungi Bontang Post, Sabtu (20/5) kemarin.</p>
<p>Untuk baju seragam, dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp 6.038.930.150 memang baru dibuka pada tanggal 17 Mei 2017. Tahapan lelangnya, baru memasuki pengumuman pascakualifikasi hingga 24 Mei mendatang dengan diikuti oleh 34 peserta. Untuk item sepatu sekolah sejak dilaunching 4 Mei lalu, saat ini sudah memasuki tahapan evaluasi penawaran hingga tanggal 22 Mei nanti dengan 73 peserta.</p>
<p>Pagu anggaran sepatu mencapai Rp 6.773.352.300, tetapi nilai HPS paketnya hanya Rp 6.141.774.100. Sedangkan tas sekolah, sama dengan sepatu sudah masuk tahapan evaluasi penawaran oleh 82 peserta. Dari nilai pagu mencapai Rp 5.421.780.000 nilai HPS nya menjadi Rp 5.174593.600. “HPS itu merupakan harga hasil survei yang ternyata lebih murah dari nilai pagu,” terangnya.</p>
<p>Dikatakan Saparuddin, lamanya proses lelang jika berjalan lancar yakni selama satu bulan. Oleh karena itu dia mengharapkan pekan depan sudah ada pemenang lelang. Setelah diumumkan pemenangnya, diberi waktu satu pekan yakni masa sanggah. Jika tidak ada yang menyanggah, maka pemenang sudah bisa melaksanakan kontrak kerjasamanya. “Awal Juni sudah bisa diberikan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada pemenang, sehingga pelaksanaan penyediaan barang segera dilakukan,” ungkap dia.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, program bantuan sekolah berupa baju seragam, tas dan sepatu gratis bisa diberikan saat tahun ajaran baru mendatang. Namun, karena adanya gagal lelang, maka proses lelang harus diulang. Sehingga, Pemkot berharap agar proses lelang berjalan lancar tanpa kendala dan kegagalan. Meskipun tidak selesai tepat saat tahun ajaran baru, tetapi program tersebut bisa selesai di tahun 2017 ini. (mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bantuan-alat-sekolah-masuk-ulp/">Bantuan Alat Sekolah Masuk ULP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
