<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bebas Kantong Plastik Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/bebas-kantong-plastik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/bebas-kantong-plastik/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Dec 2018 15:24:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Bebas Kantong Plastik Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/bebas-kantong-plastik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Larangan Gunakan Kantong Plastik Dapat Dukungan </title>
		<link>https://bontangpost.id/larangan-gunakan-kantong-plastik-dapat-dukungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2018 08:50:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bebas Kantong Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Kantong Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=55932</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Para pedagang mendukung program pemerintah  yang melarang menggunakan kantong plastik. Pasalnya bila diterapkan, dapat menguntungkan pedagang karena tidak lagi membeli kantong plastik. Salah seorang pedagang di sekitar Pasar Sementara Rawa Indah, Nanang mengungkapkan, dari sisi pedagang, mereka sangat setuju bila kantong plastik tidak digunakan lagi. Bahkan diakui Nanang itu program sangat bagus, karena [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/larangan-gunakan-kantong-plastik-dapat-dukungan/">Larangan Gunakan Kantong Plastik Dapat Dukungan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Para pedagang mendukung program pemerintah  yang melarang menggunakan kantong plastik. Pasalnya bila diterapkan, dapat menguntungkan pedagang karena tidak lagi membeli kantong plastik.</p>
<p>Salah seorang pedagang di sekitar Pasar Sementara Rawa Indah, Nanang mengungkapkan, dari sisi pedagang, mereka sangat setuju bila kantong plastik tidak digunakan lagi. Bahkan diakui Nanang itu program sangat bagus, karena akan menghemat  pengeluaran tokonya. Sebab diakui Nanang, untuk kantong plastik saja, sehari mereka bisa menghabiskan sekira 3 hingga 4 pak kantong plastik per hari. Tentunya bila dikalikan dalam sebulan, memakan biaya yang tak sedikit. “Malah senang sekali kami, karena akan semakin hemat,” ungkapnya, jumat (7/12) kemarin.</p>
<p>Nanang mengatakan, baiknya program tersebut juga disosialisasikan kepada masyarakat agar mereka tahu. Karena menurutnya, sekarang masyarakat mau yang simpel saja ketika datang belanja. Berbeda waktu dulu, para pembeli pasti membawa keranjang.  “Jadi intinya kalau kami ya setuju saja, tinggal mereka (masyarakat, Red)  saja,” tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, di lokasi yang sama, salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku, penggunaan kantong plastik itu cukup menguras kantong. Karena pada saat membungkus barang belanjaan, mereka banyak yang meminta lebih. Bila begitu, tentu akan semakin banyak kantong plastik yang habis. Artinya akan semakin banyak pula pengeluaran.</p>
<p>“Kalau program pemerintah, kami setuju saja asal tidak merugikan kami,” ujarnya.</p>
<p>Sementara, Store Manager Plaza Taman Ramayana Bontang, Irfan mengungkapkan, pihaknya beberapa hari lalu memang telah mengikuti sosialisasi terkait larangan penggunaan kantong plastik dari Pemkot Bontang. Pihaknya pun sangat mendukung program tersebut. Karena memang kantong plastik ke depan tidak akan digunakan lagi. Terkait hal tersebut, dia pun mengaku itu bukan hal yang baru karena ritel di Balikpapan sudah lama menerapkan program itu.</p>
<p>“Kalau kami bila itu diterapkan, solusinya adalah kami akan menggunakan paper bag dari kain,” paparnya.</p>
<p>Sekedar info, bahwa Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Pengurangan Sampah Plastik Sekali Pakai baru disahkan. Terkait hal tersebut, Pemkot akan menyosialisasikan kepada pengusaha dan konsumen selama tiga bulan, terhitung dari awal bulan depan. (ver)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/larangan-gunakan-kantong-plastik-dapat-dukungan/">Larangan Gunakan Kantong Plastik Dapat Dukungan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bontang Menuju Bebas Kantong Plastik </title>
		<link>https://bontangpost.id/bontang-menuju-bebas-kantong-plastik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2018 08:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bebas Kantong Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=55599</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG –  Bontang akan menerbitkan Peraturan Wali Kota (perwali) tentang Pengurangan Penggunaan Produk Plastik Sekali Pakai. Itu dilakukan guna menuju Kota Taman bebas kantong plastik. Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Anwar Sadat menjelaskan, untuk menuju bebas kantong plastik, Pemkot telah membuat perwali. Untuk progresnya, saat ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bontang-menuju-bebas-kantong-plastik/">Bontang Menuju Bebas Kantong Plastik </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG –  Bontang akan menerbitkan Peraturan Wali Kota (perwali) tentang Pengurangan Penggunaan Produk Plastik Sekali Pakai. Itu dilakukan guna menuju Kota Taman bebas kantong plastik.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Anwar Sadat menjelaskan, untuk menuju bebas kantong plastik, Pemkot telah membuat perwali. Untuk progresnya, saat ini masih di bagian hukum pemerintahan dan menunggu tanda tangan wali kota Bontang. Bila itu rampung, maka secara bertahap  nanti tidak ada lagi masyarakat menggunakan kantong plastik.</p>
<p>“Plastik sekali pakai itu meliputi kantong plastik, sedotan, dan <em>stereofoam</em>,” jelasnya, Senin (3/12) kemarin.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Sadat ini memaparkan, itu dilakukan karena sampah plastik tidak dapat didaur ulang. Kemudian dapat merusak sarana prasarana publik. Seperti pencemaran pada taman, mengganggu daerah resapan air, kawasan industri dan wisata.</p>
<p>Selain itu, akan dilakukan dalam penerapan kebijakan dan strategi daerah (Jakstrada) pengurangan sampah rumah tangga dan sejenis rumah tangga. Yang akan diwajibkan kepada semua daerah terutama yang mengikuti penilaian adipura. “Ini juga karena Indonesia merupakan negara urutan kedua yang paling banyak membuang sampah di laut,” ungkapnya.</p>
<p>Anwar menambahkan, dalam hal ini pihaknya akan menggelar sosialisasi. Rencananya akan dipaparkan langsung oleh pihak kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (Kemen-LHK). “Kamis (6/12) ini, sosialisasi jakstrada dan pengurangan penggunaan produk plastik sekali pakai kami laksanakan. Untuk penerapannya kami akan menyasar ke ritel, pasar hingga warung,”  tutupnya. <strong>(ver)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bontang-menuju-bebas-kantong-plastik/">Bontang Menuju Bebas Kantong Plastik </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
