<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bocah Tenggelam Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/bocah-tenggelam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/bocah-tenggelam/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Mar 2024 06:57:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Bocah Tenggelam Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/bocah-tenggelam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sudah Tiga Kejadian Anak Tenggelam, Warga Guntung Minta Bantaran Sungai Dipagari</title>
		<link>https://bontangpost.id/sudah-tiga-kejadian-anak-tenggelam-warga-guntung-minta-bantaran-sungai-dipagari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2024 06:57:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[anak tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=124463</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Kasus tenggelamnya anak-anak di Sungai Guntung bukanlah kali pertama. Ketua RT 02 Saiful menjelaskan, sebelumnya sudah ada dua kejadian anak yang tenggelam di sungai yang menjadi batas antara RT 02 dan RT 08 itu. Namun tidak sampai merenggut nyawa, seperti yang terjadi terhadap bocah 3,5 tahun yang meninggal dunia karena tenggelam, Senin (11/3/2024) [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sudah-tiga-kejadian-anak-tenggelam-warga-guntung-minta-bantaran-sungai-dipagari/">Sudah Tiga Kejadian Anak Tenggelam, Warga Guntung Minta Bantaran Sungai Dipagari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Kasus tenggelamnya anak-anak di Sungai Guntung bukanlah kali pertama.</p>
<p>Ketua RT 02 Saiful menjelaskan, sebelumnya sudah ada dua kejadian anak yang tenggelam di sungai yang menjadi batas antara RT 02 dan RT 08 itu.</p>
<p>Namun tidak sampai merenggut nyawa, seperti yang terjadi terhadap bocah 3,5 tahun yang meninggal dunia karena tenggelam, Senin (11/3/2024) pagi.</p>
<p>“Sudah pernah kejadian dan saat itu korbannya selamat, karena ketahuan warga. Ini kali ketiga,” jelasnya kepada redaksi bontangpost.id.</p>
<p>Ia pun sangat menyayangkan hal itu. Disebutkan dia, mestinya ada akses jalan di bantaran sungai. Mengingat sehari-sehari, mayoritas warga kerap melintas di bagian atas turap yang lebarnya hanya sekitar 40 sentimeter.</p>
<p>“Anak sekolah juga seringnya lewat sini (bantaran sungai),” sebutnya.</p>
<p>Apabila tidak berhati-hati, maka dapat terpeleset dan tercebur ke sungai. Apalagi jalur sungai tersebut sering dilewati oleh buaya.</p>
<p>“Memang membahayakan di sini (bantaran sungai),” ujar dia.</p>
<p>Pihaknya pun telah mengusulkan pelebaran akses jalan di wilayah tersebut pada 2021 lalu. Kendati begitu belum terealisasi.</p>
<p>Jika pelebaran jalan dilakukan, maka ia mengharapkan adanya pagar. Hal tersebut untuk meminimalisasi potensi kejadian serupa terulang lagi.</p>
<p>“Supaya aman. Kami ingin jalan di area bantaran sungai ini dilebarkan dan diberi pagar,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sudah-tiga-kejadian-anak-tenggelam-warga-guntung-minta-bantaran-sungai-dipagari/">Sudah Tiga Kejadian Anak Tenggelam, Warga Guntung Minta Bantaran Sungai Dipagari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditemukan Mengapung, Begini Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Guntung</title>
		<link>https://bontangpost.id/ditemukan-mengapung-begini-kronologi-bocah-tenggelam-di-sungai-guntung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2024 05:07:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[anak tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=124456</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Bocah laki-laki yang meninggal karena tenggelam ditemukan mengapung dengan posisi telentang. Ia ditemukan di Sungai Guntung yang merupakan perbatasan antara RT 02 dan 08. Berdasarkan keterangan Saiful, kakek korban, awalnya korban diminta pulang untuk mandi oleh ibunya. Saat itu mereka tengah berada di kediaman neneknya. Rumah korban pun tak jauh. Hanya berkisar beberapa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ditemukan-mengapung-begini-kronologi-bocah-tenggelam-di-sungai-guntung/">Ditemukan Mengapung, Begini Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Guntung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Bocah laki-laki yang meninggal karena tenggelam ditemukan mengapung dengan posisi telentang.</p>
<p>Ia ditemukan di Sungai Guntung yang merupakan perbatasan antara RT 02 dan 08.</p>
<p>Berdasarkan keterangan Saiful, kakek korban, awalnya korban diminta pulang untuk mandi oleh ibunya. Saat itu mereka tengah berada di kediaman neneknya.</p>
<p>Rumah korban pun tak jauh. Hanya berkisar beberapa meter dari rumah neneknya.</p>
<p>&#8220;Kalau pulang harusnya tinggal lurus saja. Kebetulan di rumah juga ada ayahnya. Tapi ternyata dia (korban) berbelok ke arah sungai,&#8221; katanya.</p>
<p>Selang 20 menit, ibu korban mencari anaknya di rumah. Namun tidak menemukannya. Ia pun berniat melihat CCTv di lingkungan tersebut, tetapi CCTv tidak berfungsi.</p>
<p>Sementara ayahnya langsung mencari ke arah sungai dan melihat ada seorang anak yang mengapung.</p>
<p>&#8220;Awalnya warga mengira itu boneka. Ternyata anak kecil,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ayah korban kemudian lompat ke sungai yang saat itu tengah berangsur surut. Namun ketinggian air masih sepinggang orang dewasa.</p>
<p>&#8220;Kalau untuk ukuran anak kecil, masih cenderung dalam,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Korban berhasil dinaikkan ke daratan. Warga yang berada di sekitar pun sempat memberikan pertolongan pertama.</p>
<p>&#8220;Waktu dicek masih ada denyut nadinya. Jadi langsung dibawa ke RS Pupuk Kaltim,&#8221; sambung dia.</p>
<p>Nahasnya, bocah yang berusia sekitar 3,5 tahun itu tidak dapat tertolong. Ia dinyatakan meninggal pada 09.40 di rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Saat ini masih disemayamkan di rumah duka. Nanti sore baru dikebumikan,&#8221; pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ditemukan-mengapung-begini-kronologi-bocah-tenggelam-di-sungai-guntung/">Ditemukan Mengapung, Begini Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Guntung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Terpeleset, Bocah Laki-Laki di Guntung Tenggelam hingga Meninggal Dunia</title>
		<link>https://bontangpost.id/diduga-terpeleset-bocah-laki-laki-di-guntung-tenggelam-hingga-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2024 04:51:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[anak tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[korban tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=124452</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Bocah laki-laki berusia sekitar 3,5 tahun di Kelurahan Guntung meninggal dunia, Senin (11/3/2024). Lurah Guntung Denny Febrian membenarkan hal itu. Korban meninggal dunia diduga karena tenggelam di sungai dekat rumahnya. &#8220;Informasi yang saya terima seperti itu. Warga tinggal di wilayah RT 01,&#8221; katanya. Sementara salah seorang saksi Nasrullah menjelaskan, ia menemukan korban sudah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/diduga-terpeleset-bocah-laki-laki-di-guntung-tenggelam-hingga-meninggal-dunia/">Diduga Terpeleset, Bocah Laki-Laki di Guntung Tenggelam hingga Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Bocah laki-laki berusia sekitar 3,5 tahun di Kelurahan Guntung meninggal dunia, Senin (11/3/2024).</p>
<p>Lurah Guntung Denny Febrian membenarkan hal itu. Korban meninggal dunia diduga karena tenggelam di sungai dekat rumahnya.</p>
<p>&#8220;Informasi yang saya terima seperti itu. Warga tinggal di wilayah RT 01,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara salah seorang saksi Nasrullah menjelaskan, ia menemukan korban sudah terapung dalam keadaan telentang di sungai.</p>
<p>&#8220;Sempat dikira boneka. Tapi ternyata anak kecil,&#8221; jelas dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: </strong><a href="https://bontangpost.id/ditemukan-mengapung-begini-kronologi-bocah-tenggelam-di-sungai-guntung/">Ditemukan Mengapung, Begini Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Guntung</a></p>
<p>Adapun korban diduga terpeleset dan tercebur ke sungai. Keadaan air saat itu setinggi pinggang orang dewasa.</p>
<p>&#8220;Kondisinya air mau surut sudah,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Saat ditemukan, sempat dilakukan pertolongan pertama. Namun bagian mulut dan hidung sudah mengeluarkan busa.</p>
<p>Adapun tidak ditemukan luka di bagian tubuh korban.</p>
<p>Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 09.40.</p>
<p>&#8220;Rencananya akan dimakamkan sore ini di TPU Semayang,&#8221; pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/diduga-terpeleset-bocah-laki-laki-di-guntung-tenggelam-hingga-meninggal-dunia/">Diduga Terpeleset, Bocah Laki-Laki di Guntung Tenggelam hingga Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasca Insiden Bocah Tenggelam, Pantai Galau Ditutup</title>
		<link>https://bontangpost.id/pasca-insiden-bocah-tenggelam-pantai-galau-ditutup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2023 06:22:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=109094</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Usai insiden tenggelamnya seorang bocah, Pantai Galau yang terletak di RT 14 Kelurahan Tanjung Laut Indah akhirnya ditutup. Lurah Tanjung Laut Indah Nur Faidah melalui Kasi Pemerintahan dan Trantib Husain mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara warga sekitar, FKPM, kelurahan dan pemilik lahan. &#8220;Sebenarnya sudah dari sebulan lalu mau ditutup. Kami [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pasca-insiden-bocah-tenggelam-pantai-galau-ditutup/">Pasca Insiden Bocah Tenggelam, Pantai Galau Ditutup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Usai insiden tenggelamnya seorang bocah, Pantai Galau yang terletak di RT 14 Kelurahan Tanjung Laut Indah akhirnya ditutup.</p>
<p>Lurah Tanjung Laut Indah Nur Faidah melalui Kasi Pemerintahan dan Trantib Husain mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara warga sekitar, FKPM, kelurahan dan pemilik lahan.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya sudah dari sebulan lalu mau ditutup. Kami juga sudah koordinasi dengan pemilik lahan. Tapi, karena sudah ada insiden ini, kami tidak bisa berdiam diri lagi,&#8221; ucapnya kepada bontangpost, Sabtu (7/1/2023).</p>
<p>Rencananya, penutupan lokasi akan dilangsungkan sore ini sekira pukul 16.30. Nantinya, segala bentuk aktivitas tidak diperkenankan dilakukan di Pantai Galau tanpa sepengetahuan pemilik lahan. Baik itu memancing maupun aktivitas lainnya.</p>
<p>&#8220;Ini masih kami pesankan spanduknya. Semoga cepat jadi. Kami sudah koordinasikan ke semua pihak. Baik itu pihak kepolisian maupun warga sekitar,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Senada, Ketua RT 14 Masnah mendukung penutupan Pantai Galau. Sebab, bila malam hari kondisi makin memprihatinkan. Pasalnya, anak muda kerap ditemui melakukan hal-hal negatif.</p>
<p><strong>Baca juga; <a href="https://bontangpost.id/selamat-dari-maut-bocah-tenggelam-di-pantai-galau-dirawat-di-rumah-sakit/">Selamat dari Maur, Bocah Tenggelam di Pantai Galau Dirawat di Rumah Sakit </a></strong></p>
<p>&#8220;Haduh, kalau malam ada aja itu anak-anak minum di situ. Jadi bagus kalau ditutup. Malah kami maunya pas puncaknya Covid-19 kemarin ditutup selamanya sampai sekarang. Tapi, kan kami tidak bisa melarang warga yang datang. Nah, karena hal ini kami tidak punya pilihan lain,&#8221; tutupnya.<strong> (*) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pasca-insiden-bocah-tenggelam-pantai-galau-ditutup/">Pasca Insiden Bocah Tenggelam, Pantai Galau Ditutup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat dari Maut, Bocah Tenggelam di Pantai Galau Dirawat di Rumah Sakit</title>
		<link>https://bontangpost.id/selamat-dari-maut-bocah-tenggelam-di-pantai-galau-dirawat-di-rumah-sakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2023 05:40:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=109086</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Seorang bocah ditemukan tenggelam di Pantai Galau Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan, Sabtu (7/1/2023) pagi. Diketahui identitas bocah tersebut ialah AN (12) warga Jalan Sutan Syahrir, RT 08, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan. Ketua RT 14 Masnah yang juga tetangga korban mengatakan bahwa AN berniat berenang di Pantai Galau sejak Jumat kemarin. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/selamat-dari-maut-bocah-tenggelam-di-pantai-galau-dirawat-di-rumah-sakit/">Selamat dari Maut, Bocah Tenggelam di Pantai Galau Dirawat di Rumah Sakit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Seorang bocah ditemukan tenggelam di Pantai Galau Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan, Sabtu (7/1/2023) pagi.</p>
<p>Diketahui identitas bocah tersebut ialah AN (12) warga Jalan Sutan Syahrir, RT 08, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.</p>
<p>Ketua RT 14 Masnah yang juga tetangga korban mengatakan bahwa AN berniat berenang di Pantai Galau sejak Jumat kemarin. Namun, niat AN diketahui oleh Masnah dan ibunya. Yang kemudian melarang AN untuk berenang.</p>
<p>Namun, pada hari ini usai mengambil rapor di sekolah AN bersama rekannya M (11) tanpa sepengetahuan orangtuanya berenang di pantai tersebut.</p>
<p>&#8220;Iya, kemarin kami larang. Eh, ini tadi malah pergi diam-diam,&#8221; tuturnya saat dijumpai.</p>
<p><strong>Baca juga; <a href="https://bontangpost.id/bocah-tenggelam-di-pantai-galau-tanjung-laut-indah/">Bocah Tenggelam di Pantai Galau Tanjung Laut Indah</a></strong></p>
<p>Diketahui, AN tidak bisa berenang. Masnah menjelaskan sekira pukul 09.30, korban bersama M sepulang mengambil rapor di sekolah.</p>
<p>Keduanya menuju Pantai Galau untuk berenang. Namun sekira 30 menit mereka berenang, M naik ke darat kemudian melihat AN sudah tidak ada di air. Mengetahui hal itu, M langsung meminta tolong kepada warga yang ada di sekitar pantai. Warga pun langsung memberikan pertolongan pertama dan membawa AN ke rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Untung ada pemancing di situ terus lagi surut airnya. Kalau tidak aduh saya tidak tahu lagi,&#8221; aku Masnah.</p>
<p>Saat ini, AN tengah mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Saat ini kondisi AN masih syok berat pasca kejadian.</p>
<p>&#8220;Tadi pas di bawa ke rumah sakit dia enggak sadarkan diri. Barusan aja ini sadar. 10 menit lalu lah,&#8221; tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/selamat-dari-maut-bocah-tenggelam-di-pantai-galau-dirawat-di-rumah-sakit/">Selamat dari Maut, Bocah Tenggelam di Pantai Galau Dirawat di Rumah Sakit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asyik Mandi, Bocah SD “Ditelan” Sungai </title>
		<link>https://bontangpost.id/asyik-mandi-bocah-sd-ditelan-sungai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Oct 2018 07:30:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=52563</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA- Kabar duka datang dari Sungai Kelinjau, Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong. Bocah SD kelas 3 dinyatakan tenggelam sekira pukul 17.00 wita saat asyik berenang menggunakan pelampung jeriken. Hingga berita ini dituliskan, nama anak tersebut belum terkonfirmasi. Saat kejadian naas itu, tak ada yang tahu persis hilangnya bocah tersebut. Kejadian begitu tiba-tiba. Hilangnya anak ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/asyik-mandi-bocah-sd-ditelan-sungai/">Asyik Mandi, Bocah SD “Ditelan” Sungai </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA- Kabar duka datang dari Sungai Kelinjau, Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong. Bocah SD kelas 3 dinyatakan tenggelam sekira pukul 17.00 wita saat asyik berenang menggunakan pelampung jeriken. Hingga berita ini dituliskan, nama anak tersebut belum terkonfirmasi.</p>
<p>Saat kejadian naas itu, tak ada yang tahu persis hilangnya bocah tersebut. Kejadian begitu tiba-tiba. Hilangnya anak ini dilaporkan warga setempat.  Setelah dinyatakan hilang, keluarga korban langsung melapor ke aparat keamanan.</p>
<p>&#8220;Informasi  dari pihak keluarga, anak kelas 3 SD ini tidak tahu (bisa, <em>Red.</em>) berenang dan mandi gunakan pelampung jeriken di sungai. Pelampungnya terlepas dan anaknya tenggelam,&#8221; ujar Junaedi warga setempat.</p>
<p>Korban, kata  Junaedi, saat bermain di sungai ditinggal oleh kedua orang tuanya ke kebun sawit. Anak itu dititipkan kepada keluarga. Entah seperti apa kejadiannya, korban langsung mandi di sungai dan dinyatakan hilang.</p>
<p>&#8220;Dari malam (24/10) hingga hari ini (26/10) masih melakukan pencarian. Korban masih dicari warga,&#8221; kata  Junaedi.</p>
<p>Berbagai macam cara dilakukan warga. Mulai dari menyusuri bibir sungai, hingga menggunakan jaring untuk menahan korban.</p>
<p>&#8220;Sampai  warga  mengunakan rengge (jaring) ikan nyusuri sungai mencari korban,&#8221; katanya.</p>
<p>Dirinya berharap, korban dapat segera ditemukan. Pastinya, warga setempat beserta aparat terus melakukan pencarian.</p>
<p>&#8220;Kita berdoa korban segera ditemukan. Besar harapan dalam keadaan hidup. Karena kami semua bersedih atas kehilangan anak tersebut,&#8221; katanya.</p>
<p>Kasatreskrim AKP Yuliansyah menuturkan, pihaknya belum mengetahui kabar terkini atas hilangnya anak di Muara Ancalong. Polres masih menunggu kabar teranyar dari Polsek setempat.</p>
<p>&#8220;Masih dilakukan pencarian. Kami masih menunggu kabar. Kita doakan saja agar segera ditemukan,&#8221; harapnya. (dy)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/asyik-mandi-bocah-sd-ditelan-sungai/">Asyik Mandi, Bocah SD “Ditelan” Sungai </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
