<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Booster kedua Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/booster-kedua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/booster-kedua/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Sep 2022 04:47:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Booster kedua Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/booster-kedua/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Genjot Dosis Booster Kedua, Bontang Tunggu Suplai Vaksin dari Provinsi</title>
		<link>https://bontangpost.id/genjot-dosis-booster-kedua-bontang-tunggu-suplai-vaksin-dari-provinsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2022 07:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Booster kedua]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=104607</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Dinas Kesehatan terus menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Taman. Termasuk dosis keempat bagi tenaga kesehatan. Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Adi Permana mengatakan saat ini pihaknya menunggu distribusi vaksin Pfizer berikutnya. “Belum lagi dapat setelah akhir Agustus silam,” kata Adi. Menurutnya pasokan tambahan sangat diperlukan. Sebab pada kloter pertama vaksinasi masih menyasar bagi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/genjot-dosis-booster-kedua-bontang-tunggu-suplai-vaksin-dari-provinsi/">Genjot Dosis Booster Kedua, Bontang Tunggu Suplai Vaksin dari Provinsi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Dinas Kesehatan terus menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Taman. Termasuk dosis keempat bagi tenaga kesehatan. Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Adi Permana mengatakan saat ini pihaknya menunggu distribusi vaksin Pfizer berikutnya.</p>
<p>“Belum lagi dapat setelah akhir Agustus silam,” kata Adi.</p>
<p>Menurutnya pasokan tambahan sangat diperlukan. Sebab pada kloter pertama vaksinasi masih menyasar bagi nakes yang melakukan pelayanan terdepan kepada pasien. Meliputi dokter, perawat, bidan, dan petugas laboratorium. Artinya untuk manajemen faskes dan SDM Kesehatan lainnya akan disalurkan pada tahap kedua.</p>
<p>“Nantinya kami akan drop lagi ke faskes bagi mereka yang belum terima dosis keempat,” ucapnya.</p>
<p>Skema penyaluran ke faskes ini dipandang lebih efisien. Pasalnya mereka yang mengerti nakes di area tugasnya masing-masing. Sehingga meminimalisasi nakes yang belum kebagian kuota. Selain itu, nakes juga bisa menuju ke Gedung Arena Eks MTQ untuk mendapatkan booster ini.</p>
<p>Kebijakan untuk booster kedua ini dipandang perlu. Sebab tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam memerangi pandemi covid-19. Termasuk ikut dalam menyalurkan vaksinasi kepada masyarakat. “Pandemi belum berakhir. Sementara kekebalan tubuh ketika sudah menginjak enam bulan pasca vaksinasi sebelumnya itu sudah menurun. Jadi butuh dosis kedua booster,” tutur dia.</p>
<p>Diketahui jumlah tenaga kesehatan di Kota Taman mencapai 2.500. Namun pada penyaluran pertama baru kebagian 1.002 dosis. Berdasarkan data terbaru capaian dosis keempat telah mencapai 23,1 persen. Angka ini merupakan kelima tertinggi se-Kaltim. Setelah Balikpapan, Samarinda, Kubar, dan Kukar.</p>
<p>Seluruh nakes sebelumnya mendapatkan vaksin merek Moderna untuk dosis ketiga. Pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan jika booster pertama menggunakan Moderna maka booster kedua bisa menggunakan merek serupa atau Pfizer. Namun untuk Moderna saat ini mengalami hambatan terkait stok. Dengan ketentuan untukpemberian Pfizer ialah setengah dosis atau 0,15 mililiter. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/genjot-dosis-booster-kedua-bontang-tunggu-suplai-vaksin-dari-provinsi/">Genjot Dosis Booster Kedua, Bontang Tunggu Suplai Vaksin dari Provinsi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stok Vaksinasi Booster Kedua untuk Nakes Sedikit, Distribusi Terbatas</title>
		<link>https://bontangpost.id/stok-vaksinasi-booster-kedua-untuk-nakes-sedikit-distribusi-terbatas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2022 00:37:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Booster kedua]]></category>
		<category><![CDATA[covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=103179</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Dinas Kesehatan telah menyalurkan vaksinasi booster kedua untuk tenaga kesehatan selama dua hari belakangan. Namun demikian sasarannya masih terbatas. Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Adi Permana mengatakan kegiatan ini terpusat di sentral vaksin. Tepatnya di Gedung Eks Arena MTQ, komplek Stadion Bessai Berinta. Ia menjelaskan jumlah ketersediaan vaksin moderna saat ini hanya tujuh vial. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/stok-vaksinasi-booster-kedua-untuk-nakes-sedikit-distribusi-terbatas/">Stok Vaksinasi Booster Kedua untuk Nakes Sedikit, Distribusi Terbatas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15"><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Dinas </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kesehat</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">an telah menyalurkan vaksin</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">asi booster kedua untuk tenaga kesehatan selama dua hari belakangan. Namun demikian sasarannya masih terbatas.</span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Jubir Satgas Penanganan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Covid-19 Adi Permana mengatakan kegiatan ini terpusat di </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">se</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ntral vaksin</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. Tepatnya </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">di Gedung</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> Eks Arena </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">M</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">TQ, </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">komplek </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Stadion B</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">essai Berinta</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ia menjelaskan jumlah ketersediaan vaksin moderna saat ini hanya tujuh vial</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. Jika diakumulasikan untuk penyaluran booster hanya menyasar 25 nakes. Oleh sebab itu jang</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kauan sementara hanya ke</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> staf Diskes</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">dan petugas </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Puskesmas. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Dengan takaran setengah dosis untuk tiap nakes. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Ini karena sesuai dengan jumlah stok yang ada</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Memang ada pengiriman </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">yang diperuntukkan penyaluran BIN</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">, tetapi kami pakai</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">” kata Adi.</span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">H</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ingga saat ini Diskes belum lagi mendapa</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">t paso</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">kan dari Kementerian Kesehatan. Sebelumnya ia meminta 110 vial </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">vaksin moderna untuk booster kedua </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">nakes. Bahkan informasi kapan supl</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ai dikirim ke Bontang juga belum didapatkannya. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“Kebijakan memang sudah ada tetapi stok vaksinnya yang tidak ada,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">”</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> ucapnya. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Meski demikian untuk skema </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">penyaluran pasca menerima suplai </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Kemenkes </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">seperti sebelumnya. Sesuai ketentuan dosis kedua ini diberikan dengan interval enam bulan sejak vaksinasi dosi</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">s booster pertama. Mengenai teknisnya nanti Diskes akan menyerahkan kepada tiap fasilitas kesehatan. Sebab mereka yang mengerti jumlah tenaga SDM kesehatan masing-masing</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">.</span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“Karena mudah untuk mengeceknya. Siapa yang lep</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">as kalau di sentral itu sulit terdeteksi,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">” tutur dia. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Terkait untuk faskes yang berkategori kecil maka Diskes akan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">mengatur</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> jadwalnya. </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Mereka dikumpulkan menjadi satu di salah satu tempat. Adapun untuk rumah sakit dan </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">klinik besar akan di</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">berikan</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">stok </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">untuk penyaluran vaksin secara mandiri. Adapun</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15"> juml</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ah SDM Kesehatan di Kota Taman mencapai 2.600 orang. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">Diketahui angka kasus paparan di Bontang belakangan ini mengalami peningkatan. Ini sesuai dengan prediksi pemerintah pusat terjadi lonjakan pada akhir Juli </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">atau awal Agustus. Meski demikian </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">keb</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">anyakan orang yang ter</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">p</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">apar k</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">i</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">ni hanya berge</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">jala biasa. Seperti </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">flu pada umumnya. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s2"><span class="bumpedFont15">“Ada dua kemungkinan karena varian yang masuk sudah biasa. Atau </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">vaksin yang sudah tersalurkan telah membentuk </span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">antibod</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">i</span></span> <span class="s2"><span class="bumpedFont15">yang kuat</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">. Sehingg</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">a berpengaruh terhadap daya tahan,</span></span><span class="s2"><span class="bumpedFont15">” sebutnya. </span></span></p>
<p class="s3"><span class="s4"><span class="bumpedFont15">P</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">eningkatan kasus Covid-19 karena munculnya berbagai mutasi subvarian Omicron membuat Kementerian Kesehatan memu</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">tuskan akan menyelenggarakan vaksinasi booster atau dosis penguat kedua mulai 29 Juli. Pemberian booster dilakukan untuk meningkatkan kekebalan seseorang dari Covid-19. Dikutip dari Jawa Pos (induk Kaltim Post), aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Kemen</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">terian Kesehatan Nomor HK.02.02/C/ 3615 /2022 Tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Ke-2 Bagi Sumber Daya Kesehatan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">.</span></span><strong><span class="s4"><span class="bumpedFont15"> (ak)</span></span></strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/stok-vaksinasi-booster-kedua-untuk-nakes-sedikit-distribusi-terbatas/">Stok Vaksinasi Booster Kedua untuk Nakes Sedikit, Distribusi Terbatas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
