<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gugus tugas covid19 Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/gugus-tugas-covid19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/gugus-tugas-covid19/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2020 01:15:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>gugus tugas covid19 Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/gugus-tugas-covid19/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bontang Masuk Zona Kuning Covid-19</title>
		<link>https://bontangpost.id/bontang-masuk-zona-kuning-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 01:30:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[gugus tugas covid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=76800</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan 136 kabupaten/kota yang masuk zona kuning virus corona (covid-19) atau tingkat resiko penularan corona rendah. Gugus Tugas menyebut 136 kabupaten/kota zona kuning ini sudah dapat mulai menyiapkan pelaksanaan aktivitas masyarakat aman dan produktif. &#8220;Definisi zona kuning yang ditetapkan oleh gugus tugas adalah wilayah dengan tingkat risiko rendah,&#8221; [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bontang-masuk-zona-kuning-covid-19/">Bontang Masuk Zona Kuning Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> &#8211; Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan 136 kabupaten/kota yang masuk zona kuning virus corona (covid-19) atau tingkat resiko penularan corona rendah. Gugus Tugas menyebut 136 kabupaten/kota zona kuning ini sudah dapat mulai menyiapkan pelaksanaan aktivitas masyarakat aman dan produktif.</p>
<p>&#8220;Definisi zona kuning yang ditetapkan oleh gugus tugas adalah wilayah dengan tingkat risiko rendah,&#8221; ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dikutip dari situs <em>covid19.go.id</em>, Selasa (9/6/2020).</p>
<p>Sementara untuk kabupaten/kota yang berada di zona hijau berjumlah 92. Sehingga total kabupaten/kota yang masuk zona hijau dan kuning berjumlah 228 atau 44 persen dari total kabupaten/kota secara nasional.</p>
<p>Meski demikian, menurut Doni, perkembangan status wilayah akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat tiap pekan. Jika dalam perkembangan terdapat kenaikan kasus, tim gugus tugas kabupaten/kota dapat memutuskan untuk mengetatkan atau menutup wilayah kembali dengan berkonsultasi bersama gugus tugas pusat.</p>
<p>Kepala BNPB ini menuturkan, pembukaan daerah menuju masyarakat aman dan produktif tetap tergantung kepada kesiapaan daerah dan dukungan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota, harus selalu musyawarah dengan forkopimda dalam setiap pengambilan keputusan,&#8221; katanya.</p>
<p>Doni menegaskan proses pelaksanaan ini harus melalui tahapan prakondisi, yaitu edukasi, sosialisasi, dan simulasi sesuai kondisi dan karakteristik di masing-masing daerah.</p>
<blockquote class="instagram-media" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CBNeMoMHjSA/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12">
<div style="padding: 16px;">
<p>&nbsp;</p>
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" href="https://www.instagram.com/p/CBNeMoMHjSA/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Sebuah kiriman dibagikan oleh BNPB Indonesia (@bnpb_indonesia)</a> pada <time style="font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px;" datetime="2020-06-09T10:10:52+00:00">9 Jun 2020 jam 3:10 PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script><br />
&#8220;Tahapan-tahapan sosialisasi tersebut, tentu harus bisa dipahami, dimengerti, dan dipatuhi masyarakat karena keberhasilan masyarakat aman dan produktif dan aman sangat tergantung kedisiplinan masyarakat, dan kesadaran kolektif dalam mematuhi protokol kesehatan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kabupaten/kota yang sudah berada di zona hijau dan kuning, kata dia, juga harus menyiapkan manajemen krisis, termasuk melakukan monitoring, dan evaluasi.</p>
<p>&#8220;Dengan tetap melaksanakan testing yang masif, tracing yang agresif dan isolasi yang ketat, untuk memutus mata rantai penularan covid-19,&#8221; ujarnya. (psp/osc/cnn)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bontang-masuk-zona-kuning-covid-19/">Bontang Masuk Zona Kuning Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Ketidaksingkronan Data Kasus Korona, Ini Kata Ketua Gugus Tugas Covid-19</title>
		<link>https://bontangpost.id/ada-ketidaksingkronan-data-kasus-korona-ini-kata-ketua-gugus-tugas-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2020 04:30:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnpb]]></category>
		<category><![CDATA[gugus tugas covid19]]></category>
		<category><![CDATA[virus korona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=74482</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada ketidaksingkronan data yang dimiliki pemerintah pusat dengan pemerintah daerah terkait dengan jumlah masyarakat yang terpapar virus Korona atau Covid-19.</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ada-ketidaksingkronan-data-kasus-korona-ini-kata-ketua-gugus-tugas-covid-19/">Ada Ketidaksingkronan Data Kasus Korona, Ini Kata Ketua Gugus Tugas Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ada ketidaksingkronan data yang dimiliki pemerintah pusat dengan pemerintah daerah terkait dengan jumlah masyarakat yang terpapar virus Korona atau Covid-19. Karena itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo‎ meminta untuk dilakukan pengecekan kembali.</p>
<p>‎”Sudah kami ingatkan supaya dicek soal data-data yang masuk‎. Tetapi sekali lagi data ini harus satu suara, satu sumber,” ujar Doni dalam rapat dengan Komisi VIII DPR, Jakarta, Senin (6/4/2020).</p>
<p>Menurut Doni, semua data itu harus sama dengan daerah. Sehingga ke depannya akan diatur supaya data dari pemerintah pusat bisa singkron dengan data pemerintah daerah.</p>
<p>“Ini semuanya nanti akan diatur lebih lanjut,” katanya.</p>
<p>Doni juga menjelaskan, data yang didapat pemerintah, BPBD dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), semuanya dikumpulkan dan digabung menjadi satu.</p>
<p>“Jadi nanti data dari BPBD dan Kementerian Kesehatan akan pararel,” ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo membenarkan jika data kasus positif virus Korona yang selama ini disajikan pemerintah pusat tidak sinkron dengan pemerintah daerah.</p>
<p>Agus berdalih, asupan data dari Kementerian Kesehatan juga terbatas. Namun, Gugus Tugas tetap mengacu pada data Kementerian Kesehatan.</p>
<p>“Kami dapat masukan data dari Kemenkes terbatas jadi kami belum bisa menghasilkan data yang sangat lengkap atau terbuka,” katanya.</p>
<p>Agus menjelaskan, BNPB kini membangun aplikasi Lawan Covid-19 yang nantinya digunakan untuk menampung data terkait kasus positif. Harapannya, bisa menghasilkan data yang lebih sesuai dengan kenyataan di lapangan.</p>
<p>Agus juga mengamini, jika data antara pemerintah pusat dan daerah terkait Covid-19 tidak sinkron. Tapi ia mengaku tidak tahu pangkal masalahnya.</p>
<p>Menurut Agus, BNPB bekerja di belakang layar mencatat semua laporan terkait kasus penyakit virus Korona itu dari seluruh daerah. Namun mereka tidak bisa mempublikasikannya karena bukan juru bicara pemerintah.</p>
<p>“Kami punya data dua-duanya. BNPB kumpulkan data dari daerah dan Kemenkes, kami sandingkan. Tapi karena jubirnya Pak Yuri, jadi apa yang disampaikan Pak Yuri itu yang kami publikasikan,” katanya. (jpc)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ada-ketidaksingkronan-data-kasus-korona-ini-kata-ketua-gugus-tugas-covid-19/">Ada Ketidaksingkronan Data Kasus Korona, Ini Kata Ketua Gugus Tugas Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
