<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gunung karangetang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/gunung-karangetang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/gunung-karangetang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Feb 2019 02:40:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>gunung karangetang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/gunung-karangetang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terisolir Akibat Erupsi, Batubulan Rindu Bantuan</title>
		<link>https://bontangpost.id/terisolir-akibat-erupsi-batubulan-rindu-bantuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2019 03:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[desa batubulan]]></category>
		<category><![CDATA[gunung karangetang]]></category>
		<category><![CDATA[sitaro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=59228</guid>

					<description><![CDATA[<p>SITARO—Erupsi Gunung Karangetang membawa sangat berdampak di Desa Batubulan. 453 jiwa penduduk harus terisolasi. Gara-gara akses darat yang menghubungkan Batubulan dengan desa lain terbawa lava. Masyarakat pun tak bisa beraktivitas seperti biasa. Serba terbatas. Warga tak bisa ke kebun. Termasuk melaut. Sebagian besar anak-anak pun tidak sekolah. Cuaca ekstrem yang melanda Sitaro, memperparah dampak erupsi. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terisolir-akibat-erupsi-batubulan-rindu-bantuan/">Terisolir Akibat Erupsi, Batubulan Rindu Bantuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SITARO—Erupsi Gunung Karangetang membawa sangat berdampak di Desa Batubulan. 453 jiwa penduduk harus terisolasi. Gara-gara akses darat yang menghubungkan Batubulan dengan desa lain terbawa lava. Masyarakat pun tak bisa beraktivitas seperti biasa. Serba terbatas. Warga tak bisa ke kebun. Termasuk melaut. Sebagian besar anak-anak pun tidak sekolah. Cuaca ekstrem yang melanda Sitaro, memperparah dampak erupsi. Batubulan makin sulit dijangkau. Akibat angin dan gelombang menghiasi lautan.</p>
<p>Untuk mencapai Desa Batubulan dalam membawa logistik, petugas baik BPBD, BNPB, Basarnas, TNI/Polri serta relawan, harus melewati gelombang, serta angin kencang. Ditambah lagi, suasana mencekam saat malam tiba. Pasalnya lava turut memutuskan jaringan listrik di Batubulan. Membuat desa ini gelap gulita. Yang difungsikan dua mesin genset. Ini dipakai di Pos Pengungsian dan kantor desa.</p>
<p>Bupati Sitaro Evangelian Sasingen mengatakan, hingga saat ini pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder memasok ketersediaan pangan pada 453 penduduk di Batubulan. &#8220;Mereka masih bermukim di rumah masing-masing. Mereka sudah diberikan bantuan beras rawan pangan serta sembako lainnya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dipaparkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bob Wuaten, ada 216 pengungsi. Ditempatkan di shelter sebanyak 132 orang, di pos pengungsian kantor desa 42 orang, sisanya di rumah keluarga. Saat ini tim tanggap darurat juga terus memasok suplai BBM untuk generator di Desa Batubulan. Serta kebutuhan air bersih. “Meski sering terkendala cuaca buruk saat jalur laut, namun bantuan tetap tersalur,&#8221; kunci Wuaten.(drp/gel/jpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terisolir-akibat-erupsi-batubulan-rindu-bantuan/">Terisolir Akibat Erupsi, Batubulan Rindu Bantuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Karangetang Erupsi, Lava Pijar Isolasi Kampung Batubulan</title>
		<link>https://bontangpost.id/gunung-karangetang-erupsi-lava-pijar-isolasi-kampung-batubulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2019 01:30:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung karangetang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=58635</guid>

					<description><![CDATA[<p>SITARO—Aliran lava akibat erupsi gunung Karangetang, di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro memutuskan akses di Kampung Batubulan, Kecamatan Siau Barat Utara. Alhasil, desa tersebut terisolasi. Pasalnya lava setinggi 50 meter menimbun jembatan penghubung. Serta merusak aliran listrik di Batubulan. Danramil Siau Piter Masina mengatakan, saat ini personel TNI dan Polri siaga di lokasi luncuran lava. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gunung-karangetang-erupsi-lava-pijar-isolasi-kampung-batubulan/">Gunung Karangetang Erupsi, Lava Pijar Isolasi Kampung Batubulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SITARO—Aliran lava akibat erupsi gunung Karangetang, di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro memutuskan akses di Kampung Batubulan, Kecamatan Siau Barat Utara. Alhasil, desa tersebut terisolasi. Pasalnya lava setinggi 50 meter menimbun jembatan penghubung. Serta merusak aliran listrik di Batubulan. Danramil Siau Piter Masina mengatakan, saat ini personel TNI dan Polri siaga di lokasi luncuran lava. Untuk menjaga warga tidak mendekat di radius 3 Km.</p>
<p>&#8220;Saat ini lava berjarak 300 meter dari pemukiman warga. Kita terus mengevakuasi. Jumlah pengungsi 112 orang di dua kampung. Yakni Kawahang dan Kiawang. Warga juga sudah mendapatkan penanganan dari BPBD. Termasuk berbagai pihak yang menyalurkan bantuan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Bupati Sitaro Evangelian Sasingen SE mengatakan, masih ada warga tertinggal di Desa Batubulan. &#8220;Mereka memilih bertahan dan tidak mau dievakuasi ke pengungsian. Meski saat ini Batubulan dapat dikatakan lumpuh total,&#8221; bebernya.</p>
<p>Plt Kepala BPBD Ch Bob Wuaten mengatakan, pihaknya bersiaga di pengungsian dan lokasi kejadian. &#8220;Supaya saat warga minta dievakuasi kita cepat mengambil tindakan. Meski saat ini dikategorikan sudah reda, namun masih ada lucuran lava. Sehingga kita tetap waspada,&#8221; kuncinya.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro sedang menghitung kerugian material akibat erupsi Gunung Karangetang. Kepala Dinas PU melalui Kepala Bidang Bina Marga Audi Sembel mengatakan, keseluruhan paket jalan memakan anggaran Rp 34 miliar. &#8220;Namun tidak seluruhnya rusak akibat erupsi Karangetang,&#8221; bebernya.</p>
<p>Satu jembatan penghubung dan beberapa meter aspal di sekitarnya rusak berat. “Nanti kita melihat kondisi, apakah bisa diperbaiki atau dibuat baru. Sebab erupsi masih terjadi. Struktur permukaan juga berbeda. Karena timbunan material mengeras. Kerugian saat ini untuk jembatan sepanjang 11,4 meter mencapai 2 miliar lebih,&#8221; singkatnya.</p>
<p>Bupati Sitaro Evangelian Sasingen SE mengatakan pihaknya siap melakukan berbagai perbaikan infrastruktur pasca bencana. “Namun ini dilakukan bertahap. Kita tangani masyarakat lebih dulu,&#8221; tuturnya. (jpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gunung-karangetang-erupsi-lava-pijar-isolasi-kampung-batubulan/">Gunung Karangetang Erupsi, Lava Pijar Isolasi Kampung Batubulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
