<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indra Sjafri Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/indra-sjafri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/indra-sjafri/</link>
	<description>Portal resmi Bontang Post, menyajikan berita terkini dari wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Nasional, dan Internasional.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Feb 2025 06:41:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Indra Sjafri Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/indra-sjafri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gagal Bawa Timnas U-20 Capai Target, Indra Sjafri Dipecat PSSI</title>
		<link>https://bontangpost.id/gagal-bawa-timnas-u-20-capai-target-indra-sjafri-dipecat-pssi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 06:41:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Indra Sjafri]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U-20]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=136141</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID &#8211; Akhirnya PSSI memecat Indra Sjafri. Dalam bahasa Ketua PSSI Erick Thohir, pihaknya membebaskan tugaskan Indra Sjafri. PSSI membebastugaskan pelatih timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri, setelah pelatih berusia 62 tahun itu gagal mencapai target pada Piala Asia U-20 2025. “Setelah kami di PSSI, baik saya, Wakil Ketua Umum, dan para Exco mengadakan evaluasi, kami [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gagal-bawa-timnas-u-20-capai-target-indra-sjafri-dipecat-pssi/">Gagal Bawa Timnas U-20 Capai Target, Indra Sjafri Dipecat PSSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID &#8211; </strong>Akhirnya PSSI memecat Indra Sjafri. Dalam bahasa Ketua PSSI Erick Thohir, pihaknya membebaskan tugaskan Indra Sjafri.</p>
<p>PSSI membebastugaskan pelatih timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri, setelah pelatih berusia 62 tahun itu gagal mencapai target pada Piala Asia U-20 2025.</p>
<p>“Setelah kami di PSSI, baik saya, Wakil Ketua Umum, dan para Exco mengadakan evaluasi, kami berkeputusan untuk melepas Coach Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas U-20,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Minggu.</p>
<p>“Saya pribadi dan PSSI sangat berterima kasih atas jasa dan kerja keras yang telah ditunjukkan Coach Indra selama menangani Garuda Muda sehingga punya prestasi juara AFF U-19 2024 dan lolos Piala Asia U-20 2025,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Erick selanjutnya menyatakan bahwa PSSI akan segera mencari pengganti Indra, supaya program pembinaan prestasi pesepak bola muda dapat terus berjalan.</p>
<p>Lebih lanjut, Erick menyatakan, PSSI akan segera mencari pengganti Indra Sjafri agar program pembinaan prestasi para pesepak bola muda yang sudah berjalan dalam dua tahun terakhir ini tetap berkelanjutan demi mempersiapkan mereka sebagai pelapis utama Timnas senior di masa mendatang.</p>
<p>&#8220;Keputusan untuk melepas Coach Indra diambil secara profesional. Artinya, Coach Indra juga memahami dan menerima keputusan tersebut. Secara pribadi dan organisasi, hubungan kami tetap baik. Coach Indra masih dan akan tetap menjadi bagian dari sepak bola Indonesia,&#8221; ujar Erick.</p>
<p>Pelatih Indra gagal memenuhi target yang dibebankan kepadanya untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia U-20 2025, yakni dengan minimal mencapai semifinal pada Piala Asia U-20 2025 di China.</p>
<p>Garuda Nusantara hanya menduduki posisi ketiga di klasemen akhir Grup C, di bawah dua tim yang lolos ke fase berikunya, yakni Iran dan Uzbekistan. Dari tiga pertandingan yang dimainkan, Indonesia hanya mengumpulkan satu poin.</p>
<p>Pada pertandingan pembukaan Piala Asia U-20 2025, timnas U-20 takluk 0-3 dari Iran, dan kemudian menyerah 1-3 di tangan juara bertahan Uzbekistan. Satu-satunya poin yang didapat timnas Indonesia adalah saat mereka bermain imbang tanpa gol dengan Yaman pada pertandingan terakhir.</p>
<p>Secara posisi, hasil itu sama dengan yang diraih timnas Indonesia U-20 pada Piala Asia U-20 2023. Saat itu, tim yang diasuh oleh Pelatih Shin Tae-yong menghuni posisi ketiga di klasemen akhir Grup A dengan empat poin, hasil dari kalah 0-1 dari Irak, menang 1-0 atas Suriah, dan imbang 0-0 dengan Uzbekistan.</p>
<p>Sebelumnya, Indra sukses membawa tim-tim asuhannya untuk menjuarai Piala AFF U-19 2013 dan 2024, Piala AFF U-22 2019, serta memenangi medali emas SEA Games 2023.<strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/gagal-bawa-timnas-u-20-capai-target-indra-sjafri-dipecat-pssi/">Gagal Bawa Timnas U-20 Capai Target, Indra Sjafri Dipecat PSSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Final AFF Cup U-22, Indonesia Siap Antisipasi Solidnya Pertahanan Thailand</title>
		<link>https://bontangpost.id/final-aff-cup-u-22-indonesia-siap-antisipasi-solidnya-pertahanan-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2019 08:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[aff cup u-22]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indra Sjafri]]></category>
		<category><![CDATA[thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=59895</guid>

					<description><![CDATA[<p>PHNOM PENH – Timnas Indonesia U-22 sudah melesakkan enam gol sepanjang perhatalan Piala AFF U-22 2019. Timnas dan Vietnam pun tercatat sebagai tim paling produktif pada turnamen yang berlangsung di Phonm Penh, Kamboja itu. Ini menjadi modal penting bagi timnas saat menghadapi Thailand pada laga final di National Olympic Stadium, Phnom Penh malam nanti WIB [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/final-aff-cup-u-22-indonesia-siap-antisipasi-solidnya-pertahanan-thailand/">Final AFF Cup U-22, Indonesia Siap Antisipasi Solidnya Pertahanan Thailand</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PHNOM PENH – Timnas Indonesia U-22 sudah melesakkan enam gol sepanjang perhatalan Piala AFF U-22 2019. Timnas dan Vietnam pun tercatat sebagai tim paling produktif pada turnamen yang berlangsung di Phonm Penh, Kamboja itu. Ini menjadi modal penting bagi timnas saat menghadapi Thailand pada laga final di National Olympic Stadium, Phnom Penh malam nanti WIB (siaran langsung RCTI pukul 18.30 WIB).</p>
<p>Sekaligus, ini menjadi tantangan bagi Bagas Adi Nugroho dkk. Sebab, modal Thailand menyongsong laga final juga tak kalah bagus. Jika timnas tercatat sebagai tim paling produktif, Thailand merupakan tim yang paling solid. Hingga semifinal lalu, gawang Thailand yang dikawal Korraphat Nareechan belum pernah kebobolan! Bandingkan dengan timnas yang sudah kemasukan tiga gol.</p>
<p>Alexandre Gama selaku pelatih Thailand bangga dengan catatan impresif timnya. Terutama, saat Thailand berhasil menjaga catatan tak kebobolan di laga semifinal lalu (24/2). Padahal, Thailand harus bermain hingga 120 menit. &#8221;Itu (laga semifinal melawan Kamboja) sangat berat. Tapi, saya lega karena tidak kebobolan. Kami seharusnya bisa bermain lebih baik lagi jika mampu mendominasi penguasaan bola,&#8221; kata Gama.</p>
<p>Laga selama 120 menit plus adu penalti itu, diakuinya sangat menguras stamina. Apalagi, Thailand harus bermain malam hari, dan Indonesia bermain sore hari. &#8220;Kami berada dalam kondisi yang tidak lebih baik. Tapi yang paling penting kami bisa masuk final. Sekarang mood pemain bagus dan mereka sangat termotivasi,&#8221; papar pelatih asal Brasil itu.</p>
<p>&#8220;Kami punya staff yang bagus. Saya percaya sama mereka. Jika kondisi pemain sudah pulih, mungkin akan ada rotasi. Tapi saya akan memastikan dulu hal itu. Saya percaya pada tim ini,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Indra Sjafri yang menyaksikan duel Kamboja versus Thailand di semfinal, mengaku sudah mengantongi kekuatan lawan. Indra juga lega lantaran anak asuhnya lebih bugar ketimbang lawan. Thailand juga lawan yang sangat familiar buat Indra. Pelatih asal Sumatera Barat itu pernah menghadapi Thailand di fase grup Piala AFF U-19 2018. Pada laga terakhir di fase grup, Thailand mengalahkan Indonesia dengan skor 2-1.</p>
<p>Tapi, pada laga perebutan tempat ketiga, Indra dan pasukannya bisa revans dan mengalahkan Thailand 2-1. Beberapa pemain Thailand U-19 masih bercokol di Kamboja. Salah satunya Korawich Tasa. &#8220;Tentu itu menjadi hal positif buat kami. Kemudian kami juga bermain malam karena para pemain lebih nyaman bermain malam. Mudah-mudahan besok (hari ini) semua berjalan lancar,&#8221; kata Indra.</p>
<p>Indra menganggap, kekuatan tim di AFF U-22 tidak jauh berbeda. &#8220;Dalam turnamen ini semua kualitas tim merata. Kami sudah sering ketemu Thailand. Jadi sudah saling tahu kekuatan masing-masing,&#8221; tuturnya. &#8221;Kemarin (Minggu, red) saya sudah lihat permainan mereka selama 120 menit. Mudah-mudahan bisa kami antisipasi,&#8221; ungkap mantan pelatih Bali United itu. (gil/bas/jpg)</p>
<p><strong>Perkiraan Pemain</strong></p>
<p>Indonesia (4-3-3); 12-Awan Setho Raharjo (g); 14-Ansnawi Mangukualam, 5-Bagas Adi Nugroho (c), 4-Nurhidayat, 11-Firza Andika; 23-Sani Riski Fauzi, 7-M. Luthfi, 18-Gian Zola; 10-Osvaldo Haay, 3-Marinus Wanewar, 8-Witan Sulaiman</p>
<p>Pelatih : Indra Sjafri</p>
<p>Thailand (4-4-2); 1-Korraphat Nareechan (g); 3-Kritsada Nontharat,4-Chatchai Saengdao, 12-Kittipong Sansanit, 15-Sarngkan Promsupa (c); 11-Jedsadakorn Kowngam, Jaroensak Wonggorn, Sakunchai Saengthopho, 16-Anon Samakorn; 10-Korawich Tasa, 9-Rittitach Pranithi</p>
<p>Pelatih : Alexandre Gama</p>
<p>Stadion : National Olympic Stadium, Phnom Penh</p>
<p>Live : RCTI pukul 18.30 WIB</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/final-aff-cup-u-22-indonesia-siap-antisipasi-solidnya-pertahanan-thailand/">Final AFF Cup U-22, Indonesia Siap Antisipasi Solidnya Pertahanan Thailand</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indra Sjafri Bantah Latih BFC</title>
		<link>https://bontangpost.id/indra-sjafri-bantah-latih-bfc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2018 23:30:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang FC]]></category>
		<category><![CDATA[Indra Sjafri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=32030</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Munculnya kabar Indra Sjafri bakal menjadi pelatih Bontang FC (BFC), dibantah mantan pelatih Timnas U-19 tersebut. Indra mengaku, dirinya diundang ke Bontang Kamis (15/2) kemarin, hanya untuk menghadiri peresmian akademi saja. &#8220;Kata siapa (jadi pelatih, Red.)? Saya diundang hari ini (kemarin, Red.) hanya untuk launching akademi dan ESBM manajemen, itu saja,&#8221; ujar Indra [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/indra-sjafri-bantah-latih-bfc/">Indra Sjafri Bantah Latih BFC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Munculnya kabar Indra Sjafri bakal menjadi pelatih Bontang FC (BFC), dibantah mantan pelatih Timnas U-19 tersebut. Indra mengaku, dirinya diundang ke Bontang Kamis (15/2) kemarin, hanya untuk menghadiri peresmian akademi saja.</p>
<p>&#8220;Kata siapa (jadi pelatih, Red.)? Saya diundang hari ini (kemarin, Red.) hanya untuk launching akademi dan ESBM manajemen, itu saja,&#8221; ujar Indra Sjafri ketika dihubungi oleh Bontang Post melalui sambungan telepon, kemarin (15/2).</p>
<p>Dikatakannya akademi itu nantinya bukan hanya untuk menyuplai tim Bontang FC saja, tetapi lebih ke untuk kepentingan baik tim lainnya, maupun Timnas Indonesia.  &#8220;Bukan hanya untuk Bontang saja tetapi untuk Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Hal ini berbanding terbalik dengan yang dikatakan Ketua Askot PSSI Kota Bontang, Andi Faisal. Dirinya mengatakan mendatangkan Indra Sjafri guna mengangkat kembali prestasi BFC di kancah sepak bola. “Kalaupun tidak turun sebagai pelatih dia bakal jadi CEO untuk BFC,” kata Andi Faisal.</p>
<p>Dilanjutkan pria yang kerap disapa Andi Faiz ini, adapun pemain yang menghiasi skuat BFC untuk mengarungi kompetisi ke depan langsung dibawa oleh Indra Sjafri. Asal muasal dari pemain itu dari akademi bentukan pelatih yang sukses membawa Timnas U-19 menjuarai kejuaraan remaja U-19 AFF di tahun 2013.</p>
<p>“Nanti dia (Indra Sjafri, Red.) memberikan pemain terbaiknya untuk dibawa ke Bontang,” tuturnya.</p>
<p>Sementara target yang dipatok oleh Askot PSSI Bontang dengan adanya kerja sama itu ialah berhasil lolos ke Liga 3 tingkat Nasional dan menjadi kampiun di kompetisi itu. Dengan target tersebut maka kasta bermain meningkat di tahun selanjutnya. “Pasti bisa tahun ini naik dari Liga 3, tahun depan Liga 2. Sudah bertahan di Liga 2 dulu baru Liga 1,” targetnya.</p>
<p>Berkaitan dengan kerjasama dengan Paytren, Andi Faiz enggan untuk menyebutkan nominalnya. Akan tetapi ia berjanji pada proses launching yang bakal dihelat sebelum kompetisi Liga 3 Asprov dimulai yakni di bulan April, nominal tersebut bakal diumumkannya. (*/ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/indra-sjafri-bantah-latih-bfc/">Indra Sjafri Bantah Latih BFC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
