<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Karhutla Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/karhutla/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/karhutla/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 11:14:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Karhutla Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/karhutla/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka</title>
		<link>https://bontangpost.id/polda-kaltim-ungkap-37-kasus-karhutla-33-orang-jadi-tersangka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 11:14:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=156082</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Balikpapan – Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat 37 laporan polisi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah memasuki tahap penyidikan hingga Oktober 2026. Dari penanganan perkara tersebut, polisi menetapkan 33 tersangka, terdiri atas 31 orang dan dua perusahaan. Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut dalam konferensi pers penegakan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polda-kaltim-ungkap-37-kasus-karhutla-33-orang-jadi-tersangka/">Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>BONTANGPOST.ID, Balikpapan</strong> – Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat 37 laporan polisi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah memasuki tahap penyidikan hingga Oktober 2026. Dari penanganan perkara tersebut, polisi menetapkan 33 tersangka, terdiri atas 31 orang dan dua perusahaan.</p>
<p>Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut dalam konferensi pers penegakan hukum karhutla bersama Ditreskrimsus dan jajaran polres serta polresta, Kamis (29/10/2026).</p>
<p>Berdasarkan data kumulatif sejak Januari hingga 28 Oktober 2026, tercatat 15.747 titik panas (<em>hotspot</em>) dan 10.461 titik api (<em>fire spot</em>) di Kaltim. Total luas lahan yang terbakar mencapai 6.516,81 hektare.</p>
<p>Kabupaten Berau menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 4.008 titik. Disusul Kutai Timur dengan 3.300 titik dan Paser sebanyak 3.000 titik.</p>
<p>Sementara itu, dari sisi luas lahan terbakar, Kutai Kartanegara mencatat luasan terbesar sekitar 1.661 hektare. Berikutnya Berau dengan 1.252 hektare dan Kutai Barat sekitar 1.200,1 hektare.</p>
<p>Besarnya jumlah titik panas dan luas lahan terbakar menjadi perhatian kepolisian. Selain merusak lingkungan, karhutla berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta keseimbangan ekosistem.</p>
<p>Dalam penanganan hukum, sebanyak 30 laporan polisi berkaitan dengan perorangan, sedangkan tujuh laporan lainnya berkaitan dengan korporasi. Seluruh laporan tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan total 33 tersangka.</p>
<p>Penanganan perkara dilakukan oleh sejumlah satuan wilayah. Ditreskrimsus Polda Kaltim menangani empat laporan polisi, Polres Berau sembilan laporan, Polres Kutai Kartanegara tujuh laporan, Polresta Samarinda lima laporan, dan Polres Kutai Timur lima laporan.</p>
<p>Selain itu, Polres Paser dan Polres Penajam Paser Utara masing-masing menangani dua laporan. Sementara Polresta Balikpapan dan Polres Kutai Barat masing-masing menangani satu laporan.</p>
<p>Kapolda Kaltim menegaskan, penegakan hukum akan terus dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan berulang serta melindungi lingkungan.</p>
<p>Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak luas dan berujung pada konsekuensi hukum.</p>
<p>Masyarakat diminta turut berperan dalam pencegahan karhutla dengan menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kebakaran atau aktivitas pembakaran lahan.</p>
<p>Ke depan, Polda Kaltim berkomitmen memperkuat pencegahan melalui koordinasi lintas sektor, peningkatan kewaspadaan, dan penegakan hukum secara berkelanjutan. Keterlibatan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai penting untuk menekan risiko kebakaran serta mencegah kerugian yang lebih besar. <strong>(tribratanewspoldakaltim)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polda-kaltim-ungkap-37-kasus-karhutla-33-orang-jadi-tersangka/">Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan</title>
		<link>https://bontangpost.id/kebakaran-berulang-di-bontang-lestari-petugas-waspadai-titik-api-susulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2026 07:08:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kabut asap]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=156017</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Kebakaran lahan kembali terjadi di Kelurahan Bontang Lestari, Rabu (28/10/2026). Bara api yang diduga belum sepenuhnya padam dari kebakaran sebelumnya menjadi salah satu kemungkinan pemicu munculnya titik api baru. Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Sarkani, mengatakan petugas melakukan pemadaman di Kampung Nyerakat, Jalan Linmas, mulai pukul 10.30 hingga 13.15 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kebakaran-berulang-di-bontang-lestari-petugas-waspadai-titik-api-susulan/">Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="x12ofw9d"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> Kebakaran lahan kembali terjadi di Kelurahan Bontang Lestari, Rabu (28/10/2026). Bara api yang diduga belum sepenuhnya padam dari kebakaran sebelumnya menjadi salah satu kemungkinan pemicu munculnya titik api baru.</p>
<p class="x12ofw9d">Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Sarkani, mengatakan petugas melakukan pemadaman di Kampung Nyerakat, Jalan Linmas, mulai pukul 10.30 hingga 13.15 Wita.</p>
<p class="x12ofw9d">Proses pemadaman berlangsung cukup lama akibat angin kencang dan banyaknya rumput kering yang mudah terbakar.</p>
<p class="x12ofw9d">“Sudah padam tadi. Memang kendalanya angin dan banyak rumput kering yang mudah terbakar, makanya pemadaman lumayan memakan waktu lama,” ungkapnya.</p>
<p class="x12ofw9d">Menurut Sarkani, kebakaran lahan di Bontang Lestari berulang dalam sepekan terakhir. Salah satu dugaan penyebabnya adalah bara api dari kebakaran sebelumnya yang belum sepenuhnya padam, kemudian terbawa angin dan memicu munculnya api di titik lain.</p>
<p class="x12ofw9d">Kondisi ini membuat petugas harus mewaspadai potensi kebakaran susulan. Terlebih, penanganan kebakaran di kawasan hutan memiliki tantangan tersendiri, terutama jika titik api berada jauh dari akses yang dapat dijangkau petugas.</p>
<p class="x12ofw9d">Selain kendala medan, jangkauan selang pemadam yang tersedia juga terbatas, yakni sekitar 500 meter. Keterbatasan tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan petugas saat menangani kebakaran di lokasi yang sulit dijangkau.</p>
<p class="x12ofw9d">Di sisi lain, Disdamkartan Bontang juga menerima laporan adanya asap putih di kawasan Nyerakat Kiri. Lokasi tersebut berbeda dari Kampung Nyerakat, tempat kebakaran sebelumnya ditangani.</p>
<p class="x12ofw9d">Sarkani menyebut petugas perlu memastikan kondisi di lapangan serta akses menuju lokasi sebelum melakukan pengecekan lebih lanjut.</p>
<p class="x12ofw9d">“Sebelum berpotensi mendekati permukiman, kami pasti upayakan memadamkan api,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p class="x12ofw9d">
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kebakaran-berulang-di-bontang-lestari-petugas-waspadai-titik-api-susulan/">Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya</title>
		<link>https://bontangpost.id/langit-oranye-selimuti-palangka-raya-warga-bertaruh-nyawa-di-tengah-asap-berbahaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2026 06:52:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kabut asap]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=156014</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID &#8211; Pemandangan mencekam sekaligus memilukan tersaji di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ketika kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengubah warna langit menjadi oranye pekat. Di balik kepungan polusi yang menyesakkan dada, denyut nadi kehidupan warga tidak lantas berhenti. Para pencari nafkah terpaksa tetap berjibaku di jalanan demi menyambung hidup. Potret perjuangan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/langit-oranye-selimuti-palangka-raya-warga-bertaruh-nyawa-di-tengah-asap-berbahaya/">Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="ui-text">
<p><strong>BONTANGPOST.ID &#8211;</strong> Pemandangan mencekam sekaligus memilukan tersaji di Kota <a class="text-primary hover:underline" href="https://www.prokal.co/tag/palangka-raya">Palangka Raya</a>, Kalimantan Tengah, ketika kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengubah warna langit menjadi oranye pekat. Di balik kepungan polusi yang menyesakkan dada, denyut nadi kehidupan warga tidak lantas berhenti. Para pencari nafkah terpaksa tetap berjibaku di jalanan demi menyambung hidup.</p>
</div>
<div class="ui-text">
<p>Potret perjuangan ini viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun Threads @a_rizaldi. Dalam unggahannya, terlihat jelas bagaimana pedagang asongan, pengelola warung makan, hingga pengendara kendaraan bermotor tetap harus beraktivitas di bawah langit kemerahan di tengah antrean lampu merah.</p>
</div>
<div class="ui-text">
<p>Pemandangan tersebut sontak mengundang gelombang simpati dari warganet. Salah satu tanggapan emosional datang dari akun @erwidia yang merasa terenyuh melihat keteguhan para pekerja harian tersebut.</p>
</div>
<div class="ui-text">
<p>&#8220;Nangisss, sehat selalu para pencari nafkah lancar rezekinya,&#8221; tulis @erwidia dalam kolom balasan yang mewakili perasaan banyak warganet.</p>
</div>
<div class="ui-text">
<p>Di balik keteguhan warga yang terpaksa menerobos polusi, data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan situasi yang jauh dari kata aman. Pada Sabtu pagi, 24 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB, konsentrasi partikulat halus PM2.5 di <a class="text-primary hover:underline" href="https://www.prokal.co/tag/palangka-raya">Palangka Raya</a> melonjak drastis hingga mencapai 589 mikrogram per meter kubik, yang dikategorikan sebagai tingkat berbahaya bagi kesehatan.</p>
</div>
<div class="ui-text">
<p>Partikel halus PM2.5 dikenal sangat berbahaya karena mampu menembus jauh ke dalam saluran pernapasan manusia. Paparan dalam jangka panjang pada konsentrasi setinggi ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut hingga kerusakan paru-paru.</p>
</div>
<div class="ui-text">
<p>Menanggapi situasi darurat ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah disarankan untuk disiplin mengenakan masker pelindung khusus seperti respirator N95 atau KN95 guna meminimalisir risiko paparan racun asap.</p>
</div>
<div class="ui-text">
<p>Hingga kini, potret langit oranye di Palangka Raya bukan sekadar menjadi bahan perbincangan di dunia maya, melainkan sebuah pengingat keras tentang beratnya dilema antara menjaga kesehatan diri dan tuntutan perut yang harus dipenuhi di tengah kepungan bencana asap. <strong>(prokal)</strong></p>
</div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/langit-oranye-selimuti-palangka-raya-warga-bertaruh-nyawa-di-tengah-asap-berbahaya/">Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu</title>
		<link>https://bontangpost.id/dampak-kabut-asap-kasus-ispa-di-balikpapan-capai-91-ribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2026 02:10:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[kabut asap]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=155923</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Balikpapan – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Balikpapan terus meningkat sejak pertengahan tahun. Hingga minggu ke-40 atau Oktober 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Balikpapan mencatat akumulasi kasus mencapai sekitar 91 ribu. Peningkatan kasus terjadi bersamaan dengan memburuknya kualitas udara akibat polusi dan kabut asap. Sejak Juli, jumlah kasus mingguan yang biasanya berada di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dampak-kabut-asap-kasus-ispa-di-balikpapan-capai-91-ribu/">Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Balikpapan –</strong> Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Balikpapan terus meningkat sejak pertengahan tahun. Hingga minggu ke-40 atau Oktober 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Balikpapan mencatat akumulasi kasus mencapai sekitar 91 ribu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Peningkatan kasus terjadi bersamaan dengan memburuknya kualitas udara akibat polusi dan kabut asap. Sejak Juli, jumlah kasus mingguan yang biasanya berada di kisaran 1.500–2.000 meningkat menjadi sekitar 3.000 kasus.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Balikpapan, dr Niken Dayu Anggraini, mengatakan kenaikan juga terlihat dari catatan bulanan. Pada Juni, jumlah kasus berkisar 6.000–7.000, kemudian naik menjadi sekitar 7.000 pada Juli, 8.000 pada Agustus, dan 9.000 kasus pada September.</p>
<p class="isSelectedEnd">“ Sementara itu, dalam dua minggu pertama Oktober, jumlah kasus yang tercatat sudah mencapai sekitar 7.000 kasus,” sebutnya, Jumat (23/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Mengantisipasi kondisi tersebut, Dinkes telah menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menangani pasien ISPA. Kewaspadaan juga disampaikan kepada masyarakat melalui surat edaran, menyusul peringatan mengenai fenomena El Nino sejak awal tahun.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Untuk fasilitas kesehatan, kami juga sudah mencukupi. Ada 16 rumah sakit, 27 puskesmas, dan sekitar 100 klinik yang siap dengan obat-obatan, bahan medis habis pakai, oksigen, dan kebutuhan lainnya untuk mengatasi ISPA,” jelas Niken.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menyebut, jumlah penduduk Balikpapan yang mencapai sekitar 700 ribu jiwa turut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Selain itu, kota ini menjadi daerah transit bagi masyarakat yang hendak bepergian ke berbagai wilayah di Kalimantan Timur.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), serta masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, juga menjadi perhatian dalam upaya pencegahan dan penanganan ISPA.</p>
<p class="isSelectedEnd">Niken menjelaskan, peningkatan kasus gangguan pernapasan dapat dipengaruhi berbagai faktor. Selain infeksi bakteri dan virus, kondisi daya tahan tubuh serta lingkungan turut memengaruhi risiko seseorang terserang ISPA.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Terkait penyebab peningkatan kasus, ada beberapa faktor sebenarnya, mulai dari bakteri maupun virus, tetapi kondisi daya tahan tubuh seseorang juga turut menentukan kerentanannya,” jelasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Paparan polusi udara, asap rokok, dan kabut asap yang menurunkan kualitas udara juga dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan. Karena itu, masyarakat diimbau mengurangi paparan polusi dan lebih waspada ketika kualitas udara memburuk, terutama bagi kelompok rentan.</p>
<p>Dinkes memastikan kesiapan fasilitas kesehatan tetap menjadi bagian dari upaya penanganan di tengah tingginya kasus ISPA di Balikpapan. <strong>(KP)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dampak-kabut-asap-kasus-ispa-di-balikpapan-capai-91-ribu/">Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam: Indonesia Masih Sanggup</title>
		<link>https://bontangpost.id/karhutla-belum-jadi-bencana-nasional-menko-polkam-indonesia-masih-sanggup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 00:39:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=155797</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID – Pemerintah belum menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menilai Indonesia masih memiliki kemampuan untuk menangani kebakaran tersebut. Pernyataan itu disampaikan Dudung seusai Rapat Tingkat Menteri (RTM) di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026). “Masalah penetapan bencana nasional, sementara kita [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/karhutla-belum-jadi-bencana-nasional-menko-polkam-indonesia-masih-sanggup/">Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam: Indonesia Masih Sanggup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd">BONTANGPOST.ID – Pemerintah belum menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menilai Indonesia masih memiliki kemampuan untuk menangani kebakaran tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pernyataan itu disampaikan Dudung seusai Rapat Tingkat Menteri (RTM) di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">“Masalah penetapan bencana nasional, sementara kita masih sanggup. Negara kita masih sanggup,” kata Dudung.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, meski sejumlah negara menawarkan bantuan untuk penanganan karhutla, pemerintah masih mempertimbangkan kemampuan dalam negeri serta berbagai kendala teknis yang berpotensi muncul di lapangan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Malaysia, misalnya, menawarkan bantuan berupa tiga helikopter dan 52 personel. Namun, Dudung menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak semata-mata bergantung pada tambahan peralatan maupun tenaga dari luar negeri.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Artinya kalau ditetapkan bencana nasional, maka akan ada bantuan-bantuan dari asing,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menambahkan, dukungan dari negara lain tetap perlu mempertimbangkan kesiapan teknis di lapangan. Sebab, penanganan kebakaran tidak cukup hanya dengan menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan personel.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Bukan masalah bantuannya. Nanti teknis di lapangan ini juga banyak kendala-kendala,” sambungnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dudung turut menyinggung kebutuhan operasional, termasuk distribusi bahan bakar minyak (BBM), yang perlu diperhitungkan dalam pelaksanaan penanganan karhutla.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Itu tidak serta-merta hanya alutsista, kemudian personel dan bantuan, tapi untuk sementara kita masih sanggup lah,” ucapnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui tawaran bantuan dari negara asing untuk menangani karhutla yang masih terjadi di sejumlah daerah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Arrmanatha menjelaskan, pembahasan bantuan tersebut telah memasuki tahap teknis dengan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).</p>
<p class="isSelectedEnd">“Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya, dan juga ini sudah dalam proses pembahasan di level teknis, ya. Jadi, ini kan level teknisnya adalah BNPB,” ujar Arrmanatha seusai rapat tertutup bersama Komisi I DPR RI di Gedung DPR RI, Kamis (15/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Meski demikian, Arrmanatha belum merinci negara-negara yang menawarkan bantuan maupun bentuk dukungan yang akan diberikan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menegaskan, penanganan karhutla menjadi perhatian serius Presiden Prabowo. Presiden telah memberikan instruksi dan arahan terkait upaya penanganan kebakaran tersebut.</p>
<p>“Perlu kami tegaskan adalah ini sesuatu yang sangat serius menjadi perhatian Bapak Presiden langsung. Dan seperti yang kita ketahui bersama, instruksi dan arahan sudah sangat tegas dari Bapak Presiden,” katanya. <strong>(kompas)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/karhutla-belum-jadi-bencana-nasional-menko-polkam-indonesia-masih-sanggup/">Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam: Indonesia Masih Sanggup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Ini Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA</title>
		<link>https://bontangpost.id/kabut-asap-karhutla-indonesia-sampai-singapura-ini-daftar-7-perusahaan-yang-disorot-nea/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 07:14:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=155791</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID &#8211; Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali menjadi perhatian Singapura. Otoritas setempat mengidentifikasi tujuh perusahaan yang diduga berkaitan dengan kebakaran di wilayah Sumatera. Berdasarkan informasi dari National Environment Agency (NEA) Singapura, ketujuh perusahaan tersebut diketahui mengelola kawasan hutan di Sumatera. Namun, identitas yurisdiksi seluruh perusahaan serta keterkaitan masing-masing dengan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kabut-asap-karhutla-indonesia-sampai-singapura-ini-daftar-7-perusahaan-yang-disorot-nea/">Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Ini Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="x12ofw9d"><strong>BONTANGPOST.ID &#8211;</strong> Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali menjadi perhatian Singapura. Otoritas setempat mengidentifikasi tujuh perusahaan yang diduga berkaitan dengan kebakaran di wilayah Sumatera.</p>
<p class="x12ofw9d">Berdasarkan informasi dari National Environment Agency (NEA) Singapura, ketujuh perusahaan tersebut diketahui mengelola kawasan hutan di Sumatera. Namun, identitas yurisdiksi seluruh perusahaan serta keterkaitan masing-masing dengan kebakaran masih memerlukan penjelasan lebih lanjut.</p>
<p class="x12ofw9d">Tiga perusahaan yang tercantum dalam daftar tersebut adalah Bumi Andalas Permai, SBA Wood Industries, dan Bumi Mekar Hijau. Ketiganya disebut sebagai pemasok kayu bagi Asia Pulp &amp; Paper (APP), perusahaan yang berada dalam kelompok usaha Sinar Mas.</p>
<p class="x12ofw9d">Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura, Grace Fu, meminta perusahaan-perusahaan yang menjadi sorotan untuk mengambil langkah nyata dalam menangani kebakaran. Ia juga menekankan pentingnya mencegah pembakaran lahan dan menghindari terulangnya kejadian serupa.</p>
<p class="x12ofw9d">Meski demikian, masuknya suatu perusahaan dalam daftar yang disorot otoritas tidak serta-merta membuktikan bahwa perusahaan tersebut menjadi penyebab kebakaran. Penentuan tanggung jawab membutuhkan hasil penyelidikan dan bukti yang dapat diverifikasi.</p>
<p class="x12ofw9d"><strong>Kencana Agri Laporkan Kebakaran di Area Konsesi</strong></p>
<p class="x12ofw9d">Selain perusahaan yang disorot di Sumatera, kebakaran di wilayah konsesi perusahaan perkebunan yang tercatat di bursa Singapura juga menjadi perhatian.</p>
<p class="x12ofw9d">Salah satunya adalah Kencana Agri, produsen kelapa sawit yang sahamnya diperdagangkan di Singapura. Dalam tanggapannya kepada Singapore Exchange Regulation (SGX RegCo), perusahaan tersebut menyampaikan adanya kebakaran yang mencakup sekitar 62 hektare lahan di area konsesi anak-anak perusahaannya di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.</p>
<p class="x12ofw9d">Kencana Agri menyatakan bahwa api merambat dari lahan di sekitar area konsesi dan bukan berasal dari aktivitas operasional perusahaan.</p>
<p class="x12ofw9d">Pernyataan tersebut muncul di tengah perhatian terhadap kebakaran hutan dan lahan gambut di Indonesia yang dapat memicu kabut asap lintas batas, termasuk hingga Malaysia dan Singapura.</p>
<p class="x12ofw9d">Sejumlah perusahaan lain juga dilaporkan mengakui adanya kebakaran di wilayah konsesi masing-masing, tetapi membantah sebagai pihak yang memicu api.</p>
<p class="x12ofw9d">Kondisi ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan kawasan konsesi, pencegahan kebakaran, serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab atas karhutla.</p>
<p class="x12ofw9d"><strong>Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA Singapura</strong></p>
<p class="x12ofw9d">Berikut tujuh perusahaan yang disebut dalam laporan terkait kebakaran di Sumatera:</p>
<ol class="x12ofw9d" start="1">
<li>Bumi Andalas Permai</li>
<li>Bumi Mekar Hijau</li>
<li>Paramitra Mulia Langgeng</li>
<li>Sumatera Alam Anugerah</li>
<li>SBA Wood Industries</li>
<li>Hutan Lestari Raya</li>
<li>Bangkanesia</li>
</ol>
<p class="x12ofw9d">Daftar tersebut perlu dipahami sesuai konteks penyelidikan dan informasi yang disampaikan otoritas Singapura. Penyebutan nama perusahaan bukan dengan sendirinya merupakan bukti bahwa perusahaan terkait terbukti melakukan pembakaran hutan atau lahan.</p>
<p class="x12ofw9d">Penanganan karhutla membutuhkan koordinasi antara pemerintah, perusahaan, dan aparat penegak hukum untuk memastikan sumber api, mencegah kebakaran berulang, serta mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat di Indonesia dan negara tetangga.<strong> (KP)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kabut-asap-karhutla-indonesia-sampai-singapura-ini-daftar-7-perusahaan-yang-disorot-nea/">Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Ini Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bibit Sawit Ditemukan di Lokasi Karhutla IKN, Otorita Selidiki Dugaan Pembakaran</title>
		<link>https://bontangpost.id/bibit-sawit-ditemukan-di-lokasi-karhutla-ikn-otorita-selidiki-dugaan-pembakaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 02:49:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=155772</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi perhatian Otorita IKN setelah ditemukan bibit kelapa sawit dalam polybag dan pohon pisang di beberapa area yang terbakar. Temuan tersebut tengah ditelusuri untuk mengetahui kemungkinan adanya aktivitas pihak tertentu yang berkaitan dengan kebakaran. Otorita IKN juga telah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bibit-sawit-ditemukan-di-lokasi-karhutla-ikn-otorita-selidiki-dugaan-pembakaran/">Bibit Sawit Ditemukan di Lokasi Karhutla IKN, Otorita Selidiki Dugaan Pembakaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID –</strong> Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi perhatian Otorita IKN setelah ditemukan bibit kelapa sawit dalam polybag dan pohon pisang di beberapa area yang terbakar.</p>
<p class="isSelectedEnd">Temuan tersebut tengah ditelusuri untuk mengetahui kemungkinan adanya aktivitas pihak tertentu yang berkaitan dengan kebakaran. Otorita IKN juga telah melaporkan persoalan itu kepada aparat penegak hukum.</p>
<p class="isSelectedEnd">Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Myrna Asnawati Safitri menyebut, pihaknya menduga kebakaran tersebut melibatkan tindakan yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Itu ulah pihak yang tidak bertanggung jawab. Kami terus selidiki dan laporkan kepada aparat penegak hukum,” tegasnya kepada Kaltim Post, Minggu (18/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Di tengah penyelidikan tersebut, Otorita IKN memastikan kebakaran tidak mengganggu aktivitas pemerintahan dan pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Meski kabut asap sempat menyelimuti kawasan, kegiatan perkantoran, pendidikan, proyek pembangunan, hingga kunjungan masyarakat tetap berjalan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Myrna menjelaskan, titik kebakaran berada cukup jauh dari kompleks bangunan utama sehingga api tidak menjalar ke fasilitas pemerintahan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kalau di KIPP tidak ada dampak. Kunjungan masih tetap banyak, aktivitas sehari-hari perkantoran, sekolah, dan proyek masih tetap berlanjut,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Adapun kabut asap yang sempat terlihat di KIPP disebut berasal dari Kalimantan Tengah. Penjelasan itu mengacu pada informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai arah pergerakan angin.</p>
<p class="isSelectedEnd">Untuk memantau kondisi udara, Otorita IKN mengoperasikan sensor kualitas udara. Data pengukuran digunakan sebagai dasar untuk menyampaikan informasi dan imbauan kepada masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Myrna mengatakan, ketika sensor menunjukkan angka di atas 100, pihaknya mengingatkan warga untuk mengenakan masker. Imbauan pembaruan kualitas udara juga disampaikan tiga kali sehari.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Jadi setiap kali sensor itu menunjukkan angka di atas 100, kami sudah memberikan reminder untuk mengenakan masker. Sehari kami tiga kali memberikan reminder kepada warga KIPP untuk menyampaikan update mengenai kualitas udara, meskipun secara real time bisa diketahui di aplikasi IKNOW,” jelasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pengunjung juga dapat memantau perkembangan kualitas udara melalui aplikasi IKNOW.</p>
<p class="isSelectedEnd">Terkait penanganan karhutla, Otorita IKN meningkatkan patroli rutin dan sosialisasi kepada masyarakat. Pengunjung diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok yang masih menyala karena berpotensi memicu kebakaran.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dengan dukungan helikopter menggunakan metode <em>water bombing</em>. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Myrna menambahkan, intensitas karhutla di kawasan IKN secara keseluruhan mulai berkurang signifikan setelah penertiban aktivitas perambahan hutan di Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.</p>
<p class="isSelectedEnd">Meski demikian, penelusuran dugaan pembakaran tetap dilanjutkan bersama aparat penegak hukum. Otorita IKN menegaskan akan mendukung proses hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Begitu ada ditemukan, maka tidak ada lain kecuali proses penegakan hukum,” katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Myrna kembali menegaskan bahwa kebakaran tidak menjangkau kompleks bangunan utama di KIPP. Ia menjelaskan, meskipun sejumlah titik api berada dalam kawasan KIPP yang luasnya sekitar 6.000 hektare, lokasinya berada jauh dari kompleks bangunan utama.</p>
<p>“Tidak merambat. Arealnya jauh meskipun masuk ke dalam KIPP. KIPP itu kan 6.000 hektare, ini area yang di luarnya,” pungkasnya. <strong>(KP)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bibit-sawit-ditemukan-di-lokasi-karhutla-ikn-otorita-selidiki-dugaan-pembakaran/">Bibit Sawit Ditemukan di Lokasi Karhutla IKN, Otorita Selidiki Dugaan Pembakaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Hari Kebakaran Lahan di Bontang Tak Kunjung Reda, Petugas dan Relawan Mulai Kelelahan</title>
		<link>https://bontangpost.id/tiga-hari-kebakaran-lahan-di-bontang-tak-kunjung-reda-petugas-dan-relawan-mulai-kelelahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 13:28:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=155753</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Kebakaran lahan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Barat, belum sepenuhnya teratasi. Pada Sabtu (17/10/2026), api kembali menjalar hingga Jalan Biak, jalur tembus menuju perusahaan PT Badak NGL. Kebakaran tersebut merupakan lanjutan dari peristiwa yang terjadi sejak Kamis (15/10/2026). Bara yang belum benar-benar padam kembali menyala dan meluas ketika angin bertiup semakin kencang. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tiga-hari-kebakaran-lahan-di-bontang-tak-kunjung-reda-petugas-dan-relawan-mulai-kelelahan/">Tiga Hari Kebakaran Lahan di Bontang Tak Kunjung Reda, Petugas dan Relawan Mulai Kelelahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Kebakaran lahan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Barat, belum sepenuhnya teratasi. Pada Sabtu (17/10/2026), api kembali menjalar hingga Jalan Biak, jalur tembus menuju perusahaan PT Badak NGL.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kebakaran tersebut merupakan lanjutan dari peristiwa yang terjadi sejak Kamis (15/10/2026). Bara yang belum benar-benar padam kembali menyala dan meluas ketika angin bertiup semakin kencang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Sarkani, mengatakan kondisi angin menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Bara yang sebelumnya terlihat terkendali bisa kembali memicu kobaran api dan menjalar ke area lain.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Ini api yang merambat dari bara api karena angin makin besar dan merambat lagi,” ungkapnya saat dihubungi, Sabtu (17/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Penanganan kembali dilakukan sejak pukul 10.00 Wita hingga sekitar pukul 17.00 Wita. Seluruh personel dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran agar tidak semakin meluas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Namun, pemadaman yang berlangsung selama beberapa hari turut menguras tenaga petugas. Sarkani mengakui, personel harus bekerja hingga dini hari dalam upaya menangani kebakaran tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kondisi serupa juga dialami petugas gabungan dan relawan yang ikut membantu di lapangan. Meski mulai kelelahan, upaya pemadaman tetap dilanjutkan untuk mencegah api kembali menjalar.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kami upayakan dengan maksimal pastinya,” pungkasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sebelumnya, kebakaran lahan di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Bontang Barat, dilaporkan pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 17.54 Wita. Luas area terdampak saat itu diperkirakan mencapai lima hektare.</p>
<p class="isSelectedEnd">Petugas Disdamkartan Bontang telah melakukan pemadaman sejak siang hari. Api sempat mengecil, tetapi kembali membesar pada sore hari hingga asap tebal menutupi sebagian ruas Jalan Soekarno-Hatta.</p>
<p>“Semua unit kami kerahkan untuk melakukan pemadaman,” kata Sarkani saat ditemui di lokasi kebakaran. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tiga-hari-kebakaran-lahan-di-bontang-tak-kunjung-reda-petugas-dan-relawan-mulai-kelelahan/">Tiga Hari Kebakaran Lahan di Bontang Tak Kunjung Reda, Petugas dan Relawan Mulai Kelelahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karhutla Ancam Jalur Pipa Gas, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Pencegahan</title>
		<link>https://bontangpost.id/karhutla-ancam-jalur-pipa-gas-pemkot-bontang-siapkan-langkah-pencegahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 12:16:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=155750</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berulang di beberapa wilayah. Upaya ini dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus mengantisipasi risiko kebakaran di sekitar objek vital, termasuk jalur pipa gas. Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengatakan, salah satu langkah yang akan dilakukan ialah memasang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/karhutla-ancam-jalur-pipa-gas-pemkot-bontang-siapkan-langkah-pencegahan/">Karhutla Ancam Jalur Pipa Gas, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Pencegahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Pemerintah Kota Bontang menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berulang di beberapa wilayah. Upaya ini dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus mengantisipasi risiko kebakaran di sekitar objek vital, termasuk jalur pipa gas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengatakan, salah satu langkah yang akan dilakukan ialah memasang plang larangan membakar lahan di kawasan yang dinilai rawan. Dua wilayah yang menjadi perhatian utama yakni Kelurahan Kanaan dan Bontang Lestari.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kedua kawasan tersebut kerap dilaporkan mengalami kebakaran lahan. Melalui pemasangan plang, pemerintah berharap masyarakat lebih memahami risiko pembakaran, terutama ketika kondisi cuaca sedang kering.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Pemkot juga akan memasang plang larangan membakar lahan di beberapa titik, utamanya di wilayah Kelurahan Kanaan dan Bontang Lestari,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (17/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain memasang tanda larangan, Pemkot Bontang berencana mengumpulkan para petani dan pemilik kebun. Mereka akan diberikan imbauan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.</p>
<p class="isSelectedEnd">Agus menuturkan, kondisi kemarau ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun perlu diantisipasi sejak dini. Lahan yang kering disertai angin kencang berpotensi membuat api cepat meluas dan menyulitkan penanganan kebakaran.</p>
<p class="isSelectedEnd">Risiko tersebut semakin menjadi perhatian karena sejumlah titik kebakaran berada di sekitar jalur pipa gas. Jika api meluas, kondisi itu berpotensi membahayakan masyarakat serta mengancam objek vital di sekitarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Di sisi lain, asap dari kebakaran lahan juga dapat mengganggu kesehatan warga. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api.</p>
<p>“Petani ataupun pemilik kebun akan dikumpulkan untuk diberikan imbauan agar tidak melakukan pembakaran, terlebih kondisi kemarau diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/karhutla-ancam-jalur-pipa-gas-pemkot-bontang-siapkan-langkah-pencegahan/">Karhutla Ancam Jalur Pipa Gas, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Pencegahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Sengaja Dibakar, Wali Kota Bontang Minta Polisi Usut Karhutla di Jalan Soekarno-Hatta</title>
		<link>https://bontangpost.id/diduga-sengaja-dibakar-wali-kota-bontang-minta-polisi-usut-karhutla-di-jalan-soekarno-hatta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 04:53:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=155741</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan melayangkan surat resmi kepada Polres Bontang untuk meminta pengusutan tuntas kebakaran lahan di Jalan Soekarno-Hatta. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, dirinya telah menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk berkoordinasi dengan kepolisian terkait peristiwa tersebut. “Pemkot segera bersurat resmi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/diduga-sengaja-dibakar-wali-kota-bontang-minta-polisi-usut-karhutla-di-jalan-soekarno-hatta/">Diduga Sengaja Dibakar, Wali Kota Bontang Minta Polisi Usut Karhutla di Jalan Soekarno-Hatta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan melayangkan surat resmi kepada Polres Bontang untuk meminta pengusutan tuntas kebakaran lahan di Jalan Soekarno-Hatta.</p>
<p class="isSelectedEnd">Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, dirinya telah menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk berkoordinasi dengan kepolisian terkait peristiwa tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Pemkot segera bersurat resmi ke Polres,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Neni menilai penyebab kebakaran perlu diungkap, terlebih jika terdapat dugaan lahan sengaja dibakar. Menurutnya, penelusuran harus dilakukan agar pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Harus diinvestigasi, sudah Bunda sampaikan ke Damkar, BPBD, untuk koordinasi Polres, harus usut tuntas,” tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia juga menyoroti dampak kebakaran lahan yang tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat akibat asap yang ditimbulkan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Karena tindakan ini sangat kejam, enggak bisa dibiarkan,” pungkasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sebelumnya, Polres Bontang telah menyelidiki dugaan unsur kesengajaan dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Soekarno-Hatta. Polisi berencana meminta keterangan sejumlah pihak yang mengetahui aktivitas di sekitar lokasi, termasuk pekerja proyek penanganan longsoran dan pemilik lahan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Wakapolres Bontang Kompol Awan Kurnianto, mewakili Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo, menegaskan proses penegakan hukum akan berjalan.</p>
<p>“Kami pastikan penegakan hukum berjalan,” kata Awan. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/diduga-sengaja-dibakar-wali-kota-bontang-minta-polisi-usut-karhutla-di-jalan-soekarno-hatta/">Diduga Sengaja Dibakar, Wali Kota Bontang Minta Polisi Usut Karhutla di Jalan Soekarno-Hatta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
