<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kebakaran Prakla Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/kebakaran-prakla/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/kebakaran-prakla/</link>
	<description>Portal resmi Bontang Post, menyajikan berita terkini dari wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Nasional, dan Internasional.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Oct 2018 14:31:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Kebakaran Prakla Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/kebakaran-prakla/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aktivitas Bongkar Muat Ikan Terganggu </title>
		<link>https://bontangpost.id/aktivitas-bongkar-muat-ikan-terganggu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2018 03:53:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bongkar Muat Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Prakla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=51156</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Kebakaran yang melanda kawasan Tempat Hiburan Malam (THM) Prakla berdampak pada aktivitas bongkar muat ikan yang ada di dermaga pelabuhan Kelurahan Berbas Pantai. Pasalnya, para nelayan sekitar mesti membuat dermaga sementara untuk tetap dapat beraktivitas. Padahal sebelum kebakaran, aktivitas bongkar muat bisa dilakukan dengan leluasa. Serta bisa diakses menggunakan mobil. Namun sejak terbakar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/aktivitas-bongkar-muat-ikan-terganggu/">Aktivitas Bongkar Muat Ikan Terganggu </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Kebakaran yang melanda kawasan Tempat Hiburan Malam (THM) Prakla berdampak pada aktivitas bongkar muat ikan yang ada di dermaga pelabuhan Kelurahan Berbas Pantai. Pasalnya, para nelayan sekitar mesti membuat dermaga sementara untuk tetap dapat beraktivitas.</p>
<p>Padahal sebelum kebakaran, aktivitas bongkar muat bisa dilakukan dengan leluasa. Serta bisa diakses menggunakan mobil. Namun sejak terbakar dan mengalami rusak parah, para nelayan sekitar harus membuat dermaga sementara. Akses kendaraan yang bisa masuk pun hanya sepeda motor.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Budidaya Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang, Syamsu Wardi mengatakan, musibah kebakaran tersebut berpengaruh terhadap geliat perekonomian masyarakat.</p>
<p>Untuk itu, dermaga tersebut perlu direhabilitasi agar perekonomian masyarakat sekitar bisa kembali normal. “Kegiatan rehabilitasi ini sudah diajukan di anggaran perubahan. Rehabilitasi ini juga merupakan instruksi langsung dari ibu wali kota Bontang,” ujarnya saat dikonfirmasi <em>Bontang Post</em>, Selasa (9/10) kemarin.</p>
<p>Nantinya, kata Syamsu, dermaga Berbas Pantai tersebut tidak hanya direhabilitasi. Melainkan juga akan dipercantik sedemikian rupa sehingga bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Taman.</p>
<p>Bahkan, di dermaga yang baru nanti, kapal juga akan lebih aman ketika akan bersandar. Sehingga nantinya bisa juga dimanfaatkan untuk tempat keberangkatan wisata seperti ke beras basah, segajah, ataupun lokasi lainnya yang ada di perairan laut Bontang.</p>
<p>“Akses jalannya juga akan dibuat satu arah secara memutar. Sehingga ketika kendaraan masuk dari arah kiri, keluarnya memutar melewati arah kanan. Satu jalur, tidak lagi untuk akses keluar masuk,” ucapnya.</p>
<p>Ditanya soal konstruksi yang akan digunakan, Syamsu Wardi menyebut pemerintah tetap memilih opsi mengunakan kayu. Pasalnya kayu dinilai lebih kuat dan efektif ketimbang beton.</p>
<p>“Jika menggunakan konstruksi beton, air akan lebih mudah mengendap di beton tersebut. Berbeda dengan kayu yang memiliki selah-selah sehingga air tidak mudah mengendap.” tukasnya. <strong>(bbg)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/aktivitas-bongkar-muat-ikan-terganggu/">Aktivitas Bongkar Muat Ikan Terganggu </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Total 25 Rumah Hangus Terbakar</title>
		<link>https://bontangpost.id/total-25-rumah-hangus-terbakar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jul 2018 03:53:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Prakla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=43586</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Musibah kebakaran kembali terjadi di Berbas Pantai. Belum usainya permasalahan kebakaran di wilayah RT 11 yang melibatkan bangunan sekolah DDI, Sabtu (7/7) dini hari lalu, wilayah RT 16 dan RT 17 diamuk oleh si jago merah. Total, ada 25 rumah yang jadi arang. Lurah Berbas Pantai pun mengharapkan rumah-rumah yang hangus terbakar bisa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/total-25-rumah-hangus-terbakar/">Total 25 Rumah Hangus Terbakar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Musibah kebakaran kembali terjadi di Berbas Pantai. Belum usainya permasalahan kebakaran di wilayah RT 11 yang melibatkan bangunan sekolah DDI, Sabtu (7/7) dini hari lalu, wilayah RT 16 dan RT 17 diamuk oleh si jago merah. Total, ada 25 rumah yang jadi arang. Lurah Berbas Pantai pun mengharapkan rumah-rumah yang hangus terbakar bisa mendapat bantuan pembangunan rumah, baik itu dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p>
<p>Lurah Berbas Pantai Rendy Maulia mengatakan, pascakebakaran pihaknya fokus untuk mendata warga dan mempersiapkan kebutuhan para korban. Baik tempat tinggal, maupun makanan dan baju mereka. “Kami sudah membangun posko bantuan dan fokus membagikan bantuan-bantuan yang telah diterima,” jelas Randy saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu, (8/7) kemarin.</p>
<p>Setelah kebutuhan pokok para korban kebakaran sudah terpenuhi baik tempat tinggal sementara, pakaian mereka dan makanan, Rendy mengatakan pihaknya akan menunggu hasil investigasi kepolisian. “Jika semuanya sudah terpenuhi baik kebutuhan dan hasil investigasi penyebab kebakaran, barulah kami akan melaksanakan pembersihan lokasi kebakaran. Satu minggu setelah kejadian atau 10 hari setelah kejadian,” ujarnya.</p>
<p>Barulah, Rendy menyatakan posko nanti dipindah ke Kelurahan Berbas Pantai untuk penerimaan bantuan. Terkait posko bantuan di dekat lokasi kejadian, kemungkinan akan dibuka selama satu pekan.</p>
<p>Untuk sementara, para korban kebakaran yang terdiri dari 25 rumah, 40 Kepala Keluarga (KK), dan 172 jiwa tinggal di keluarga korban. Tetapi, ada juga yang tinggal di tenda pengungsian atau tenda darurat sebanyak 3 sampai 4 KK. “Tetapi untuk anak-anak dan istri mereka kami mintakan untuk tinggal di salah satu rumah dekat lokasi kebakaran sebagai rumah pengungsian,”terang dia.</p>
<p>Rendy mengatakan, pihaknya sudah mencoba menawarkan ke rumah singgah. Tetapi mereka masih bertahan di sekitar lokasi kebakaran dan menunggu hasil investigasi dari kepolisian. “Mereka juga ingin menjaga barang-barang mereka yang kemungkinan masih bisa diselamatkan,” ungkapnya.</p>
<p>Dirincikan dari jumlah korban kebakaran sebanyak 172 jiwa, di dalamnya terdapat 27 anak SD, 6 orang anak SMP, dan 3 orang anak SMA, serta 1 orang mahasiswa D1, juga 3 orang lansia.</p>
<p>Rendy mengharapkan setelah kebakaran yang terjadi di wilayah Berbas Pantai RT 16 dan 17, korban bisa segera terpenuhi kebutuhan dasarnya. Sehingga mereka bisa kembali hidup normal lagi meskipun dengan kondisi apa adanya. Tak hanya itu, Rendy mengharapkan juga anak-anak yang masih usia sekolah bisa mengikuti tahun ajaran baru sesuai jadwal dan kebutuhan sekolahnya dapat terpenuhi. “Untuk jangka panjangnya, kami akan berusaha agar para korban bisa mendapat bantuan pembangunan rumah bagi yang memiliki rumah, sementara bagi penyewa kami akan coba bujuk untuk tinggal di rumah singgah atau menyewa di rusunawa,” pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, wilayah Berbas Pantai yang dikenal dengan Tempat Hiburan Malam (THM) Prakla hangus terbakar pada pukul 03.30 Wita Sabtu (7/7) dini hari lalu. Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian diprediksi mencapai ratusan juta rupiah.</p>
<p>Sementara, bantuan yang masuk hingga Minggu (8/7) sore kemarin mencapai 62 donatur dengan berbagai jenis bantuan. Mulai dari uang tunai, sembako, makanan, baju layak pakai dan lainnya.(mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/total-25-rumah-hangus-terbakar/">Total 25 Rumah Hangus Terbakar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Korban Kebakaran di Berbas Pantai, Akad Sudah Terlaksana, Rencana Resepsi Gagal Total</title>
		<link>https://bontangpost.id/kisah-korban-kebakaran-di-berbas-pantai-akad-sudah-terlaksana-rencana-resepsi-gagal-total/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jul 2018 03:50:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Prakla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=43580</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Rencana salah satu pasangan yang akan melangsungkan resepsi pernikahan di RT 16 Kelurahan Berbas Pantai hanya tinggal kenangan. Pasalnya, Sabtu (7/7) dini hari menjadi tanggal resepsi pernikahan kemenakan dari Artiningsih yang merupakan korban kebakaran. Namun rencana tersebut sudah hilang karena semua persiapan baik dekorasi dan pelaminan sudah hangus terbakar. Artiningsih. wanita berusia 55 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kisah-korban-kebakaran-di-berbas-pantai-akad-sudah-terlaksana-rencana-resepsi-gagal-total/">Kisah Korban Kebakaran di Berbas Pantai, Akad Sudah Terlaksana, Rencana Resepsi Gagal Total</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Rencana salah satu pasangan yang akan melangsungkan resepsi pernikahan di RT 16 Kelurahan Berbas Pantai hanya tinggal kenangan. Pasalnya, Sabtu (7/7) dini hari menjadi tanggal resepsi pernikahan kemenakan dari Artiningsih yang merupakan korban kebakaran. Namun rencana tersebut sudah hilang karena semua persiapan baik dekorasi dan pelaminan sudah hangus terbakar.</p>
<p>Artiningsih. wanita berusia 55 tahun telah tinggal di RT 16 selama 35 tahun. Dia memiliki kemenakan yang hendak melangsungkan resepsi di depan rumahnya. “Ponakan (Kemenakan, <em>Red</em>.) saya itu tinggal di Jakarta karena kerja di sana, sedangkan orang tuanya di Sumbawa dan dia dapat jodoh orang Bontang, jadi nikahnya di Bontang di rumah saya,” jelas Artiningsih saat ditemui di lokasi kebakaran, Minggu (8/7) kemarin.</p>
<p>Dikatakan dia, kemenakannya hanya mendapat izin nikah selama satu minggu saja. Sehingga setelah acara akad nikah pada Jumat (6/7) lalu, resepsi pun akan dilanjutkan hari Sabtunya. Malang tak bisa ditolak, untung tak bisa diraih. Subuh sebelum hari resepsi, semua pelaminan dan dekorasi hangus dilalap api. “Saya sudah masak, daging sudah direndam, ayam juga sudah dimasak, tiba-tiba api besar berkobar di depan rumah,” ungkapnya dengan sedih.</p>
<p>Disinggung mengenai adanya orang yang sengaja membakar kasur di salah satu rumah, Artiningsih tidak mengetahuinya secara pasti. Karena rumahnya sudah dipenuhi dengan alat-alat resepsi milik salon dan masakan. “Saya ingat ponakan saya tidur di bawah jendela, langsung saya bangunin kasihan anak orang nanti terbakar, dan saya ingat juga bapak (suaminya, Red) langsung juga saya bangunin,” tuturnya.</p>
<p>Usai bangun, suaminya malah justru menyiram jendela dengan air. Hingga Artiningsih meminta suaminya untuk tenang. “Sadar bu sadar,” kata suaminya.</p>
<p>“Bapak yang sadar, ini api sudah besar, ayo keluar, orang lain sudah keluar semua, tinggal kami berdua,” jawab dia kepada suaminya.</p>
<p>Dengan cepat, Artiningsih langsung menendang dekorasi melalui pintu belakang rumahnya dan juga mengeluarkan motor. “Sudah didekor semua, sudah ada janur dan pelaminan, tetapi semua terbakar, termasuk tenda panggung,” ujar dia.</p>
<p>Artiningsih masih merasa bersyukur karena semua nyawa keluarganya selamat. Dirinya tidak lagi memikirkan harta karena masih bisa dicari. Berbeda dengan nyawa yang tak bisa dibeli. “Biar saja barang habis, hanya tersisa yang di badan saja. Resepsi saya batal dan ponakan saya sudah dibawa mertuanya di komplek Badak,” tuturnya.</p>
<p>Bukan hanya Artiningsih yang merasakan kemalangan, salah satu warga yang menjaga posko kebakaran juga mengatakan, ada satu keluarga juga yang hendak menggelar acara akikah pada Senin (9/7) hari ini. “Ada juga yang mau akikah terpaksa batal, kalau yang nikah memang sudah nikah resmi, hanya tinggal resepsinya saja,” ujar wanita penjaga posko.(mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kisah-korban-kebakaran-di-berbas-pantai-akad-sudah-terlaksana-rencana-resepsi-gagal-total/">Kisah Korban Kebakaran di Berbas Pantai, Akad Sudah Terlaksana, Rencana Resepsi Gagal Total</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LAZ Yaumil Peduli Korban Kebakaran Berbas Pantai </title>
		<link>https://bontangpost.id/laz-yaumil-peduli-korban-kebakaran-berbas-pantai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2018 15:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[indahnya berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Prakla]]></category>
		<category><![CDATA[LAZ Yaumil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=43499</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Sekitar 23 Rumah yang dihuni 40 Kepala Keluarga (KK) di RT 16 dan RT 17 Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, habis terbakar. Merespon bencana ini, Yayasan Umat Islam (Yaumil) Badak LNG melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yaumil pada Minggu (8/7) kemarin memberikan sejumlah bantuan. Ketua LAZ Yaumil Yuli Gunawan didampingi Pelaksana Harian [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/laz-yaumil-peduli-korban-kebakaran-berbas-pantai/">LAZ Yaumil Peduli Korban Kebakaran Berbas Pantai </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Sekitar 23 Rumah yang dihuni 40 Kepala Keluarga (KK) di RT 16 dan RT 17 Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, habis terbakar. Merespon bencana ini, Yayasan Umat Islam (Yaumil) Badak LNG melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yaumil pada Minggu (8/7) kemarin memberikan sejumlah bantuan.</p>
<p>Ketua LAZ Yaumil Yuli Gunawan didampingi Pelaksana Harian LAZ Yaumil Joni Patra dan Samsul Bahri yang merupakan Bagian Lapangan LAZ Yaumil datang langsung ke posko kebakaran Kelurahan Berbas Pantai untuk memberikan bantuan. Bantuan yang diberikan di antaranya pembagian makanan berupa nasi bungkus selama 3 hari yang dimulai pada Minggu kemarin dan sejumlah uang yang diberikan kepada para korban kebakaran tersebut.</p>
<p>Yuli Gunawan menjelaskan, bantuan yang diberikan tersebut merupakan program dari LAZ Yaumil Badak LNG, di mana apabila ada kondisi <em>emergency </em>masyarakat di sekitar perusahaan seperti kebakaran, banjir, atau bencana lainya yang memerlukan bantuan, maka LAZ Yaumil akan sesegera mungkin mengulurkan bantuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena bencana tersebut.</p>
<p>“Para korban kebakaran ini tentunya akan kesulitan memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari pasca bencana kebakaran kemarin. Oleh karena itu memberikan bantuan berupa pasokan makanan untuk 3 hari ke depan sejumlah korban kebakaran yang ada untuk makan pagi dan siang. Selain itu kami juga memberikan sejumlah uang agar mereka bisa memenuhi pokok mereka,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Berbas Pantai Nurdiansyah mengucapkan terima kasih kepada LAZ Yaumil Badak LNG yang telah membantu para korban kebakaran di Kelurahan Berbas Pantai.</p>
<p>“Mudah-mudahan semua bantuan yang diberikan LAZ Yaumil dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah ini, untuk itu saya mewakili warga dan pihak kelurahan mengucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya,” ungkapnya.(*/rdy/adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/laz-yaumil-peduli-korban-kebakaran-berbas-pantai/">LAZ Yaumil Peduli Korban Kebakaran Berbas Pantai </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT GMS Peduli Korban Kebakaran di Berbas Pantai </title>
		<link>https://bontangpost.id/pt-gms-peduli-korban-kebakaran-di-berbas-pantai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2018 15:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[indahnya berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Prakla]]></category>
		<category><![CDATA[PT GMS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=43429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rasa kepedulian ditunjukkan oleh manajemen PT Graha Mandala Sakti (GMS) terhadap korban musibah kebakaran  di kawasan Tempat Hiburan Malam (THM) Prakla. Bantuan ini diberikan dengan harapan dapat bermanfaat bagi korban. &#8212;&#8212;&#8211; BERAS 20 karung dan 50 kardus mi instan disumbangkan PT GMS melalui petugas di posko bantuan yang digagas oleh Kelurahan Berbas Pantai. Direktur Utama [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pt-gms-peduli-korban-kebakaran-di-berbas-pantai/">PT GMS Peduli Korban Kebakaran di Berbas Pantai </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Rasa kepedulian ditunjukkan oleh manajemen PT Graha Mandala Sakti (GMS) terhadap korban musibah kebakaran  di kawasan Tempat Hiburan Malam (THM) Prakla. Bantuan ini diberikan dengan harapan dapat bermanfaat bagi korban.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>B</strong><strong>ERAS</strong> 20 karung dan 50 kardus mi instan disumbangkan PT GMS melalui petugas di posko bantuan yang digagas oleh Kelurahan Berbas Pantai.</p>
<p>Direktur Utama PT GMS Kahar Kalam mengatakan, meskipun jumlah bantuan tidak terlalu banyak tetapi ini merupakan wujud keprihatinan perusahaan yang dipimpinnya kepada korban.</p>
<p>“Di tempat ini banyak saudara bahkan keluarga,  jadi ini saya sangat prihatin atas musibah ini. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian,” kata Kahar Kalam, Sabtu (7/7) kemarin.</p>
<p>Kahar Kalam pun sempat mengunjungi beberapa korban yang menempati samping area dermaga. Ia menanyakan kepada korban mengenai alur peristiwa Si Jago Merah melalap kediaman mereka. Bahkan ia sempat memberikan motivasi kepada korban untuk tabah melihat musibah ini.</p>
<p>“Serahkan kepada maha kuasa, persoalannya  peristiwa ini tidak ada yang dikehendaki. Ambil hikmahnya,” ucapnya kepada salah satu orang korban.</p>
<p>Pria yang juga pemilik sekaligus pengelola Taman Wisata Graha Mangrove Bukit Sekatup Damai (BSD) ini berpesan kepada korban maupun warga agar selalu  waspada. Terutama berkaitan dengan hal yang menyebabkan terjadinya kebakaran.</p>
<p>“Waspada terhadap korsleting listrik dan lupa mematikan kompor, karena itu bisa menyebabkan bencana,” ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, anak-anak juga wajib diberi pengetahuan mengenai bahaya api sejak dini. Tujuannya agar anak-anak dapat mengetahui dampak dari kecerobohan saat bermain dengan bahan yang mengandung sumber api.</p>
<p>Melihat tempat tinggal sementara korban kebakaran yang tidak laik, Kahar Kalam pun meminta kepada seluruh stakeholder baik pemerintah maupun instansi lain untuk memberikan bantuan cepat. “Kepada pemerintah atau istansi lainnya agar segera memberi perhatian,” pintanya.</p>
<p>Seperti diketahui, musibah kebakaran ini terjadi sekira pukul 03.30 Wita. Berdasarkan data, musibah ini menimpa 19 kepala keluarga (KK) di lokasi tersebut. Dipastikan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. (ADV/ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pt-gms-peduli-korban-kebakaran-di-berbas-pantai/">PT GMS Peduli Korban Kebakaran di Berbas Pantai </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
