<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kecelakaan Pesawat Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/kecelakaan-pesawat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/kecelakaan-pesawat/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Sep 2021 02:32:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Kecelakaan Pesawat Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/kecelakaan-pesawat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jenazah Iswahyudi, Korban Kecelakaan Pesawat Tiba di Rumah Duka di Balikpapan</title>
		<link>https://bontangpost.id/jenazah-iswahyudi-korban-kecelakaan-pesawat-tiba-di-rumah-duka-di-balikpapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Sep 2021 02:32:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Pesawat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=90553</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Tangisan kerabat menyambut kedatangan jenazah Utra Iswahyudi (41), teknisi yang jadi korban kecelaan pesawat Rimbun Air di Kampung Bilogai, Distrik Sugapu, Kabupaten Intan Jaya, Papua Rabu (15/9) pagi. Dewi Agustina, istri korban, tak kuasa membendung tangis saat peti mati diturunkan dari ambulans di rumah duka, Jalan Al Makmur, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan, Sabtu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jenazah-iswahyudi-korban-kecelakaan-pesawat-tiba-di-rumah-duka-di-balikpapan/">Jenazah Iswahyudi, Korban Kecelakaan Pesawat Tiba di Rumah Duka di Balikpapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Tangisan kerabat menyambut kedatangan jenazah Utra Iswahyudi (41), teknisi yang jadi korban kecelaan pesawat Rimbun Air di Kampung Bilogai, Distrik Sugapu, Kabupaten Intan Jaya, Papua Rabu (15/9) pagi.</p>
<p>Dewi Agustina, istri korban, tak kuasa membendung tangis saat peti mati diturunkan dari ambulans di rumah duka, Jalan Al Makmur, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan, Sabtu (18/9).</p>
<p>Selain meninggalkan seorang istri, mendiang Iswahyudi meninggalkan dua orang putri, Khanzah dan Kaila yang masing-masing berusia 6 tahun dan 11 tahun.</p>
<p>Andi Nur Hasan, perwakilan Rimbun Air mengatakan, jenazah semestinya memang tiba di Kota Beriman, Jumat (17/9) siang. Namun karena tak ada lagi pesawat dari Jakarta menuju Balikpapan, maka jenazah terpaksa bermalam di kargo Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.</p>
<p>&#8220;Jadi pesawat dari Timika tiba di Jakarta pukul 14.30 WIB, sementara penerbangan terakhir ke Balikpapan pukul 14.00,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Andi meneruskan, saat ini pihak perusahaan tengah mengurus seluruh kompensasi yang bakal diterima ahli waris Iswahyudi.</p>
<p>&#8220;Saya tidak tahu persis detailnya. Tapi perusahaan sedang mengurus prosesnya,&#8221; kata dia ditemui di rumah duka.</p>
<p>Andi meneruskan, mendiang Iswahyudi bergabung dengan Rimbun Air sejak Februari 2021. Selama bekerja, Andi menyebut Iswahyudi sangat kompeten.</p>
<p>&#8220;Beliau memang punya kapabilitas untuk menangani mesin pesawat Twin Otter 300. Selama menjadi teknisi juga tak pernah ada kendala dengan mesin pesawat,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dia menambahkan, untuk jenazah Kapten Pilot Mirza dan Kopilot Fajar sudah terlebih dulu dimakamkan. &#8220;Kapten tadi malam (dimakamkan), kopilot sudah lebih dulu,&#8221; ujar Andi.</p>
<p>Usai disalatkan, jenazah Utra Iswahyudi akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum BDS. <strong>(hul)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jenazah-iswahyudi-korban-kecelakaan-pesawat-tiba-di-rumah-duka-di-balikpapan/">Jenazah Iswahyudi, Korban Kecelakaan Pesawat Tiba di Rumah Duka di Balikpapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Utra Iswahyudi, Warga Balikpapan Korban Kecelakaan Pesawat; Pendiam tapi Suka Menolong</title>
		<link>https://bontangpost.id/utra-iswahyudi-warga-balikpapan-korban-kecelakaan-pesawat-pendiam-tapi-suka-menolong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Sep 2021 05:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Pesawat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=90505</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Dewi Agustina tak menyangka percakapannya dengan sang suami, Utra Iswahyudi, Senin (13/9) malam bakal jadi yang terakhir. &#8220;Malam itu dia telepon katanya habis pijat. Setelah itu ngobrol seperti biasa, nanyain anak. Terus bilang besok mau terbang lagi,&#8221; kata Dewi Malam itu, pria yang dipanggil Yudi itu juga tak berlama-lama menelepon. &#8220;Kalau mau terbang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/utra-iswahyudi-warga-balikpapan-korban-kecelakaan-pesawat-pendiam-tapi-suka-menolong/">Utra Iswahyudi, Warga Balikpapan Korban Kecelakaan Pesawat; Pendiam tapi Suka Menolong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> &#8211; Dewi Agustina tak menyangka percakapannya dengan sang suami, Utra Iswahyudi, Senin (13/9) malam bakal jadi yang terakhir.</p>
<p>&#8220;Malam itu dia telepon katanya habis pijat. Setelah itu ngobrol seperti biasa, nanyain anak. Terus bilang besok mau terbang lagi,&#8221; kata Dewi</p>
<p>Malam itu, pria yang dipanggil Yudi itu juga tak berlama-lama menelepon. &#8220;Kalau mau terbang memang seperti itu. Dia pasti istirahat lebih cepat,&#8221; ujar Dewi.</p>
<p>Bak disambar petir di siang bolong, Rabu (15/9) siang, ia mendapat kabar dari tetangga, suaminya jadi salah satu kru Rimbun Air yang jatuh di Papua.</p>
<p>&#8220;Seharian saya memang tidak memantau berita. Jadi saya malah tahu ada kecelakaan pesawat dari tetangga dan teman,&#8221; katanya.</p>
<p>Mendapat kabar pesawat yang ditumpangi suami jatuh, Dewi langsung berusaha menghubungi handphone Yudi. Sayang, berkali-kali dicoba panggilan telpon tak kunjung tersambung.</p>
<p>Dewi menyebut, pertemuan terakhir dengan suami adalah dua pekan lalu. Jika sesuai jadwal, sang suami harusnya berada di Balikpapan tiga hari lagi.</p>
<p>&#8220;Jadwalnya off-nya 19 September nanti,&#8221; kata Dewi lirih.</p>
<p>Diketahui, Yudi sudah cukup lama bekerja sebagai mekanik pesawat dan helikopter. Selain di Papua, Yudi juga pernah menjadi teknisi sebuah perusahaan pesawat carter di Balikpapan dan Papua Nugini. Dia juga pernah mengalami kecelakaan di Ternate.</p>
<p>Muhammad Rifki, ipar korban menyebut sosok Utra Iswahyudi adalah orang pendiam. Kendati demikian, laki-laki 41 tahun tersebut juga sosok yang ringan tangan dan suka membantu sesama, terutama kawan-kawannya.</p>
<p>&#8220;Biasanya kalau libur dia mancing dan bermain futsal,&#8221; beber Rifki.</p>
<p>Mendiang Yudi meninggalkan dua anak perempuan yang masih berusia 2 dan 5 tahun. Jenazah Yudi rencananya tiba di Balikpapan Jumat (17/9). &#8220;Tapi jamnya belum dikabari dari pihak kantor,&#8221; kata Rifki.</p>
<p>Pesawat pengangkut logistik Rimbun Air mengalami crash di kawasan Sugapa, Intan Jaya, Papua, Rabu (15/9) pagi.</p>
<p>Wakil Komandan Yonif Mekanis 521/DY, Mayor Inf Edi Dipramono menerangkan cuaca di Sugapa saat kejadian kemarin memang tak cerah.</p>
<p>Cuaca yang buruk diduga membuat pesawat Rimbun Air gagal landing. Pesawat kemudian berusaha naik mengambil arah kiri bandara.</p>
<p>Setelahnya, terdengar suara keras oleh pihak bandara yang berada di landasan. Diduga pesawat jatuh usai menabrak gunung.</p>
<p>Pesawat Rimbun Air yang hilang berisikan 3 kru. Yakni Mirza sebagai pilot, Fajar sebagai kopilot, dan Yudi selaku teknisi. Ketiga kru pesawat meninggal akibat insiden tersebut. <strong>(hul)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/utra-iswahyudi-warga-balikpapan-korban-kecelakaan-pesawat-pendiam-tapi-suka-menolong/">Utra Iswahyudi, Warga Balikpapan Korban Kecelakaan Pesawat; Pendiam tapi Suka Menolong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
