<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kelurahan bontang baru Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/kelurahan-bontang-baru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/kelurahan-bontang-baru/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Jun 2019 04:28:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Kelurahan bontang baru Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/kelurahan-bontang-baru/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rawan Kebakaran, Bontang Baru Sediakan Ini di Sebelas Titik</title>
		<link>https://bontangpost.id/rawan-kebakaran-bontang-baru-sediakan-ini-di-sebelas-titik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2019 04:28:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[disdamkartan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan bontang baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=63164</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Kelurahan Bontang Baru menjadi salah satu kawasan di Bontang yang rawan kebakaran. Jika melihat data tahun ini saja, sudah terjadi dua kali kebakaran yang menghanguskan 8 rumah dengan menelan kerugian puluhan juta rupiah. Lurah Bontang Baru, Bagus Susanto mengatakan hal ini disebabkan kawasan yang memiliki 28 RT ini merupakan salah satu daerah padat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/rawan-kebakaran-bontang-baru-sediakan-ini-di-sebelas-titik/">Rawan Kebakaran, Bontang Baru Sediakan Ini di Sebelas Titik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Kelurahan Bontang Baru menjadi salah satu kawasan di Bontang yang rawan kebakaran. Jika melihat data tahun ini saja, sudah terjadi dua kali kebakaran yang menghanguskan 8 rumah dengan menelan kerugian puluhan juta rupiah.</p>
<p>Lurah Bontang Baru, Bagus Susanto mengatakan hal ini disebabkan kawasan yang memiliki 28 RT ini merupakan salah satu daerah padat penduduk. Serta beberapa bangunan masih berbahan kayu sehingga mudah sekali terbakar.</p>
<p>“Kebakaran kemarin itu ada di Gang Piano,&#8221; ungkapnya saat ditemui di sela kegiatan sosialisasi tindak pidana ringan (Tipiring) dan pelatihan dasar penanganan kebakaran, di Kantor Kelurahan Bontang Baru Jalan Dewi Sartika, Kamis (20/6/2019).</p>
<p>Sebab itu, pihaknya mengadakan pelatihan penanganan kebakaran yang diikuti oleh 120 orang warga, di antaranya petugas keamanan RT, lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) dan Barisan Relawan Kebakaran (Balakar) Bontang Baru. “Biar ketika kebakaran mereka sudah sigap memadamkannya dan dapat menyosialisasikan kepada warga sekitar,&#8221; katanya.</p>
<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana memasang sebelas boks alat pemadam kebakaran. Di dalam setiap boks terdapat empat alat pemadam api ringan (APAR) 6 kilogram di tempat yang rawan kebakaran, seperti Tanjung Limau, Saleba, Kampung Jawa, Parikesit dan depan Masjid Istiqomah. “Kalau di Tanjung Limau dan Kampung Jawa itu dipasang dua,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengimbau agar seluruh wilayah dapat menyediakan APAR, sehingga ketika melihat titik api yang dapat membahayakan kediamannya langsung disemprotkan. Agar si jago merah tidak merembet lebih luas lagi. “Kalau bisa setiap wilayah ada ini (APAR), atau setiap rumah, tapi enggak boleh dijual, nanti dikaji lagi supaya bisa,&#8221; imbaunya.</p>
<p>Dalam kegiatan ini, Kelurahan Bontang Baru berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang untuk memberikan pelatihan cara memadamkan api dengan menggunakan APAR. Komandan Pleton Disdamkartan Bontang, Norman, menjelaskan bagaimana cara penggunaan APAR yang diperhatikan secara seksama, kemudian para peserta dipersilakan untuk mencoba memadamkan api di dalam sebuah drum. (Zaenul)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/rawan-kebakaran-bontang-baru-sediakan-ini-di-sebelas-titik/">Rawan Kebakaran, Bontang Baru Sediakan Ini di Sebelas Titik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HORE!! Sudah Ditempati, Kantor Lurah Bontang Baru Tak Lagi Ngontrak</title>
		<link>https://bontangpost.id/hore-sudah-ditempati-kantor-lurah-bontang-baru-tak-lagi-ngontrakl/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2019 11:37:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan bontang baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=58013</guid>

					<description><![CDATA[<p>SELAMA sekira sepuluh tahun lebih pelayanan administrasi di Kelurahan Bontang Baru berpindah-pindah. Hal ini lantaran Kantor Lurah Bontang Baru kala itu masih mengontrak. Namun sepekan terakhir, pelayanan administrasi bagi masyarakat Bontang Baru sudah tak lagi mengontrak. Lantaran pihak kelurahan telah berkantor di gedung baru di tanah milik Pemkot Bontang. “(Kami) sudah satu minggu berkantor di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hore-sudah-ditempati-kantor-lurah-bontang-baru-tak-lagi-ngontrakl/">HORE!! Sudah Ditempati, Kantor Lurah Bontang Baru Tak Lagi Ngontrak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">SELAMA sekira sepuluh tahun lebih pelayanan administrasi di Kelurahan Bontang Baru berpindah-pindah. Hal ini lantaran Kantor Lurah Bontang Baru kala itu masih mengontrak. Namun sepekan terakhir, pelayanan administrasi bagi masyarakat Bontang Baru sudah tak lagi mengontrak. Lantaran pihak kelurahan telah berkantor di gedung baru di tanah milik Pemkot Bontang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“(Kami) sudah satu minggu berkantor di sini. Kami mengecek (fasilitas) mana yang kurang. Kami maksimalkan untuk pengecekannya. Jadi sementara sambil mengecek ya sambil menempati,” kata Lurah Bontang Baru, Chahyo Hadi kepada </span><i><span style="font-weight: 400;">BontangPost.id</span></i><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam waktu sepekan tersebut, Chahyo menyebut tidak ada kekurangan dalam fasilitas-fasilitas di dalam kantor baru yang beralamat di Jalan Dewi Sartika, tepat di seberang bangunan kantor yang lama. Kalaupun ada kekurangan, menurutnya hanya genangan air yang muncul di halaman kantor ketika hujan turun dan juga ketersediaan air bersih.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kata dia, instalasi air tak bisa mengaliri toilet. Akibatnya, pegawai dan warga yang ingin menggunakan toilet harus ke bangunan kantor lurah yang lama. Meski tak ada komplain dari warga maupun pegawai, namun tentunya masalah ini menyulitkan pegawai. “Harapannya bisa segera diperbaiki,” ujarnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Terkait fasilitas air ini, Chahyo menyebut pihaknya akan melakukan pemasangan instalasi ulang. Lantaran tak ingin kertas dinding kelurahan terlepas lantaran terkena air dari dalam. “Jadi mendingan kami instal ulang saja,” imbuhnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kata Chahyo, sejak Kelurahan Bontang Baru dibentuk, kantornya selalu mengontrak. Dengan kantor pertama di Jalan AM Parikesit. Hal tersebut terjadi sekira sepuluh tahunan lebih. Karena itu pihaknya bersyukur gedung kantor lurah yang dibangun sejak Agustus 2017 itu akhirnya bisa ditempati. Sekalipun masih ditemui kekurangan di sana-sini. “Ya disyukuri saja,” tambah dia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Menurut Chahyo, warga merasa nyaman dengan kantor lurah yang baru tersebut. Lantaran ruang tunggunya lebih luas dan juga telah dilengkapi pendingin ruangan. Chahyo menyebut, warga merasakan adanya peningkatan pelayanan dengan difungsikannya gedung baru itu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Saya tanya mereka (warga, </span><i><span style="font-weight: 400;">Red.</span></i><span style="font-weight: 400;">) satu per satu. Bagaimana pelayanan sekarang? Jawabnya lumayan ada peningkatan. Mereka juga berharap dan berdoa, mudah-mudahan kantor baru ini terus dijaga supaya pelayanan tetap maksimal kepada masyarakat,” terang Chahyo. </span><b>(luk)</b></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hore-sudah-ditempati-kantor-lurah-bontang-baru-tak-lagi-ngontrakl/">HORE!! Sudah Ditempati, Kantor Lurah Bontang Baru Tak Lagi Ngontrak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
